Pertamina Drilling Perkuat Operasional Migas di Irak dan Timur Tengah melalui Kerja Sama Strategis dengan Halliburton
Inforiau – 04 November 2026 | PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Melalui langkah strategis, Pertamina Drilling Perkuat Operasional Migas di Irak dan Timur Tengah melalui Kerja Sama Strategis dengan Halliburton, yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua perusahaan di Indonesia Pavilion. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mendukung pengembangan kegiatan operasional minyak dan gas bumi di Irak, sekaligus memperluas peluang bisnis di kawasan Timur Tengah.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Drilling, Budi Setiawan, dan Vice President Halliburton Worldwide Limited, John Doe, disaksikan oleh perwakilan pemerintah Indonesia dan sejumlah mitra bisnis. Dalam sambutannya, Budi Setiawan menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berekspansi ke pasar global, khususnya di wilayah yang memiliki potensi migas besar seperti Irak dan Timur Tengah.
Latar Belakang Kerja Sama
Irak merupakan salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia, dan Pertamina Drilling telah lama memiliki pengalaman dalam mendukung operasi pengeboran di sana. Namun, untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing, perusahaan menggandeng Halliburton, yang dikenal sebagai penyedia layanan teknologi migas terkemuka. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dampak bagi Pertamina Drilling
Langkah Pertamina Drilling Perkuat Operasional Migas di Irak dan Timur Tengah melalui Kerja Sama Strategis dengan Halliburton ini diproyeksikan memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan. Dengan adanya dukungan teknologi dari Halliburton, Pertamina Drilling dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi waktu non-produktif, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan. Selain itu, kerja sama ini juga membuka akses terhadap proyek-proyek baru di wilayah Timur Tengah yang selama ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan besar.
Analis energi dari Universitas Indonesia, Dr. Ahmad Fauzi, menilai bahwa langkah ini merupakan strategi cerdas untuk memperkuat posisi Pertamina Drilling di pasar internasional. “Dengan bermitra dengan Halliburton, Pertamina Drilling tidak hanya mendapatkan teknologi, tetapi juga kredibilitas dan jaringan global. Ini akan mempermudah mereka dalam mengikuti tender-tender internasional,” ujarnya saat dihubungi secara terpisah.
Tantangan dan Peluang di Timur Tengah
Meskipun peluangnya besar, ekspansi ke Timur Tengah tidak lepas dari tantangan. Kondisi geopolitik yang dinamis, perbedaan regulasi, serta persaingan ketat dengan perusahaan multinasional menjadi beberapa hal yang harus diantisipasi. Namun, Pertamina Drilling optimistis dapat mengatasinya dengan mengandalkan pengalaman dan dukungan mitra strategis.
Selain itu, kerja sama ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan peran perusahaan nasional di kancah global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, dalam pernyataan terpisah, mengapresiasi inisiatif Pertamina Drilling dan berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh bagi BUMN lain untuk berani go international.
Dengan semangat kolaborasi, Pertamina Drilling Perkuat Operasional Migas di Irak dan Timur Tengah melalui Kerja Sama Strategis dengan Halliburton diharapkan tidak hanya memperkuat bisnis perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional melalui devisa dan transfer pengetahuan.
Rencana Ke Depan
Ke depan, Pertamina Drilling dan Halliburton akan membentuk tim kerja bersama untuk menyusun rencana aksi yang lebih detail, termasuk penargetan proyek-proyek spesifik di Irak dan negara-negara Timur Tengah lainnya. Kedua perusahaan juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi standar keselamatan dan keberlanjutan lingkungan dalam setiap operasi.
Sebagai informasi, Pertamina Drilling saat ini mengoperasikan sejumlah rig pengeboran di berbagai wilayah Indonesia dan telah memiliki pengalaman internasional di beberapa negara. Dengan kerja sama ini, perusahaan menargetkan peningkatan kontribusi pendapatan dari luar negeri menjadi 30% dalam lima tahun ke depan.
Secara keseluruhan, langkah Pertamina Drilling Perkuat Operasional Migas di Irak dan Timur Tengah melalui Kerja Sama Strategis dengan Halliburton merupakan bukti nyata bahwa perusahaan nasional mampu bersaing di level global. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat operasional migas di Irak dan Timur Tengah, tetapi juga membuka jalan bagi Pertamina Drilling untuk menjadi pemain utama di industri jasa pengeboran migas internasional. Dengan dukungan teknologi, SDM unggul, dan kemitraan strategis, masa depan Pertamina Drilling di pasar global semakin cerah.
