Pesta Medali Emas: Cirebon Bidik 23 Emas Porprov, Kontingen Indonesia Melesat di Asian Para Games 2026
Inforiau – 20 Oktober 2026 | Panggung olahraga nasional dan daerah kembali diwarnai semangat meraih medali emas. Dari Cirebon hingga arena Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, berbagai kontingen menebar target dan menorehkan prestasi. Kabupaten Cirebon menargetkan 23 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026, sementara Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali emas di ajang para olahraga terbesar Asia tersebut.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon menetapkan target 23 medali emas dalam Porprov XV Jawa Barat 2026. Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Agus, menyebut target tersebut sangat realistis mengingat dari sekitar 1.154 nomor yang dipertandingkan, Kabupaten Cirebon mengikuti sekitar 290 nomor.
“Ini tentunya sangat realistis karena dari nomor yang akan dipertandingkan di Porprov 2026, ada sekitar 290 nomor yang diikuti Kabupaten Cirebon,” kata Agus.
Berdasarkan pemetaan target medali, cabang olahraga biliar menjadi andalan dengan sasaran lima medali emas. Selain biliar, cabang menembak, drum band, dan triathlon masing-masing ditargetkan menyumbangkan dua medali emas. Sejumlah cabang lain seperti gulat, silat, sepeda, hapkido, panahan, sambo, judo, renang, selam, karate, dan tenis lapang juga masuk dalam daftar target perolehan medali.
“Pemetaan tersebut menjadi bagian dari upaya KONI menentukan peluang kontribusi setiap cabang olahraga terhadap target keseluruhan,” ujar Agus.
Untuk mengikuti Porprov XV Jawa Barat 2026, Kabupaten Cirebon merencanakan pemberangkatan 603 orang dalam kontingen. Keikutsertaan pada sejumlah nomor menjadi salah satu pertimbangan dalam menetapkan target medali. Meski demikian, hasil akhir tetap bergantung pada performa atlet, kesiapan, dan ketatnya persaingan di arena.
Di tingkat internasional, Kontingen Indonesia panen medali emas pada hari kelima Asian Para Games 2026, Selasa (20/10). Hingga pukul 13.30 WIB, Indonesia menambah dua medali emas berkat I Kadek Dwi Purwana Yasa di cabang para atletik nomor lempar cakram F57 putra dan Muhammad Fadli Imammuddin di cabang para cycling nomor individual pursuit 400 meter putra C4.
Kadek menorehkan lemparan sejauh 49,75 meter pada percobaan ketiganya di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Jepang. Catatan itu sekaligus mempertajam rekor dunia miliknya sendiri, yakni 48,68 meter yang ia torehkan dalam kejuaraan di Meksiko pada Juli 2026. Ia kemudian membukukan lemparan 49,71 meter, 49,46 meter, dan 43,67 meter pada tiga percobaan berikutnya.
Sebelumnya, peraih medali emas pertama Indonesia di Asian Para Games 2026 adalah Yavianda Maulana Rifky di cabang para renang nomor gaya bebas 100 meter putra S12. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi keberhasilan Rifky yang membuka perolehan medali emas Indonesia pada hari pertama pertandingan usai ajang resmi dibuka pada Ahad (18/10/2026).
“Alhamdulillah, emas pertama untuk Indonesia di Asian Para Games 2026! Selamat kepada Maulana Rifky Yavianda yang berhasil mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga para renang nomor 100 meter gaya bebas S12. Ini menjadi awal yang sangat baik bagi perjuangan kontingen Merah Putih,” ujar Erick.
Erick menegaskan di balik medali emas tersebut terdapat proses panjang, pengorbanan, disiplin, dan tekad yang tidak pernah padam. Ia pun mengajak masyarakat terus memberikan dukungan dan doa bagi perjuangan kontingen Merah Putih di Aichi-Nagoya.
Tambahan dua medali tertinggi membuat Indonesia total memiliki tiga medali emas. Perolehan itu sekaligus mengangkat posisi tim Merah Putih ke peringkat kedelapan klasemen sementara dengan total 20 medali, terdiri dari tiga emas, tiga perak, dan 14 perunggu. Indonesia sementara menjadi negara Asia Tenggara dengan pencapaian tertinggi, meski selisihnya tipis karena Thailand berada di urutan kesembilan dengan dua medali emas, sedangkan Malaysia dan Filipina baru memperoleh satu medali emas.
Berikut ringkasan capaian sementara kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026:
| Atlet | Cabang | Nomor | Hasil |
|---|---|---|---|
| Yavianda Maulana Rifky | Para renang | Gaya bebas 100 m putra S12 | Emas |
| I Kadek Dwi Purwana Yasa | Para atletik | Lempar cakram F57 putra | Emas (rekor dunia 49,75 m) |
| Muhammad Fadli Imammuddin | Para cycling | Individual pursuit 400 m putra C4 | Emas |
Dari Cirebon hingga Nagoya, target dan capaian medali emas mencerminkan kerja keras para atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga. Target 23 medali emas di Porprov Jabar 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Cirebon untuk membuktikan kesiapan dan kualitas pembinaan atletnya. Sementara di Asian Para Games 2026, deretan medali emas yang diraih menjadi bukti bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di level tertinggi, bahkan memecahkan rekor dunia. Dukungan masyarakat, pembinaan berkelanjutan, dan konsistensi latihan menjadi kunci agar prestasi ini terus berlanjut dan menginspirasi generasi atlet berikutnya.
