Heboh Tagihan Gila, DPRD Riau Panggil Hearing PLN

Senin, 08 Juni 2020 14:12:05 257
Heboh Tagihan Gila, DPRD Riau Panggil Hearing PLN
Komisi IV DPRD Riau usai hearing bersama PLN WRKR

Pekanbaru, inforiau.co - Merespon keluhan masyarakat yang resah dan merasa keberatan atas tagihan PLN yang membengkak, DPRD Riau melalui Komisi IV yang membidangi energi memanggil Perusahaan PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) untuk didengar penjelasannya, Senin, 8 Juni 2020 di Aula Komisi IV DPRD Riau.

Pada saat hearing, pihak PLN WRKR menjelaskan bahwa tagihan yang dikeluhkan masyarakat tersebut merupakan kebijakan dari pusat dimana penghitungannya berdasarkan rumus yang mereka buat sendiri. Mereka juga mengatakan bahwa dari pencatatan mereka memang ada lonjakan pemakaian yang dilakukan masyarakat.

"Pada bulan sebelumnya riil pemakaian nya pelanggan itu bertambah. Sehingga setelah dibaca benar terjadi lonjakan kenaikan pemakaian itu terjadi akumulasi kenaikan di bulan ini," kata GM PLN WRKR, Daru Tri Cahyono saat dikonfirmasi.

Namun ia mengatakan dari tagihan tersebut pelanggan diberi kelonggaran pembayaran kenaikan dari rata-rata 3 bulan sebelumnya sebesar

"Jika rata-rata 500 naik jadi 1 juta, maka yang 500 ribu dibayar di bulan ini ditambah 40 persen di bulan ini terus yang 60 persen dicicil 3 bulan," jelas Daru lagi

Sementara masyarakat sangat mengeluhkan adanya kenaikan tagihan yang dinilai tidak berperikemanusiaan di tengah wabah virus corona yang memberi dampak besar pada perekonomian masyarakat. Seperti diungkapkan Johan kepada inforiau.

"PLN membuat orang jadi stres dan gila karena tagihan gilanya pada saat yang tidak tepat ini," keluh Johan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ikhwan mengatakan, pihak meminta PLN memberikan relaksasi atau keringanan pembayaran bagi masyarakat oleh PLN sampai bulan Desember mendatang.

"Kita minta PLN mengerti kondisi masyarakat. Agar diberikan keringanan sampai bulan Desember tahun ini," terangnya. Asa

KOMENTAR