Arsenal FC Terus Berjuang: Dari Prestasi Liga Champions hingga Kegagalan Mengejutkan di Carabao Cup
Inforiau – 05 November 2026 | Arsenal FC telah menjadi pusat perhatian dunia sepak bola Eropa musim ini dengan pencapaian yang beragam. Tim asal London ini menunjukkan performa gemilang di beberapa kompetisi namun juga mengalami kegagalan yang cukup mengejutkan di ajang domestik.
Dalam perjalanannya di Liga Champions musim 2026/27, Arsenal FC membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan utama. The Gunners berhasil meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima pertandingan kompetitif terakhir mereka. Prestasi terbaik Arsenal FC terlihat ketika mereka menghancurkan Lille dengan skor 3-0 di Emirates Stadium pada matchday kedua Liga Champions. Kemenangan ini menunjukkan dominasi tim London terhadap lawannya.
Performa Arsenal FC di Liga Champions semakin mengesankan setelah menjaga posisi di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 10 poin dari empat pertandingan. Pencapaian ini menempatkan Arsenal FC sebagai salah satu tim yang konsisten dalam kompetisi Eropa paling bergengsi. Dalam lima pertandingan terbaru, Arsenal FC mampu mencetak enam gol dengan hanya kebobolan tiga gol, menunjukkan keseimbangan baik di lini depan maupun belakang.
Namun, kesuksesan Arsenal FC di panggung Eropa tidak sepenuhnya terpantul di kompetisi domestik Inggris. Dalam babak keempat Carabao Cup yang berlangsung pada 28 Oktober 2026, Arsenal FC mengalami kekalahan yang cukup mengejutkan. The Gunners terpaksa keluar dari kompetisi setelah kalah dari klub kasta keempat, Fleetwood, dengan skor 5-3 melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1.
Pertandingan Arsenal FC melawan Fleetwood di Highbury Stadium berlangsung dramatis. Fleetwood berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Aaron Loupalo-Bi di menit ke-21. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga akhir babak pertama. Setelah jeda istirahat, Arsenal FC berhasil menyamakan kedudukan melalui Viktor Gyokeres di menit ke-50. Namun, keseimbangan permainan berubah ketika Max Dowman dari Arsenal FC menerima kartu merah di menit ke-85, membuat timnya bermain dengan 10 pemain.
Dalam adu penalti yang menentukan, Arsenal FC gagal memanfaatkan kesempatan mereka. Bruno Guimaraes menjadi satu-satunya penendang yang gagal mencetak gol dari titik putih bagi Arsenal FC. Kegagalan ini mengantarkan Fleetwood ke babak berikutnya Carabao Cup dengan hasil yang mengejutkan bagi banyak pengamat sepak bola.
Sementara itu, Arsenal FC terus mempersiapkan diri untuk pertandingan penting di Liga Champions. Klub ini akan menghadapi Slavia Praha pada 4 November 2026 pukul 21.00 waktu setempat. Pertandingan tersebut akan disiarkan langsung melalui platform DAZN, Vidio, dan SCTV bagi penonton Indonesia. Arsenal FC masuk ke pertandingan ini dengan motivasi untuk mempertahankan posisi mereka di klasemen Liga Champions.
Pelatih Arsenal FC dihadapkan pada tantangan untuk menjaga konsistensi timnya di berbagai kompetisi. Performa di Liga Champions menunjukkan bahwa Arsenal FC memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi Eropa. Namun, kekalahan di Carabao Cup menjadi pengingat bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh dalam sepak bola modern.
Di Premier League musim 2026/27, Arsenal FC juga terus berkompetisi dengan klub-klub besar lainnya. Pertandingan melawan Liverpool pada 1 November 2026 menjadi salah satu laga yang dinanti-nantikan penggemar. Arsenal FC berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 1-0, menunjukkan ketangguhan defensif tim London.
Hak siar Arsenal FC di berbagai kompetisi dibagi oleh beberapa penyedia televisi. Di Jerman, Sky memegang hak siar Premier League dan juga Carabao Cup mulai musim 2025/26. Sementara untuk FA Cup dan Community Shield, DAZN menjadi penyedia eksklusif. Di Liga Champions, DAZN menayangkan sebagian besar pertandingan Arsenal FC, dengan Amazon Prime Video menampilkan beberapa laga unggulan pilihan.
Arsenal FC juga mencatat sejarah ketika Calvin Verdonk dari Indonesia debut di Liga Champions sebagai pemain pengganti Lille. Momen ini menunjukkan bahwa kompetisi Eropa paling bergengsi juga menjadi panggung bagi pemain dari berbagai belahan dunia untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Musim ini akan menjadi ujian bagi Arsenal FC dalam mengelola beban kompetisi yang berat. Dengan keterlibatan di Liga Champions, Premier League, dan Carabao Cup, manajemen skuad menjadi kunci kesuksesan. Performa yang gemilang di Eropa harus diimbangi dengan konsistensi di kompetisi domestik untuk mencapai target musiman yang ambisius.
