Persija vs Persebaya: Duel Ketat di JIS, Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol
Inforiau – 07 November 2026 | Pertandingan big match Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (7/11/2026), menjadi sorotan pekan kesembilan Super League 2026/2027. Laga yang dimulai pukul 19.00 WIB itu disiarkan melalui Indosiar dan Vidio, dengan wasit Yoko Suprianto memimpin jalannya pertandingan.
Persija datang dengan misi kembali ke puncak klasemen. Macan Kemayoran kini berada di peringkat ketiga dengan 18 poin, tertinggal dari Dewa United yang mengoleksi 20 poin. Pelatih Shin Tae-yong menegaskan timnya sudah mempersiapkan diri dengan baik dan menargetkan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Modal lain bagi Persija adalah rekor belum terkalahkan dalam 14 laga di JIS. Manajer Ardhi Tjahjoko berharap kualitas rumput JIS yang telah dirawat intensif selama dua pekan bisa mendukung permainan kedua tim. Persebaya sendiri bukan lawan mudah. Rekor pertemuan terakhir menunjukkan hasil beragam, termasuk kemenangan 3-0 Persija atas Persebaya pada April 2026.
Di lapangan, babak pertama berjalan ketat. Persija langsung menekan melalui umpan Arhan yang disambut Ivan Mamut, tetapi bola masih bisa dihalau. Persebaya merespons lewat Ramadhan Sananta yang beberapa kali mengancam, termasuk peluang satu lawan satu dan sundulan yang masih dapat diamankan kiper Nadeo Argawinata. Di sisi lain, kiper Persebaya, Reza, beberapa kali menggagalkan peluang tuan rumah.
Hingga turun minum, skor tetap 0-0. Kedua tim saling bergantian menyerang, tetapi penyelesaian akhir belum menemui sasaran. Persija tetap berupaya menambah intensitas untuk membuka keunggulan, sementara Persebaya menjaga disiplin pertahanan dan mengandalkan serangan balik.
Dengan hasil sementara ini, Persija belum berhasil kembali ke posisi puncak klasemen. Babak kedua akan menjadi ujian bagi Macan Kemayoran untuk memanfaatkan dukungan publik JIS, sekaligus kesempatan Persebaya mencuri poin di kandang lawan. Pertarungan taktik Shin Tae-yong melawan pertahanan rapat Green Force masih terbuka hingga peluit akhir.
