Milan vs Ferencváros: Rossoneri Dipermalukan 0-2 di San Siro, Kans Lolos Semakin Tipis
Inforiau – 06 November 2026 | Laga milan vs ferencváros pada matchday keempat fase liga Liga Europa 2026/2027 berakhir pahit bagi tuan rumah. Bermain di Stadio Giuseppe Meazza, AC Milan takluk 0-2 dari wakil Hungaria, Ferencváros, Jumat (6/11/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Rossoneri di kompetisi tersebut dan membuat posisi mereka di klasemen semakin terpuruk.
Dalam duel milan vs ferencváros, pelatih Ruben Amorim memilih tidak menurunkan sebelas pemain terbaiknya sejak awal. Luka Modric, Christian Pulisic, dan Diego Moreira baru masuk pada babak kedua. Keputusan itu berbuntut mahal karena Ferencváros tampil lebih agresif dan mendominasi penguasaan permainan sejak menit awal.
Statistik babak pertama menggambarkan ketimpangan: Milan mencatatkan penguasaan bola 62 persen, namun tanpa satu pun tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, tim tamu melepaskan lima shot on target dengan nilai expected goals 1,38 berbanding 0,16. Kiper muda Lorenzo Torriani beberapa kali harus menyelamatkan gawang dari ancaman Lenny Joseph.
Petaka Milan datang pada babak kedua. Berawal dari kesalahan umpan Koni De Winter yang terlalu tinggi, Torriani gagal mengontrol bola dengan sempurna. Kristoffer Zachariassen merebut bola dan menyodorkannya kepada Lenny Joseph yang dengan mudah mencetak gol ke gawang kosong pada menit ke-52. Pada menit ke-66, duet yang sama kembali beraksi lewat serangan balik cepat, dan Joseph menuntaskan peluang menjadi 0-2.
Meski Ferencváros harus bermain dengan sepuluh orang setelah Bamidele Yusuf mendapat kartu merah pada menit ke-77, Milan tetap kesulitan menembus pertahanan rapat. Peluang terbaik tuan rumah justru datang dari Omari Hutchinson dan Diego Moreira, tetapi belum mampu memperkecil ketinggalan. Skor 0-2 bertahan hingga peluit panjang.
Hasil ini membuat Ferencváros kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan, sementara Milan baru mengumpulkan tiga poin dan tertahan di posisi ke-24. Kekalahan pada laga milan vs ferencváros ini menegaskan masalah konsistensi lini belakang Rossoneri yang juga diperparah badai cedera, termasuk absennya Ruben Loftus-Cheek.
Dengan jadwal padat yang menanti, termasuk Derby della Madonnina melawan Inter Milan, Amorim dituntut segera menemukan solusi. Laga milan vs ferencváros menjadi pengingat keras bahwa rotasi skuad tanpa kedalaman memadai berisiko besar di kompetisi Eropa. Jika tak segera bangkit, langkah Milan di Liga Europa musim ini berpotensi berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Editor: Sukri Mustakim
