Inforiau – 05 November 2026 | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau melaksanakan inisiatif strategis dalam memberdayakan generasi muda di bidang hukum melalui program pelatihan komprehensif. Cetak Paralegal Muda Kanwil Kemenkum Riau bekali 40 mahasiswa UIN Suska akses keadilan menjadi fokus utama kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa, 3 November 2026, di Auditorium Lantai 3 Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sultan Syarif Kasim Riau.
Pelatihan Dasar Paralegal dan Keterampilan Pendampingan Hukum ini menghadirkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau sebagai narasumber utama, memberikan wawasan mendalam kepada para peserta tentang pentingnya profesi paralegal dalam sistem keadilan Indonesia. Dengan melibatkan 40 mahasiswa dari berbagai program studi, acara ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor hukum.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini, yaitu “Membangun Kompetensi Paralegal Mahasiswa dalam Mewujudkan Akses Keadilan bagi Masyarakat”, menunjukkan kesadaran akan peran krusial paralegal dalam menjembatani kesenjangan akses hukum di tingkat masyarakat. Paralegal, sebagai profesi yang masih relatif baru di Indonesia, memiliki potensi besar untuk memberikan layanan hukum dasar kepada masyarakat yang belum terjangkau oleh advokat profesional.
Program pelatihan yang diselenggarakan oleh Laboratorium Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sultan Syarif Kasim ini dirancang untuk memberikan fondasi kuat bagi mahasiswa yang ingin berkontribusi dalam bidang pendampingan hukum. Peserta akan mendapatkan pengetahuan praktis tentang teknik-teknik pendampingan, etika profesional, dan pemahaman mendalam tentang sistem hukum nasional.
Cetak Paralegal Muda Kanwil Kemenkum Riau bekali 40 mahasiswa UIN Suska akses keadilan juga mencakup pemberian keterampilan dalam penanganan kasus-kasus hukum sederhana yang sering dihadapi masyarakat. Melalui pelatihan ini, diharapkan para mahasiswa dapat memahami mekanisme sistem peradilan, prosedur hukum acara, dan bagaimana cara memberikan konsultasi hukum dasar yang berkualitas kepada masyarakat umum.
Kehadiran Kanwil Kemenkum Riau dalam acara ini menunjukkan dedikasi institusi pemerintah dalam mendukung pendidikan hukum berkualitas di universitas. Para narasumber dari kantor wilayah membawa pengalaman praktis dari lapangan, memberikan perspektif real-world yang sangat berharga bagi mahasiswa yang masih dalam tahap pembelajaran akademis.
Pentingnya pelatihan ini tidak dapat dilepaskan dari realitas bahwa masih banyak masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil, yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan hukum profesional. Paralegal yang terlatih dengan baik dapat menjadi solusi alternatif yang terjangkau dan efektif untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan konsultasi dan pendampingan hukum.
Cetak Paralegal Muda Kanwil Kemenkum Riau bekali 40 mahasiswa UIN Suska akses keadilan juga sejalan dengan visi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk menciptakan ekosistem hukum yang lebih inklusif dan accessible. Dengan meningkatkan jumlah paralegal yang kompeten, diharapkan dapat terjadi pemerataan akses keadilan di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di Riau.
Mahasiswa peserta pelatihan akan dilengkapi dengan sertifikat yang diakui, membuka peluang karir baru di bidang paralegal. Banyak organisasi masyarakat sipil, lembaga bantuan hukum, dan badan-badan pemerintah yang membutuhkan tenaga paralegal profesional untuk memperkuat tim mereka dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat.
Program ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jaringan profesional dengan praktisi hukum berpengalaman, membuka pintu untuk mentorship dan pembelajaran berkelanjutan. Hubungan ini dapat menjadi aset berharga dalam pengembangan karir jangka panjang mereka di bidang hukum.
Dengan demikian, Cetak Paralegal Muda Kanwil Kemenkum Riau bekali 40 mahasiswa UIN Suska akses keadilan merupakan langkah nyata dalam mewujudkan visi keadilan yang lebih merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Riau. Investasi dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor hukum ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi sistem keadilan nasional dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
