Inforiau – 22 Oktober 2026 | Duel panas tersaji di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Kamis (22/10/2026) sore. Persik Kediri menjamu PSS Sleman pada pekan keenam Super League 2026/2027, dan sorotan utama jatuh pada bek tengah Macan Putih, Park Jun-heong, yang melontarkan psywar sebelum kick off pukul 15.30 WIB. Pemain asal Korea Selatan berusia 33 tahun itu bertekad tampil lebih baik sekaligus mengincar kesempatan mencetak gol, setelah golnya ke gawang Persib Bandung dianulir wasit pekan lalu.
Park mengaku masih menyimpan rasa penasaran. Mantan pemain Johor Darul Ta’zim itu sempat membobol gawang Persib, namun wasit menganulir gol tersebut. Kini, laga melawan PSS Sleman menjadi ajang pembuktian bagi dirinya untuk menyalurkan ambisi tersebut tanpa melupakan tugas utama mengawal pertahanan tuan rumah.
Waspadai Hiromu Tanaka
Meski berambisi ikut membantu serangan, Park menegaskan disiplin di barisan belakang tetap menjadi prioritas. Ia secara khusus menyoroti penyerang asal Jepang, Hiromu Tanaka, sebagai ancaman paling berbahaya dari kubu tamu. Menurut Park, Tanaka memiliki insting mencetak gol dan pergerakan tanpa bola yang cerdik, sehingga lini pertahanan Persik harus ekstra waspada sepanjang pertandingan.
“Saya ingin tampil lebih baik dan membantu tim meraih hasil maksimal. Tetapi tugas pertama saya tetap menjaga pertahanan, terutama mengantisipasi pergerakan Hiromu Tanaka,” ujar Park dalam sesi jumpa pers jelang laga.
Modal Kepercayaan Diri Persik
Meski gagal meraih poin penuh saat menghadapi Persib Bandung, Park menilai permainan Persik Kediri sudah memberikan alasan untuk percaya diri. Macan Putih tercatat mengoleksi dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, serta kini menempati posisi ketujuh klasemen sementara dengan sembilan poin. Pada laga terakhir, Persik harus mengakui keunggulan Persib dengan skor tipis 0-1.
Sementara itu, PSS Sleman datang dengan modal tren positif. Super Elang Jawa baru saja menahan imbang Persebaya Surabaya 2-2, lalu menang telak 3-0 atas PSM Makassar di laga kandang terakhir. Namun posisi mereka belum aman karena masih berkutat di papan bawah, tepatnya peringkat 15 dengan torehan empat poin.
Kubu tamu juga kehilangan beberapa pemain andalan, salah satunya Moussa Bagayoko yang harus menepi sekitar satu bulan akibat cedera lutut. Kondisi ini tentu menjadi pukulan bagi PSS Sleman yang tengah berupaya keluar dari zona rawan.
Prediksi Susunan Pemain
Persik Kediri diperkirakan menurunkan Andhika Ramadhani di bawah mistar, dengan trio Kiko Carneiro, Marcelo Djalo, dan Park Jun-heong mengisi lini belakang. Althaf Indie, Imanol Garcia, Bayu Otto, dan Zanadin Fariz mengisi lini tengah, sementara Ernesto Gomez, Jose Enrique, dan Eduardo Barbosa menjadi trisula di lini depan.
Di kubu PSS Sleman, Pedro Caracoci diprediksi mengawal gawang. Cloudio Mutzi, Christophe Nduwarugira, Cleberson, dan Kevin Gomes mengisi barisan pertahanan. Hiromu Tanaka, Dominikus Dion, dan Kim Jeffrey Kurniawan mengisi lini tengah, dengan Melvyn Lorenzen, Gustavo Tocantins, dan Riko Simanjuntak sebagai ujung tombak serangan.
Duel Sengit di Brawijaya
Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung sengit. Persik ingin memanfaatkan status tuan rumah untuk kembali ke jalur kemenangan, sementara PSS Sleman berambisi melanjutkan momentum positif demi menjauh dari tekanan di papan bawah. Psywar Park Jun-heong menambah bumbu menarik dalam duel ini, terutama setelah golnya yang dianulir masih menyisakan rasa penasaran.
Bagi PSS Sleman, menjaga konsentrasi di lini belakang menjadi kunci. Jika Hiromu Tanaka mampu memanfaatkan sedikit celah, bukan tidak mungkin Super Elang Jawa memetik poin berharga di kandang Macan Putih. Sebaliknya, Persik berpeluang besar mencuri tiga poin jika Park dan rekan-rekannya mampu menyeimbangkan ambisi menyerang dengan soliditas pertahanan.
Laga ini akan menjadi ujian mental sekaligus taktik bagi kedua tim. Persik Kediri ingin membuktikan konsistensi di hadapan pendukung sendiri, sementara PSS Sleman berusaha membuktikan bahwa tren positif mereka bukan sekadar kebetulan. Kick off pukul 15.30 WIB akan menjadi penentu siapa yang layak membawa pulang senyum dari Stadion Brawijaya.
