Newcastle vs Everton: Duel Balas Dendam di St James' Park, Siapa Kuasai Papan Tengah?
Inforiau – 03 November 2026 | Laga panas tersaji di St James’ Park saat Newcastle menjamu Everton pada pekan kesembilan Premier League. Pertemuan ini menjadi ajang balas dendam bagi tuan rumah setelah empat hari sebelumnya takluk 1-3 dari Toffees di ajang EFL Cup. Kini, Newcastle bertekad memanfaatkan status tuan rumah untuk merebut kemenangan yang sekaligus mengangkat mereka ke posisi ketujuh klasemen.
Pelatih Matthias Jaissle melakukan dua perubahan penting dari kekalahan di Hill Dickinson Stadium. Winger Anthony Elanga dan gelandang Joelinton langsung dimasukkan ke starting eleven, sementara Jacob Ramsey dan Jacob Murphy harus puas memulai laga dari bangku cadangan. Di bawah mistar, Lukas Hornicek dipercaya mengawal gawang Newcastle dengan formasi yang mengandalkan kecepatan di sektor sayap.
Susunan lengkap tuan rumah adalah Hornicek, Dedic, Schar, Burn, Hall, Gonzalez, Joelinton, Willock, Barnes, Elanga, dan Osula. Di bangku cadangan tersedia nama-nama berpengalaman seperti Nick Pope, Sven Botman, Yoane Wissa, Malick Thiaw, hingga Bazoumana Toure yang siap menjadi kartu perubahan di babak kedua.
Sementara itu, kubu Everton datang dengan modal moral tinggi usai menumbangkan Newcastle di ajang Carabao Cup. Pelatih David Moyes melakukan dua perubahan dengan mengembalikan Jarrad Branthwaite dan Harrison Armstrong ke starting XI. Branthwaite kembali setelah absen dua laga akibat protokol gegar otak, dan langsung dipasangkan dengan kapten James Tarkowski di jantung pertahanan.
Toffees menurunkan Pickford di bawah mistar, dengan lini belakang berisi O’Brien, Tarkowski, Branthwaite, dan Mykolenko. Merlin Rohl digeser ke sayap kanan menggantikan Tyler Dibling, sedangkan Armstrong mengisi lini tengah bersama James Garner dan Kiernan Dewsbury-Hall. Tyrique George dan Thierno Barry menjadi ujung tombak serangan. Jack Grealish absen karena belum mencapai kebugaran penuh.
Dari sisi statistik, laga ini menyimpan cerita menarik. Everton sempat kehilangan dua laga beruntun dengan skor 0-2 melawan Chelsea dan Arsenal, sehingga posisi mereka melorot ke peringkat ke-14 dengan koleksi 10 poin, hanya tiga angka di atas zona degradasi. Kekalahan itu mengakhiri tren tak terkalahkan mereka di liga musim ini.
Di kubu Newcastle, tekanan terhadap Jaissle kian memuncak. The Magpies tercatat sebagai tim terburuk di liga dalam hal expected points dengan angka 7,4, serta terpuruk di posisi ke-19 untuk expected goals dengan 8,3. Catatan pertahanan mereka pun masih jauh dari memuaskan meski berada di kisaran papan tengah.
Meski begitu, modal kemenangan 2-0 atas Crystal Palace pada laga terakhir menjadi suntikan semangat tersendiri. Kemenangan itu sempat mengakhiri rentetan hasil buruk setelah kekalahan beruntun dari Coventry City dan Aston Villa di kompetisi liga. Masalahnya, momentum tersebut gagal dipertahankan ketika Newcastle kembali tumbang di hadapan Everton pada ajang EFL Cup.
Laga yang digelar pada Senin malam waktu setempat ini diprediksi berjalan sengit. Kedua tim saling mengenal kekuatan lawan setelah bertemu dalam waktu dekat. Everton berambisi meraih kemenangan ganda dalam sepekan, sementara Newcastle tak ingin kembali dipermalukan di hadapan pendukung sendiri di St James’ Park.
Dari sisi penyiaran, pertandingan ini dapat disaksikan melalui Sky Sports di Inggris, sementara penggemar di India bisa mengikuti siaran langsung melalui platform JioHotstar dan kanal Star Sports Select 1. Di Nigeria, laga disiarkan melalui SuperSport dan Canal+.
Bagi Newcastle, tiga poin malam ini bukan sekadar soal gengsi, melainkan kebutuhan untuk kembali menapaki jalur kemenangan dan menenangkan tekanan yang mengelilingi kursi pelatih. Sebaliknya, Everton ingin membuktikan bahwa kemenangan di ajang cup bukanlah kebetulan belaka.
Dengan komposisi pemain yang nyaris merata, duel di lini tengah antara Joelinton dan Armstrong akan menjadi kunci. Kecepatan Elanga di sayap juga berpotensi merepotkan lini belakang Everton yang baru kembali diperkuat Branthwaite. Sementara itu, ketajaman Barry di lini depan Toffees menjadi ancaman serius bagi pertahanan tuan rumah.
Terlepas dari hasil akhir, pertemuan ini menegaskan bahwa persaingan di papan tengah Premier League musim ini begitu ketat. Setiap poin berarti besar bagi kedua tim yang sama-sama berjuang menjauh dari tekanan klasemen. Kini, bola berada di tangan para pemain untuk membuktikan siapa yang lebih layak menguasai papan tengah.
