Comeback Gemilang Askar Bertuah PSPS Pekanbaru Taklukkan Persiku Kudus dengan Skor 4-1 di Stadion Kaharuddin Nasution
Inforiau – 20 Oktober 2026 | Comeback Gemilang Askar Bertuah PSPS Pekanbaru Taklukkan Persiku Kudus dengan Skor 4-1 menjadi salah satu momen paling berkesan dalam lanjutan Liga Pegadaian Championship musim 2025–2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, pada Minggu (18/10/2026) sore, tuan rumah sempat tertinggal lebih dahulu sebelum akhirnya bangkit dan menutup laga dengan kemenangan telak. Kemenangan ini tidak hanya menghadirkan tiga poin penuh, tetapi juga memperlihatkan kualitas mental bertanding skuad Askar Bertuah yang mampu bangkit dari tekanan.
Laga berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. PSPS Pekanbaru langsung mengambil inisiatif serangan. Belum genap satu menit pertandingan berjalan, striker asal Brasil Antonio Gamaroni sudah memperoleh peluang emas untuk mengancam gawang Persiku Kudus. Namun, kiper M. Ridwan tampil sigap dan berhasil menggagalkan tembakan tersebut, sehingga skor tetap imbang tanpa gol.
Meski mendominasi penguasaan bola di awal, tuan rumah justru harus kebobolan lebih dulu. Pada menit ke-19, kiper PSPS, Dicky Agung, dinilai melakukan pelanggaran terhadap Mohammad Asad ketika berusaha mengamankan bola di area terlarang. Wasit Dandy Surama Torong tanpa ragu menunjuk titik putih. Victor Hugo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik, mengarahkan bola ke sisi kanan gawang yang tak mampu dijangkau Dicky Agung. Persiku Kudus unggul 1-0.
Gol tersebut tidak membuat para pemain PSPS gentar. Askar Bertuah justru meningkatkan intensitas tekanan ke pertahanan lawan. Upaya keras itu akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-43, sebuah kesalahan umpan pemain Persiku menjadi awal terciptanya gol penyeimbang. Matheus Machado memanfaatkan situasi tersebut untuk mengalirkan bola kepada Asir Aziz. Dengan penyelesaian mendatar yang terukur, Asir Aziz menaklukkan Ridwan dan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Skor tersebut bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.
Perubahan Strategi Akhyar Ilyas Mengubah Jalannya Pertandingan
Memasuki babak kedua, pelatih Akhyar Ilyas melakukan dua pergantian pemain untuk memperkuat daya serang PSPS Pekanbaru. Keputusan tersebut terbukti jitu. Tuan rumah segera meningkatkan intensitas permainan dan membuat pertahanan Persiku Kudus berada di bawah tekanan berat.
Baru dua menit setelah babak kedua dimulai, PSPS mendapatkan peluang emas. Berawal dari umpan silang yang mengarah kepada Gamaroni, kiper Ridwan sempat menepis bola. Situasi berikutnya berujung insiden di kotak penalti. Wasit meninjau kejadian melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum memutuskan memberikan penalti kepada PSPS. Gamaroni yang dipercaya sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan. Tendangannya ke sisi kiri gawang membawa PSPS berbalik memimpin 2-1 pada menit ke-47.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. PSPS semakin percaya diri menguasai permainan, sementara Persiku Kudus harus berusaha keras meredam serangan tuan rumah. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan Askar Bertuah ke area pertahanan lawan.
Tekanan PSPS kembali menghasilkan gol pada menit ke-70. Kali ini, Matheus Machado mengirimkan umpan terobosan kepada Asir Aziz. Asir bergerak melewati pemain bertahan Persiku sebelum melepaskan umpan silang ke area berbahaya. Natanael Siringoringo menyambut bola tersebut dan menuntaskannya menjadi gol ketiga PSPS. Kedudukan berubah menjadi 3-1. Keunggulan dua gol membuat tuan rumah semakin leluasa mengembangkan permainan.
Persiku Kudus berupaya mengejar ketertinggalan, tetapi PSPS tetap mampu menjaga kendali hingga memasuki penghujung laga. Comeback Gemilang Askar Bertuah PSPS Pekanbaru Taklukkan Persiku Kudus dengan Skor 4-1 pun semakin dekat menjadi kenyataan.
Gol Penutup Lengkapi Kemenangan 4-1
PSPS belum berhenti menekan meski waktu pertandingan hampir habis. Kombinasi Alfin, Aulia Ramadhan, dan Matheus Machado menghasilkan gol keempat bagi Askar Bertuah. Gol tersebut memastikan kemenangan 4-1 bagi PSPS Pekanbaru setelah sempat tertinggal pada babak pertama. Wasit akhirnya meniup peluit panjang usai tambahan waktu tujuh menit.
Kemenangan ini memperlihatkan kemampuan PSPS memanfaatkan perubahan momentum pertandingan. Setelah menyamakan kedudukan sebelum jeda, tuan rumah tampil lebih tajam pada babak kedua dan berhasil mengamankan kemenangan dengan selisih tiga gol di hadapan pendukung sendiri. Comeback Gemilang Askar Bertuah PSPS Pekanbaru Taklukkan Persiku Kudus dengan Skor 4-1 menjadi bukti bahwa mentalitas dan strategi yang tepat mampu membalikkan situasi sulit menjadi hasil gemilang.
Dengan hasil ini, PSPS Pekanbaru menegaskan posisinya sebagai tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan Liga Pegadaian Championship musim 2025–2026. Kemampuan bangkit dari ketertinggalan menjadi modal berharga bagi Askar Bertuah untuk menghadapi laga-laga berikutnya. Bagi Persiku Kudus, kekalahan ini menjadi evaluasi penting, terutama dalam menjaga konsistensi permainan sepanjang 90 menit. Sementara itu, para pendukung PSPS berharap momentum Comeback Gemilang Askar Bertuah PSPS Pekanbaru Taklukkan Persiku Kudus dengan Skor 4-1 dapat terus berlanjut dan membawa tim kesayangan mereka meraih hasil positif di setiap pertandingan.
