FPL Gameweek 10: Strategi Kapten, Pilihan Raya, dan Pelajaran dari GW9
Inforiau – 09 November 2026 | Persaingan FPL Gameweek 10 memasuki fase krusial karena pekan ini menjadi jornada terakhir sebelum jeda internasional November. Setelah GW9 menghadirkan hasil tak terduga, manajer dituntut lebih cermat memilih kapten, mengatur transfer, dan memanfaatkan momentum agar tidak kehilangan posisi di liga mini.
Pada GW9, Erling Haaland kembali menjadi pilihan kapten paling aman saat Manchester City menjamu Brighton. Striker itu telah mencetak sembilan gol dan 66 poin dalam delapan pekan, dengan kepemilikan sekitar 78 persen. Cole Palmer juga layak dipertimbangkan ketika Chelsea menghadapi Manchester United, sementara Evanilson menjadi opsi spekulatif bagi pencari diferensial.
- Haaland: konsisten, mahal, tetapi efektif untuk melindungi peringkat.
- Palmer: berpotensi menyerang kelemahan lini belakang United.
- Evanilson: risiko tinggi, imbalan besar bagi manajer pemberani.
Rekap GW9 turut memberi pelajaran penting. Seorang manajer FPL yang memakai chip Free Hit hanya mengumpulkan 47 poin, nyaris rata-rata, sehingga penggunaan chip perlu mempertimbangkan fixture dan form, bukan sekadar intuisi. Prinsip serupa ditegaskan pakar FPL Holly Shand: keputusan kapten dan wildcard harus berbasis data, bukan sekadar nama besar.
Menatap GW10, perhatian beralih ke lini pertahanan Arsenal. David Raya menjadi pilihan populer di bawah mistar saat Arsenal menjamu Hull City. Kiper berharga £6,2 juta itu menjadi kiper terskor terbanyak dan rata-rata enam poin per laga. Arsenal juga mencatat clean sheet serta expected goals terbaik, membuat Raya, Gabriel, De Cuyper, dan Silva masuk radar.
Bagi manajer FPL, kunci pekan ini adalah menyeimbangkan aset aman dan diferensial. Haaland tetap kapten utama, tetapi Palmer dan Evanilson menawarkan jalur alternatif. Dengan deadline Jumat malam, keputusan transfer FPL sebaiknya final sebelum harga berubah dan opsi populer semakin mahal.
Editor: Sukri Mustakim
