Hana Malasan dan Sean Gelael Pilih Supermarket untuk Prewedding, Sentuhan Adat Sunda yang Personal
Inforiau – 22 Oktober 2026 | Kabar bahagia datang dari selebriti Hana Malasan dan pembalap nasional Sean Gelael. Setelah resmi bertunangan pada 15 Agustus 2026 di Bandung, pasangan ini kembali mencuri perhatian publik lewat unggahan foto prewedding mereka yang tak biasa. Alih-alih memilih lokasi romantis seperti pantai atau taman bunga, Hana Malasan dan Sean justru menggelar sesi pemotretan di dalam sebuah supermarket di Jakarta Selatan. Foto-foto tersebut dibagikan melalui akun Instagram pribadi Hana pada Rabu, 21 Oktober 2026, dan langsung menuai beragam komentar dari warganet.
Lokasi yang dipilih bukan sembarang tempat. Supermarket tersebut merupakan Gelael Supermarket, yang memiliki keterkaitan erat dengan bisnis keluarga Sean Gelael. Sean diketahui merupakan cucu dari pendiri Gelael Supermarket, Dick Gelael. Dengan demikian, lokasi ini bukan sekadar latar foto, melainkan bagian dari cerita dan warisan keluarga yang ingin mereka abadikan. Dalam keterangan unggahannya, pasangan ini menulis, “A little piece of our story, where family, heritage, and tradition meet. Honoring the roots that came before us, as we begin building our own.” Pesan tersebut menegaskan bahwa prewedding ini sarat akan makna personal.
Perpaduan Adat Sunda dan Suasana Modern
Meski berlatar supermarket, Hana Malasan dan Sean tampil memukau dalam balutan busana pengantin adat Sunda. Hana mengenakan kebaya brokat putih berpayet karya Maison Baaz Couture yang dipadukan dengan kain lilit batik berwarna coklat gelap. Penampilannya semakin sempurna dengan sanggul rambut, mahkota siger khas Sunda, kembang goyang, serta ronce bunga melati yang menjuntai indah. Riasan wajahnya dibuat soft glam dengan sentuhan blush peach dan lipstik nude terracotta oleh makeup artist Ryan Ogilvy, sementara tatanan rambut ditangani hairstylist Asep Supriyanto.
Sementara itu, Sean Gelael tampil gagah dalam balutan beskap putih bergaya kontemporer berkerah Shanghai rancangan Gala Designs, celana senada, serta pantofel hitam. Penampilan keduanya terlihat serasi dan ceria saat berpose di antara lorong freezer, rak produk, dan troli belanja. Ada pula momen lucu ketika mereka menikmati ayam goreng bersama di restoran cepat saji KFC, yang juga masih berkaitan dengan bisnis keluarga Sean. Konsep ini membuktikan bahwa foto prewedding tidak harus selalu megah dan formal, tetapi bisa disesuaikan dengan cerita pribadi masing-masing pasangan.
Pemilihan busana adat Sunda sendiri diduga kuat mewakili daerah asal Hana Malasan, yaitu Bandung, Jawa Barat. Hal ini semakin memperkuat nuansa personal dalam setiap detailnya. Tim di balik sesi pemotretan ini melibatkan Eternal Pictures sebagai fotografer Winston Gomez, serta penata gaya Revashion bersama tim styling Untung Ada Aji. Kolaborasi tersebut berhasil menghasilkan potret-potret yang hangat, penuh tawa, dan tetap elegan.
Karier Hana Malasan di Dunia Akting
Nama Hana Malasan sendiri semakin bersinar berkat aktingnya di film Empat Musim Pertiwi garapan Kamila Andini. Film tersebut bahkan terpilih mewakili Indonesia dalam ajang Academy Award (Oscar) 2027 kategori Best International Feature Film. Dalam film itu, Hana beradu akting dengan sederet aktor papan atas seperti Christine Hakim, Putri Marino, dan Arya Saloka. Selain piawai berakting, Hana Malasan juga dikenal memiliki selera fashion yang keren, yang tercermin dari berbagai unggahan OOTD-nya di media sosial.
Hubungan asmara Hana dan Sean diketahui mulai terjalin sejak awal tahun 2024. Setelah kurang lebih dua tahun berpacaran, keduanya memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dengan menggelar lamaran pada Agustus 2026. Kini, dengan telah dilangsungkannya sesi prewedding, publik semakin menantikan momen pernikahan mereka.
Secara keseluruhan, prewedding Hana Malasan dan Sean Gelael memberikan angin segar di tengah tren foto prewedding yang cenderung seragam. Dengan memadukan keanggunan busana adat Sunda dan suasana supermarket yang santai, keduanya berhasil menciptakan karya yang unik, personal, dan penuh makna. Konsep ini juga mengingatkan bahwa hal terpenting dalam sebuah pernikahan bukanlah kemewahan lokasi, melainkan cerita dan nilai-nilai yang dipegang oleh kedua mempelai.
