Jumlah Penonton Film Gak Ada Matinya Capai 144.166, Puncaki Persaingan Bioskop
Inforiau – 08 November 2026 |
Jumlah penonton film Gak Ada Matinya menembus 144.166 pada hari ketiga tayang di bioskop Indonesia. Data yang diumumkan MD Pictures pada 6 November 2026 itu menempatkan film arahan Etienne Caesar ini di posisi teratas di antara empat film Indonesia yang rilis berdekatan.
Film produksi MD Pictures ini mulai tayang serentak pada 5 November 2026. Gak Ada Matinya dibintangi Oki Rengga, Mathias Muchus, Mikha Tambayong, dan Fedi Nuril, dengan Manoj Punjabi dan Muhadkly Acho sebagai produser. Gala premiere digelar di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 31 Oktober 2026.
Cerita berpusat pada Binsar, pria yang kehilangan pekerjaan dan terjerat tunggakan KPR. Hubungannya dengan sang ayah, Luhut, tidak harmonis. Saat Luhut dinyatakan meninggal, Binsar melihat peluang mencairkan asuransi jiwa Rp2 miliar. Situasi berubah kacau ketika Luhut kembali hidup di mobil jenazah. Binsar pun menyembunyikan fakta itu dari Fahri, petugas asuransi yang mulai mencium kejanggalan.
Selain mengangkat konflik keluarga, film ini kental nuansa Medan dan budaya Batak. Special screening digelar di Medan, Binjai, dan Siantar pada 1-4 November 2026. Atmosfer PSMS Medan turut mewarnai cerita, termasuk lewat pengalaman Oki Rengga yang pernah menjadi kiper klub tersebut.
| Film | Penonton |
|---|---|
| Gak Ada Matinya | 144.166 |
| Putri, Jangan Gentayangan Lagi | 85.410 |
| GJLS: Berapi-Api | 45.859 |
| Rambut Sewu: Satu Langkah Getih | 39.099 |
Perolehan tersebut menjadi sinyal positif bagi MD Pictures. Angka jumlah penonton film gak ada matinya unggul jauh dari pesaing terdekat. Dengan cerita komedi gelap yang dekat dengan persoalan ekonomi keluarga, film ini berpotensi menambah capaian pada pekan berikutnya.
Secara keseluruhan, jumlah penonton film Gak Ada Matinya menunjukkan bahwa cerita keluarga, tekanan finansial, dan humor lokal masih diminati penonton bioskop Indonesia. Jika tren positif berlanjut, film ini bisa menjadi salah satu rilis Indonesia paling menonjol pada November 2026.
Editor: Ahmad Syafwan
