Inter vs Shakhtar Donetsk: Malam Penentuan di San Siro, Nerazzurri Buru Kemenangan Perdana
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Laga inter vs shakhtar donetsk menjadi sorotan utama pada matchday ketiga Liga Champions 2026-27 yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan. Inter Milan datang dengan tekanan besar setelah menelan dua kekalahan beruntun di fase liga, sementara Shakhtar Donetsk tampil lebih stabil dengan raihan empat poin dari dua pertandingan awal. Pertandingan inter vs shakhtar donetsk ini diprediksi menjadi momen krusial bagi kedua tim dalam perburuan tiket ke babak gugur.
Inter memulai kampanye Eropa mereka dengan cara yang mengecewakan. Kekalahan 1-2 dari Real Madrid diikuti oleh kekalahan dramatis 3-4 dari Club Brugge di hadapan pendukung sendiri. Meski mampu mencetak tiga gol melawan wakil Belgia tersebut, masalah di lini pertahanan terbukti menjadi titik lemah yang harus segera diperbaiki oleh pelatih Cristian Chivu. Kini, inter vs shakhtar donetsk menjadi kesempatan emas bagi Nerazzurri untuk mengakhiri rentetan hasil negatif dan membuka rekening poin pertama mereka di kompetisi antarklub tertinggi Eropa itu.
Modal Positif dari Serie A
Sebelum menghadapi Shakhtar, Inter sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan kemenangan 3-1 atas Bologna di Serie A pada 17 Oktober. Hasil tersebut setidaknya memberikan suntikan moral bagi pasukan Chivu. Namun, kabar buruk datang dari ruang ganti: kapten Lautaro Martinez diyakini absen akibat cedera otot yang dideritanya saat melawan Club Brugge. Ketiadaan Lautaro menambah beban bagi Marcus Thuram dan opsi lini depan lainnya untuk mencetak gol yang dibutuhkan Inter.
Shakhtar Datang dengan Kepercayaan Diri
Di kubu tamu, Shakhtar Donetsk berada dalam posisi yang jauh lebih nyaman. Tim asuhan Arda Turan itu bermain imbang 1-1 melawan PSV Eindhoven di laga pembuka, lalu mengalahkan AEK Athens dengan skor 3-1 pada 14 Oktober. Dengan empat poin dari dua pertandingan, Shakhtar berpeluang menekan Inter lebih jauh jika mampu meraih hasil positif di San Siro. Meski demikian, catatan pertemuan kedua tim berpihak kepada tuan rumah: Inter belum pernah kalah dari Shakhtar dalam tujuh pertemuan sebelumnya, dengan tiga kemenangan dan empat hasil imbang, termasuk kemenangan telak 5-0 di semifinal Liga Europa 2020.
Prediksi Supercomputer dan Statistik Laga
Supercomputer Opta menempatkan Inter sebagai favorit kuat dalam inter vs shakhtar donetsk kali ini. Peluang kemenangan Nerazzurri tercatat sebesar 75,6 persen, sementara Shakhtar hanya memiliki peluang menang 10,2 persen, dan kemungkinan imbang berada di angka 14,3 persen. Dukungan publik San Siro diharapkan menjadi faktor tambahan yang mendorong Inter kembali ke jalur kemenangan.
| Statistik Pertandingan | Inter Milan | Shakhtar Donetsk |
|---|---|---|
| Penguasaan bola (momentum) | 47,1% | 52,9% |
| Expected Goals (xG) | 0,39 | 0,43 |
| Tembakan | 11 | 8 |
| Tembakan tepat sasaran | 5 | 2 |
| Penyelamatan kiper | 2 | 4 |
| Umpan akurat | 87,6% | 89,9% |
| Pelanggaran | 7 | 8 |
Menariknya, dalam jalannya pertandingan, Inter sempat bermain dengan sepuluh orang setelah Alessandro Bastoni menerima kartu kuning kedua pada menit ke-68. Meski demikian, tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil ketika Carlos Augusto mencetak gol pada menit ke-77 memanfaatkan assist Henrikh Mkhitaryan. Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga inter vs shakhtar donetsk yang berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.
Susunan Pemain dan Strategi
Inter menurunkan formasi 3-5-2 dengan Josep Martinez di bawah mistar, dikawal Bastoni, Manuel Akanji, dan Carlos Augusto. Di lini tengah, Hakan Calhanoglu, Nicolo Barella, Petar Sucic, Federico Dimarco, dan Djed Spence beroperasi mendukung duet Thuram dan Ange Bonny. Sementara Shakhtar menerapkan 4-1-4-1 dengan Dmytro Riznyk sebagai penjaga gawang, serta mengandalkan Kaua Elias sebagai ujung tombak.
Dampak bagi Klasemen
Kemenangan ini sangat berarti bagi Inter yang sebelumnya terpuruk di posisi ke-31 klasemen dengan hanya satu poin. Sementara Shakhtar, yang berada di posisi ke-15 dengan lima poin, harus menerima kenyataan pahit kehilangan peluang menambah angka. Bagi Inter, tambahan tiga poin menghidupkan kembali asa untuk menembus delapan besar yang otomatis lolos ke babak berikutnya.
Secara keseluruhan, inter vs shakhtar donetsk membuktikan bahwa tekanan dan dukungan kandang mampu menjadi kombinasi mematikan. Meski tampil tanpa kapten utama dan harus bermain dengan sepuluh orang, Inter menunjukkan karakter juara yang selama ini dinanti para pendukungnya. Kemenangan tipis ini menjadi modal berharga untuk menatap laga-laga berikutnya di fase liga Liga Champions.
Dengan hasil ini, Inter Milan akhirnya membuka puasa kemenangan di Eropa dan membuktikan bahwa prediksi para analis bukan sekadar angka. Perjalanan masih panjang, tetapi malam di San Siro ini setidaknya mengembalikan kepercayaan diri Nerazzurri bahwa mereka masih layak diperhitungkan di panggung tertinggi sepak bola Eropa.
