Grêmio Hancurkan Atlético-MG 2-0 di Semifinal Copa do Brasil, Marques Sebut Galo 'Frouxo' dan Pede Virada
Inforiau – 02 November 2026 | Duel grêmio vs atletico mineiro pada leg pertama semifinal Copa do Brasil 2026 berakhir dengan kemenangan meyakinkan tuan rumah. Bermain di Arena do Grêmio, Porto Alegre, Minggu (1/11) malam WIB, Tricolor Gaúcho menundukkan Atlético-MG dengan skor 2-0. Gol kemenangan Grêmio dicetak oleh Carlos Vinícius pada menit ke-10 dan Noriega tepat di awal babak kedua. Hasil ini membuka peluang besar bagi Grêmio untuk melaju ke final, sementara Atlético-MG harus bekerja ekstra keras di leg kedua.
Pertandingan grêmio vs atletico mineiro berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Grêmio yang mengandalkan serangan balik cepat lewat umpan panjang Weverton berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan sepuluh menit. Umpan panjang akurat dari kiper Weverton disambut Carlos Vinícius yang lolos dari kawalan Lyanco, lalu melepaskan tembakan kaki kiri keras yang tak mampu dihentikan kiper Gabriel Delfim. Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Grêmio langsung menambah keunggulan. Baru satu menit berjalan, kerja sama apik di sisi kanan berujung pada umpan tarik João Pedro yang disambar Noriega di depan gawang. Gol ini menjadi pukulan telak bagi Atlético-MG yang tampil kurang greget. Meski menguasai bola lebih banyak, tim tamu kesulitan menembus rapatnya pertahanan Grêmio yang tampil disiplin dengan formasi tiga bek.
Legenda Atlético-MG yang kini menjadi komentar, Marques, melontarkan kritik pedas terhadap penampilan timnya. Ia menilai Galo tampil frouxo dalam bertahan dan kehilangan identitas sebagai tim pekerja keras. “Kami kalah dalam duel-duel kunci. Dua gol terjadi karena kesalahan individu, terutama Lyanco. Atlético tidak lagi tampil garang seperti beberapa laga sebelumnya,” ujar Marques. Meski demikian, ia tetap optimistis Atlético bisa membalikkan keadaan di leg kedua nanti.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Grêmio yang sedang berjuang lepas dari ancaman degradasi di Campeonato Brasileiro. Pelatih Renato Portaluppi mengaku puas dengan hasil ini, namun ia mengingatkan anak asuhnya untuk tidak cepat berpuas diri. “Kami masih punya 90 menit tersisa. Belum ada yang pasti. Kami harus tetap fokus dan bekerja keras di leg kedua,” tegas Renato.
Sementara itu, bek Grêmio, Noriega, yang mencetak gol kedua, menegaskan bahwa timnya tetap membumi. “Kemenangan ini penting, tetapi masih ada pertandingan panjang. Kami harus tetap rendah hati dan terus bekerja,” ujarnya. Ia juga menyoroti perubahan taktik dengan tiga bek yang memberi kebebasan bagi para gelandang dan penyerang sayap untuk menekan tinggi.
Dengan hasil ini, Grêmio hanya butuh hasil imbang atau kalah tidak lebih dari satu gol di leg kedua untuk lolos ke final. Atlético-MG wajib menang dengan selisih tiga gol atau lebih untuk lolos langsung, sedangkan kemenangan dua gol akan memaksa laga berlanjut ke adu penalti. Leg kedua akan digelar pada Sabtu (7/11) mendatang di Arena MRV, Belo Horizonte.
Kemenangan atas Atlético-MG juga memperpanjang tren positif Grêmio menjadi tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi. Sebaliknya, kekalahan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Atlético-MG di bawah asuhan Eduardo Domínguez, rekor terburuk mereka musim ini. Leg kedua grêmio vs atletico mineiro diprediksi akan berlangsung sengit mengingat Atlético-MG akan tampil habis-habisan di hadapan pendukung sendiri.
Sebagai catatan, Grêmio harus kehilangan bek Gustavo Martins yang mendapat kartu merah di menit akhir pertandingan. Ia dipastikan absen di leg kedua. Sementara itu, Atlético-MG berharap bisa memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk melakukan comeback dramatis. Pertarungan grêmio vs atletico mineiro di leg kedua akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke final Copa do Brasil 2026.
