Tulus Memborong 4 Piala, Raim Laode Raih Album Pop Terbaik di AMI Awards 2026 yang Meriah
Inforiau – 05 November 2026 | Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards) 2026 kembali membuktikan dirinya sebagai ajang penghargaan musik paling bergengsi di Indonesia. Penyelenggaraan ke-29 yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, pada Rabu (4 November 2026), menghadirkan momen spektakuler dengan sejumlah musisi tanah air meraih penghargaan bergengsi dalam 67 kategori yang tersedia.
Mengusung tema “Ruang Nada Nusantara”, AMI Awards 2026 mencakup berbagai genre musik dari pop, rock, jazz, dangdut, alternatif, hingga rap dan hip-hop, memperlihatkan luasnya ekosistem industri musik Indonesia. Pencapaian luar biasa datang dari Tulus yang berhasil memborong empat piala sekaligus, menjadikannya musisi paling berjaya dalam malam penghargaan tersebut.
Penyanyi yang terkenal lewat sejumlah lagu populer ini meraih penghargaan di kategori Karya Produksi Terbaik-Terbaik melalui lagu “Teh Hijau”, Artis Solo Pria Pop Terbaik, Lagu Favorit dengan lagu yang sama, dan Penyanyi Favorit pilihan publik. Pencapaian Tulus dalam AMI Awards 2026 menunjukkan konsistensi dan kualitas karya yang dihasilkannya sepanjang tahun.
Selain Tulus, nama-nama besar lainnya juga turut bersinar di panggung AMI Awards. Raim Laode meraih penghargaan Album Pop Terbaik melalui albumnya yang berjudul “Iqro'”. Album yang dirilis pada 24 April 2026 ini berisi sebelas lagu dan telah diputar lebih dari 200 juta kali di platform streaming Spotify. Pencapaian ini membuktikan bahwa karya Raim Laode mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat pendengar musik Indonesia.
Dalam sambutannya saat menerima piala di Ciputra Artpreneur, Raim Laode mengutip Surah Al-Insyirah ayat 5 tentang bahwa bersama kesulitan ada kemudahan. Ia menyampaikan bahwa piala ini merupakan hasil dari doa yang setiap malam ia dan keluarga panjatkan bersama. “Saya tidak minta yang kecil-kecil. Saya selalu minta yang besar,” ujar Raim Laode, mengungkapkan keyakinannya bahwa meminta hal kecil justru seolah mengerdilkan kebesaran Tuhan.
Momen yang tak terlupakan terjadi ketika Raim Laode mendapat kejutan di belakang panggung dari istri tercintanya, Ade Widiandari, dan putranya, Bung Hatta Laode, yang membawakan buket bunga. Ucapan di kartu bunga tersebut berbunyi: “Untuk suamiku yang bawa piala AMI Awards. Bunga ini cuma pelengkap, karena yang paling mekar hari ini adalah kamu pak. Selamat ya.” Momen emosional ini menunjukkan bahwa kesuksesan Raim Laode adalah hasil kerja keras yang didukung penuh oleh keluarganya.
Idgitaf juga mencuri perhatian dengan meraih Album Terbaik-Terbaik melalui album “Berusaha di Bawah Hujan”. Pencapaian musisi muda berbakat ini tidak berhenti di situ. Idgitaf juga meraih penghargaan Video Lirik Favorit lewat lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan” dan Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik, memperkuat posisinya sebagai salah satu pemenang utama dalam AMI Awards 2026.
Bernadya berhasil membawa pulang penghargaan Artis Solo Wanita Pop Terbaik berkat lagu “Rabun Jauh”, sementara Perunggu meraih Duo/Grup Pop Terbaik melalui lagu “Pikiran Yang Matang”. Bagi Perunggu, pencapaian ini sangat istimewa karena merupakan pengalaman pertama mereka di ajang AMI Awards. Maul dari Perunggu menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar pengakuan atas karya musik, tetapi juga pengingat tentang banyaknya doa dan dukungan yang mengiringi perjalanan karier mereka.
“Apa yang kami jalani itu adalah mimpi jutaan orang. Jadinya ketika udah dijalanin ya emang harus apa ya, kayak rasanya jadi jalanin amanah banyak orang aja gitu. Jadi ada tanggung jawab juga buat jalanin,” ungkap Maul saat ditemui usai acara. Ia menekankan bahwa hal terpenting bagi Perunggu tetaplah proses berkesenian dan menghasilkan karya musik yang berkualitas.
Di kategori produksi musik, Isyana Sarasvati berhasil meraih penghargaan Karya Produksi Progresif Terbaik melalui “BURN” yang dikerjakan bersama Agt.Widi. Lagu tersebut juga memenangkan kategori Video Musik Terbaik, menunjukkan apresiasi terhadap kreativitas di balik proses produksi sebuah karya musik.
Dari genre dangdut, Lesti berhasil menjadi pemenang Artis Solo Wanita Dangdut Terbaik melalui lagu “Kura Kura Dalam Perahu”, sementara Rhoma Irama memenangkan Artis Solo Pria Dangdut Terbaik lewat lagu “Senyum”. Penghargaan Artis Solo Dangdut Alternatif Terbaik diberikan kepada Selfi Yamma melalui “Pelukan Nyata”.
Afgan meraih penghargaan Artis Solo Soul/R&B Terbaik melalui lagu “Kacamata”, sementara di kategori alternatif, Kunto Aji membawa pulang penghargaan Artis Solo Alternatif Terbaik lewat lagu “Berani”. Reality Club memenangkan Album Alternatif Terbaik melalui “Who Knows Where Life Will Take You?”
Momen bersejarah juga terjadi ketika Dipha Barus bersama Hindia meraih penghargaan Artis Dance Terbaik melalui karya kolaborasi “Nafas”. Saat menerima piala di ajang AMI Awards, mereka mengangkat tiga jari sambil mendedikasikan penghargaan mereka kepada para korban bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menunjukkan kepedulian sosial para musisi Indonesia.
Grup musik “no na” juga mencuri perhatian sebagai Pendatang Baru Terbaik melalui lagu “Rollerblade”, membuka peluang bagi generasi musisi muda untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada perkembangan industri musik Indonesia.
Penyelenggaraan AMI Awards 2026 juga menghadirkan penghargaan khusus Lifetime Achievement kepada empat tokoh legendaris di dunia musik, sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kontribusi mereka dalam membangun industri musik Indonesia selama bertahun-tahun.
Secara keseluruhan, AMI Awards 2026 telah membuktikan bahwa industri musik Indonesia terus berkembang dengan karya-karya berkualitas tinggi dari berbagai musisi berbakat. Penghargaan yang diberikan bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga motivasi bagi para musisi untuk terus berkarya dan berinovasi. Dengan 67 kategori penghargaan yang mencakup berbagai genre, AMI Awards 2026 menunjukkan komitmen untuk mengapresiasi keberagaman dan kualitas dalam industri musik tanah air.
