Jonatan Christie Donasikan Bonus Rp1,5 Miliar untuk Korban Karhutla
Inforiau – 08 November 2026 | JAKARTA — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, membuat keputusan besar dengan menyumbangkan seluruh bonus medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari pemerintah, senilai Rp1,5 miliar, untuk warga terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Keputusan itu disampaikan Jojo melalui akun media sosialnya, Sabtu (7/11/2026), setelah ia melihat kondisi masyarakat di sejumlah daerah yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan.
Jonatan Christie mengaku bersyukur atas capaiannya, tetapi rasa syukur itu justru membawanya pada kepedulian sosial. “Ketika saya melihat kondisi saudara-saudara kita yang sedang terdampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, saya merasa ada sesuatu yang perlu saya lakukan,” kata Jojo.
Ia menyadari bonus Rp1,5 miliar bukan jumlah kecil. Dana itu bahkan bisa menopang perjalanan dan kebutuhan kompetisi bersama tim hampir satu tahun. Namun, Jonatan Christie menilai korban karhutla jauh lebih membutuhkan bantuan saat ini. Ada tiga hal yang menggerakkan hatinya: anak-anak yang mengalami gangguan pernapasan akibat asap, satwa liar yang kehilangan tempat tinggal, serta pemulihan area hutan yang rusak.
Kepedulian Jonatan Christie juga tampak lewat pendirian Jonatan Christie Foundation. Yayasan itu ia luncurkan sebagai ruang untuk meneruskan kebaikan dan membantu lebih banyak orang. Jojo menyebut yayasan tersebut masih berjalan sederhana, menggunakan dana pribadi, belum berbadan hukum, dan terbuka untuk bekerja sama dengan pihak lain. Menurutnya, fondasi itu lahir dari rasa syukur atas perjalanan karier yang tidak selalu mudah, termasuk bantuan keluarga pada masa awal.
Di sisi lain, Jonatan Christie baru saja meraih medali perak HYLO Open 2026 setelah kalah dua gim langsung dari Lakshya Sen, 17-21 dan 10-21, di Saarlandhalle, Jerman. Hasil itu tidak mengurangi sorotan atas aksi sosialnya. Kombinasi prestasi dan kepedulian membuat ia dipandang sebagai atlet yang tidak hanya berfokus pada karier, tetapi juga memberi dampak bagi masyarakat.
Dengan langkah ini, ia menegaskan bahwa keberhasilan di lapangan bisa menjadi jalan untuk berbagi. Donasi untuk korban karhutla dan pendirian yayasan menjadi penanda komitmennya untuk terus menyalurkan manfaat, terutama bagi mereka yang paling membutuhkan.
Editor: Apriyanto
