Heboh Mapel Agama dan Bahasa Arab Dihapus, Ini Penjelasan Pengawas Sekolah Dari Kampar Ini

Sabtu, 11 Juli 2020 15:36:32 447
Heboh Mapel Agama dan Bahasa Arab Dihapus, Ini Penjelasan Pengawas Sekolah Dari Kampar Ini

Bangkinang - Beberapa hari belakangan ini beredar informasi menyesatkan di beberapa media sosial seperti Facebook, Whatsapp dan Instagram yang menyebut Kementerian Agama memutuskan untuk menghapus mata pelajaran agama Islam dan Bahasa Arab. Tak ayal ini menuai kecaman dari banyak pihak.

Salah seorang yang merasa resah dengan info hoax tersebut ada Fakhrul Kamal yang merupakan Pengawas pendidikan Madrasah Kemenag di Kabupaten Kampar. Dia mendapat serangkaian pertanyaan baik dari orang tua murid hingga guru. Dia berusaha meluruskan informasi yang salah tersebut. Seperti yang dia sampaikan kepada redaksi Inforiau pada Sabtu (11/7/2020).

Dia menyampaikan bahwa informasi yang beredar di media sosial tersebut, terkait edaran Kemenag RI bernomor B-1264/DJ-I/PP.00/07/2020 tentang hal Implementasi KMA 792 Tahun 2018, KMA 183 Tahun 2019 dan KMA 184 tahun 2019. Surat edaran tersebut menyampaikan ada tiga poin. Yang menjadi sorotan adalah poin ketiga yang diasumsikan oleh beberapa pihak bahwa Kemenag menghapus Mapel PAI dan Bahasa Arab.

"Padahal penafsiran sepihak yang beredar tersebut sepenuhnya salah. Kemenag tidak pernah menghapus dua mata pelajaran tersebut. Bahkan Kemenag menambah alokasi jam pelajaran dua Mapel tersebut" terang Fakhrul Kamal di ujung telepon.

Sebagai pengawas di Kemenag Kampar katanya, kami perlu menjelaskan bahwa implementasi kurikulum baru tersebut diberlakukan pada satuan pendidikan di bawah binaan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia pada jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), mulai Tahun Pelajaran 2020/2021.


“Betul, KMA 165 tahun 2014 mulai tanggal 13 Juli 2020 sudah tidak berlaku lagi, karena Kemenag RI sudah menerbitkan KMA Nomor 183 tahun 2019 tentang Kurikulum PAI dan Bahasa Arab di Madrasah.
KMA ini diberlakukan sejak 13 Juli 2020. Sudah ada fasilitas buku melalui website e-learning madrasah. Semua madrasah bisa unduh di e-learning madrasah. Hal ini telah disampaikan oleh Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama RI, A Umar melalui Pers Rilis" terangnya.

Jadi bahasa sederhananya, katanya lagi, mata pelajaran PAI ( Fiqih, Akidah Akhlaq, Qur an Hadits dan SKI ) serta Bahasa Arab tidak ada yang hilang di Madrasah seperti yang difahami masyarakat beberapa hari ini, tetapi Implementasi dan cara kerja guru yang sedikit ada perubahan sesuai dengan KMA 183 dan KMA 184.
Kemenag RI juga sudah menyiapkan materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini sehingga baik guru dan peserta didik tidak perlu untuk membelinya. Buku-buku tersebut bisa diakses dalam website e-learning madrasah. mt

KOMENTAR