Penalti Enzo Le Fée Bawa Sunderland Tekuk Chelsea 1-0
Inforiau – 09 November 2026 | Gol penalti Enzo Le Fée pada menit ke-36 menjadi pembeda saat Sunderland mengalahkan Chelsea 1-0 di Stadium of Light dalam lanjutan Premier League, Minggu (8/11/2026). Kemenangan ini sangat berharga bagi tim asuhan Régis Le Bris, yang harus kehilangan kapten Granit Xhaka karena cedera sejak awal pertandingan.
Penalti diberikan setelah Brian Brobbey dilanggar Levi Colwill di kotak terlarang. Colwill mendapat kartu kuning, lalu Enzo Le Fée menuntaskan eksekusi dengan tenang untuk membawa Sunderland unggul. Sebelumnya, Xhaka hanya bertahan beberapa menit dan digantikan Jules Ahoka, yang tampil solid menghadapi lini tengah Chelsea berisi Moisés Caicedo, Jordan Henderson, dan Roméo Lavia.
Chelsea mendominasi penguasaan bola hingga 69 persen, tetapi kesulitan menembus pertahanan rapat Sunderland. Kiper Robin Roefs beberapa kali menyelamatkan gawang, termasuk menepis peluang Pedro Neto sebelum turun minum. Xabi Alonso merespons dengan memasukkan Estêvão, Danny Welbeck, dan Malo Gusto, namun Sunderland tetap disiplin dan mengandalkan serangan balik. Peluang Enzo Le Fée sempat digagalkan Mike Penders, begitu pula upaya Wilson Isidor.
Di akhir laga, Emmanuel Emegha membuat debut Premier League dan memancing pelanggaran di luar kotak penalti. Sunderland bertahan hingga peluit panjang, meski Welbeck sempat mendapat peluang sundulan pada masa injury time. Bagi Chelsea, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk dalam memanfaatkan penguasaan bola. Penders bahkan mempertanyakan keputusan penalti, tetapi wasit Jarred Gillett tetap pada putusannya.
Dengan tambahan tiga poin, Sunderland naik ke posisi ke-18 dan menyalip Manchester United, sementara Chelsea tertahan di peringkat kelima. Penampilan Enzo Le Fée kembali menjadi sorotan karena selain mencetak gol kemenangan, ia menjadi penghubung serangan bersama Xhaka sebelum kapten itu cedera. Kemenangan ini memberi Sunderland modal penting untuk keluar dari tekanan, sekaligus menegaskan peran Enzo Le Fée sebagai pemain kunci di lini tengah.
Editor: Sukri Mustakim
