Korea Terbuka 2026: Tunggal Putra Turunkan Kekuatan Penuh, Indonesia Bawa 12 Wakil ke Yeosu
Inforiau – 06 November 2026 | Perburuan poin dan gelar pebulu tangkis Indonesia berlanjut ke Korea Terbuka 2026. Ajang BWF World Tour Super 500 ini berlangsung di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, 3–8 November 2026, dengan total hadiah US$500 ribu atau sekitar Rp9 miliar. Indonesia membawa 12 wakil di empat sektor, dan sektor tunggal putra menjadi sorotan karena menurunkan kekuatan penuh.

Di tunggal putra, Indonesia mempercayakan enam pemain: Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Richie Duta Richardo, Muhamad Yusuf, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Anthony Sinisuka Ginting. Sektor tunggal putri diisi Thalita Ramadhanti Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, serta Mutiara Ayu Puspitasari. Pada Korea Terbuka kali ini, ganda campuran juga menjadi panggung penting bagi Jafar Hidayatullah yang kembali dengan mitra baru, Rinjani Kwinnara Nastine, berdampingan dengan M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil. Rinjani juga tampil di ganda putri bersama Isyana Syahira Meida.
| Sektor | Wakil Indonesia |
|---|---|
| Tunggal putra | Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Richie Duta Richardo, Muhamad Yusuf, Prahdiska Bagas Shujiwo, Anthony Sinisuka Ginting |
| Tunggal putri | Thalita Ramadhanti Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari |
| Ganda campuran | Jafar Hidayatullah/Rinjani Kwinnara Nastine; M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil |
| Ganda putri | Rinjani Kwinnara Nastine/Isyana Syahira Meida |
Moh Zaki Ubaidillah, yang baru menjadi runner-up Prancis Terbuka 2026, mengaku persiapan menuju Korea Terbuka sangat mepet. Ia hanya menjalani dua hari latihan efektif di Jakarta setelah pulang dari Eropa. “Tidak mudah bagi saya di sini, tapi saya mau hasil yang lebih mengingat tahun lalu saya tidak berhasil lolos dari babak kualifikasi,” kata Ubed. Ia berharap bisa tampil konsisten meski kondisi tubuh belum pulih 100 persen.
Catatan historis menjadi pengingat. Pada Korea Terbuka 2022, Indonesia pulang tanpa gelar setelah Jonatan Christie menjadi runner-up dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah di final oleh wakil tuan rumah, Kang Minhyuk/Seo Seungjae. Kini, dengan komposisi lebih muda dan tunggal putra yang turun penuh, Indonesia berpeluang mengubah catatan itu di Yeosu.
Editor: Abuzar Samad
