Terkait BUMD Riau, Hardianto : Mungkin Saja Ada Pansus DPRD

Kamis, 18 Juni 2020 12:33:50
Terkait BUMD Riau, Hardianto : Mungkin Saja Ada Pansus DPRD
Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto (tengah) saat memimpin rapat di Ruang Medium DPRD Riau

Pekanbaru, inforiau.co - Wakil Ketua DPRD Riau Fraksi Gerindra, Hardianto mengeluarkan statemen terkait keberadaan BUMD di Riau dibawah naungan Pemprov Riau yang dinilai tidak maksimal dalam aktifitasnya.

Dalam sambutannya saat menerima kunjungan Tim Banggar DPRD Sumbar, Kamis (18/6/2020), Hardianto mengatakan pihaknya selaku anggota DPRD Riau saat ini sedang menyoroti kinerja dari beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Riau saat ini, termasuk Bank Riau Kepri.

"Mungkin saja akan ada Pansus DPRD Riau nanti terkait BUMD. Karena kita melihat selama ini kinerja BUMD yang ada belum maksimal. Selain itu ada yang dimungkinkan untuk di merger," ungkapnya.

Menurut kacamata DPRD Riau, kata Hardianto, pihaknya ingin Pemprov Riau juga melakukan evaluasi, dengan melibatkan DPRD Provinsi Riau, terhadap kinerja dan produktifitas BUMD yang ada.

"Kita tidak ingin BUMD hanya menjadi beban APBD Riau. Jika terkesan membebani APBD, setelah di push (tekan, red) agar menjadi bagus juga tidak bisa, maka saran kita hanya dua, BUMD ditutup atau di merger saja. Minimal ketika dimerger terjadi efisiensi cost ," katanya kepada inforiau.

Dijelaskannya lebih lanjut, upaya ini dilakukan untuk menyelamatkan aset daerah dan keuangan Pemerintah Daerah Riau yang dijadikan bancakan segelintir oknum untuk kepentingan kelompok dan golongannya.

"Kita melihat indikasi bahwa BUMD seringkali dijadikan tempat untuk kepentingan sekelompok kepentingan saja," katanya.

"Kadang-kadang konsep right man on right place itu tidak terpenuhi. Indikator-indikator kapasitas personal itu kadang tidak terpenuhi. Ya jadi berantakan. Maka saya berani katakan, kalau kita istiqomah ingin perbaikan itu harus kita benahi," terangnya.

Ia mencontohkan Pemprov DKI Jakarta yang punya BUMD yang baik dan mampu bersaing dengan BUMN seperti Waskita Karya dan lainnya. Pihaknya juga ingin BUMD di Riau juga seperti itu.

Ia juga mewacanakan untuk dilakukan merger atas BUMD yang ada untuk memperkecil kost atas biaya operasional selama ini, yang diharapkan akan memperkecil loss biaya APBD yang ada. Selain juga menyoroti BUMD Bank Riau Kepri.

Ungkap Hardianto, meski dalam keadaan Covid-19 saat ini Anggota DPRD Riau terutama Komisi III terus bergerak sampai ke daerah untuk mengawasi keberadaan BUMD yang ada di Riau.

"Komisi tiga mereka bergerak hampir setiap hari itu sampai ke kabupaten/kota untuk mengejar di beberapa BUMD-BUMD. Termasuk Bank Riau Kepri untuk mengetahui kondisi riil secara eksisting. Kita memotivasi dan menstimulasi agar mereka sadar bahwa mereka diawasi," katanya.

"Alhamdulillah itu sedang berjalan saat ini. Komisi III sebagai leading sectornya bergerak terus. Ini jujur saja berbicara dalam konteks demi negeri," pungkas Hardianto.asa

KOMENTAR