Yaxel Lendeborg Kecewa Berat, Rookie Warriors 'Kehilangan Rasa Hormat' pada Luka Doncic
Inforiau – 22 Oktober 2026 | LOS ANGELES — Debut NBA Yaxel Lendeborg bersama Golden State Warriors ternyata menyimpan cerita pahit. Rookie yang dikenal vokal dan berani itu mengaku kehilangan rasa hormat kepada bintang Los Angeles Lakers, Luka Doncic, usai laga pembuka musim yang berakhir 105-127 untuk kekalahan timnya. Dalam pertandingan yang berlangsung di Crypto.com Arena, Yaxel Lendeborg harus berhadapan langsung dengan Doncic dan menyaksikan sendiri perilaku sang superstar yang menurutnya berlebihan.
“Berada di sana secara langsung, hanya melihat semua rengekan dan keluhan itu, saya kehilangan semua rasa hormat, kawan,” ujar Yaxel Lendeborg kepada wartawan usai pertandingan. “Itu buruk sekali.” Pernyataan itu menjadi sorotan utama dari kekalahan telak Warriors, terutama karena Lendeborg dan Doncic terlibat dalam adu mulut sepanjang pertandingan.
Lendeborg mencatatkan 12 poin, empat pelanggaran pribadi, dan satu pelanggaran teknis dalam 29 menit bermain. Ia sering ditugaskan menjaga Doncic, yang tampil gemilang dengan 28 poin dan sembilan lemparan bebas. Namun bagi Yaxel Lendeborg, pelajaran terbesar bukanlah tentang teknik bertahan atau serangan, melainkan tentang bagaimana Doncic bersikap setelah peluit dibunyikan.
“Rasa frustrasi saya bukan tentang pelanggaran yang dipanggil. Ini tentang dia yang mengeluh sepanjang pertandingan,” lanjut Lendeborg. “Lalu kamu mendapat pelanggaran—selamat, bro—dan kamu berbicara kepada saya seolah kamu melakukan sesuatu yang hebat? Itu lemah. Itu sempat membuat saya terganggu untuk sementara waktu. Karena seperti yang saya bilang, saya sangat menghormatinya. Hilang, kawan.”
Meski Doncic hanya melakukan sembilan lemparan bebas, Lendeborg mengaku merasa wasit memberikan panggilan yang jauh lebih banyak. “Rasanya seperti 30 kali,” tambahnya. Komentar pedas itu pun langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial dan kalangan penggemar NBA, mengingat reputasi Doncic yang memang kerap mengeluh kepada wasit.
Bagi Warriors, kekalahan ini menjadi awal yang kurang menyenangkan. Namun penampilan berani Yaxel Lendeborg setidaknya memberikan warna tersendiri. Rookie yang baru menjalani debutnya di liga ini tidak ragu menyuarakan pendapatnya, bahkan terhadap pemain sekaliber Doncic. Sikap tersebut menunjukkan mentalitas kompetitif yang bisa menjadi modal berharga bagi Golden State di sepanjang musim.
Di sisi lain, Luka Doncic belum memberikan tanggapan resmi terkait pernyataan Yaxel Lendeborg. Namun reaksi publik terbelah: sebagian mendukung keberanian rookie tersebut, sebagian lain menilai Lendeborg perlu lebih fokus pada performanya sendiri setelah timnya kalah telak. Terlepas dari itu, duel pertama antara keduanya telah menciptakan narasi menarik untuk pertemuan-pertemuan berikutnya.
Dengan musim yang baru dimulai, dinamika antara Yaxel Lendeborg dan Luka Doncic akan terus menjadi perhatian. Bagi Lendeborg, laga ini menjadi pelajaran berharga tentang atmosfer NBA yang sesungguhnya—bukan hanya soal bola, tetapi juga mental dan sikap. Sementara bagi Warriors, mereka berharap energi dan keberanian sang rookie bisa diterjemahkan menjadi kontribusi positif di lapangan, bukan sekadar kontroversi di luar lapangan.
Kesimpulannya, debut Yaxel Lendeborg memang berakhir dengan kekalahan dan kekecewaan terhadap Luka Doncic. Namun pernyataannya yang blak-blakan telah mencuri perhatian dan menambah bumbu persaingan di NBA musim ini. Kini publik menantikan bagaimana kedua pemain tersebut merespons, baik di lapangan maupun di luar lapangan.
