Rizky Ridho Ungkap Kekhawatiran Timnas Indonesia Yordania Batal Uji Coba
Inforiau – 08 November 2026 | Kata Rizky Ridho soal Timnas Indonesia Batal Main di Yordania menjadi perhatian publik sepak bola nasional. Batalnya uji coba Timnas Indonesia Yordania ini pun menjadi sorotan setelah bek timnas tersebut angkat bicara. Rizky Ridho mengungkapkan bahwa para pemain merasa khawatir jika harus bertanding di Yordania. Kekhawatiran ini muncul menjelang agenda uji coba FIFA Matchday November yang akhirnya dibatalkan. Sebagai gantinya, Timnas Indonesia akan menjalani training camp (TC) di Bali.
Rizky Ridho menjelaskan bahwa kekhawatiran pemain bukan tanpa alasan. Meski tidak merinci secara detail, ia menyebut kondisi tersebut memengaruhi kesiapan tim. ‘Kami tentu memikirkan keselamatan dan kenyamanan bersama,’ ujar Ridho dalam keterangannya. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih dan federasi.
Batalnya uji coba di Yordania membuat PSSI mengalihkan fokus ke TC di Bali. Agenda TC ini diharapkan tetap memberikan manfaat bagi skuad Garuda. Pelatih dapat memantau kondisi pemain, membangun chemistry, dan mencoba strategi baru. Bali dipilih karena fasilitasnya memadai serta kondisi cuaca yang mendukung.
Meski demikian, keputusan ini menuai beragam respons. Sebagian pengamat menilai pembatalan tersebut wajar mengingat faktor keamanan dan psikologis pemain. Namun, ada pula yang berharap agar Timnas Indonesia tetap mendapatkan lawan berkualitas untuk menguji kemampuan.
Rizky Ridho berharap para pemain bisa fokus menjalani TC di Bali. Ia optimistis timnya dapat memanfaatkan waktu persiapan dengan sebaik-baiknya. ‘Kami akan bekerja keras di TC, menjaga kondisi, dan mengikuti arahan pelatih,’ pungkasnya.
Dengan digantinya uji coba di Yordania menjadi TC di Bali, Timnas Indonesia memiliki waktu lebih untuk mematangkan persiapan. Kekhawatiran yang diungkapkan Rizky Ridho menjadi cerminan bahwa aspek mental dan keamanan pemain turut diperhitungkan. Ke depan, diharapkan ada solusi terbaik agar Timnas Indonesia tetap mendapatkan uji coba internasional yang berkualitas.
Editor: Ahmad Syafwan
