Al Ahli di Pusaran Drama Liga Saudi: Penundaan Laga, Persaingan Gelar, dan Bayang-Bayang Ronaldo
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Peta persaingan Liga Roshn Saudi untuk Profesional musim ini kembali memanas dengan Al Ahli menjadi salah satu klub yang paling disorot. Penundaan pertandingan Al Ahli melawan Al Khaleej menjadi sorotan utama, di tengah persaingan sengit di papan atas klasemen. Al Ahli seharusnya menjamu Al Khaleej di Stadion Al-Inma pada pekan ke-11, namun laga tersebut batal digelar sesuai jadwal. Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui pernyataan klub yang menyebutkan bahwa Liga Sepak Bola Profesional memutuskan penundaan dan jadwal baru akan ditentukan kemudian.
Meski Al Ahli tidak merinci alasan penundaan, laporan jurnalis Saudi Sami Al-Qadhi mengungkap bahwa kondisi penerbangan menjadi penyebabnya. Al Khaleej dilaporkan tidak dapat meninggalkan Bandara Dammam untuk menuju Jeddah. Ia mengisyaratkan pertandingan kemungkinan besar digelar keesokan harinya di Stadion Kota Olahraga Pangeran Abdullah Al-Faisal, sementara laga Al Ittihad melawan Al Diriyah tetap di Stadion Al-Inma. Jika skenario itu terwujud, maka dalam satu pekan akan tersaji empat pertandingan klub besar, termasuk Al Nassr melawan Al Faisaly dan Al Hilal menghadapi Al Qadsiah.
Di sisi lain, persaingan individu di Liga Saudi juga tak kalah menarik. Cristiano Ronaldo kembali mencetak gol saat Al Nassr menang 3-1 atas Al Faisaly. Gol tersebut membawa sang bintang Portugal masuk ke 10 besar daftar pencetak gol terbanyak Liga Saudi dengan koleksi lima gol dari sembilan laga. Meski begitu, ia masih tertinggal jauh dari pemimpin top skor, Ivan Toney dari Al Ahli, yang telah mengoleksi 11 gol dalam delapan pertandingan. Jarak itu tentu masih bisa dikejar oleh striker sekelas Ronaldo, apalagi musim masih panjang.
Gol Ronaldo itu juga menambah catatan kariernya menjadi 982 gol, hanya 18 gol lagi menuju angka 1.000. Kemenangan atas Al Faisaly mengangkat Al Nassr ke 25 poin, menyamai pemuncak klasemen Al Qadsiah yang akan menghadapi Al Hilal. Hasil laga tersebut berpotensi mengubah peta persaingan gelar. Ronaldo kini menjadi salah satu dari delapan pemain dengan lima gol, sementara Toney, Youssef En-Nesyri, dan Mateo Retegui menjadi satu-satunya pemain yang melampaui angka tersebut.
Menariknya, Al Ahli juga memiliki agenda penting di level usia muda. Tim U-21 Al Ahli dijadwalkan menghadapi Damac U-21 dalam lanjutan pekan kedelapan Liga Joy Elite U-21. Laga tersebut menjadi bagian dari rangkaian pertandingan seru yang mempertemukan tim-tim papan atas, termasuk Al Hilal U-21 melawan Al Fateh U-21 dan Al Nassr U-21 menghadapi Al Qadisiyah U-21. Kompetisi junior ini menjadi barometer pembinaan talenta muda klub-klub besar Saudi, termasuk Al Ahli yang terus berupaya menjaga kualitas akademinya.
Selain itu, Al Ahli juga sempat mencuri perhatian melalui torehan Toney di Liga Saudi. Performa tajam penyerang asal Inggris itu menjadi ancaman nyata bagi para pesaing, termasuk Ronaldo. Dengan lebih dari dua pertiga musim tersisa, perburuan Sepatu Emas masih sangat terbuka. Al Ahli pun diuntungkan dengan konsistensi Toney yang mampu mencetak gol hampir di setiap laga.
Di kancah kontinental, nama Al Ahli juga bergema melalui Al Ittihad Ahli of Aleppo dari Suriah yang meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Paro FC di AFC Challenge League. Gol telat Mohammad Rihanieh memastikan tiga poin bagi tim asal Aleppo tersebut. Sementara itu, di Liga Pro Uni Emirat Arab, Shabab Al Ahli Dubai memiliki catatan pertemuan menarik dengan Al Ain. Dari 48 pertemuan sejak 2011 hingga 2026, Al Ain menang 19 kali, Shabab Al Ahli menang 15 kali, dan 14 laga berakhir imbang.
Kembali ke Liga Saudi, penundaan laga Al Ahli versus Al Khaleej menjadi pengingat bahwa faktor non-teknis seperti logistik dan cuaca bisa memengaruhi jalannya kompetisi. Al Ahli tentu berharap jadwal baru segera ditetapkan agar ritme tim tidak terganggu. Dengan Toney yang sedang on fire dan persaingan gelar yang ketat, setiap poin sangat berharga bagi Al Ahli. Kini publik sepak bola Saudi menantikan kepastian jadwal dan kelanjutan drama di papan atas.
Secara keseluruhan, dinamika Liga Saudi musim ini menunjukkan bahwa Al Ahli bukan sekadar klub peserta, melainkan salah satu penentu arah persaingan. Mulai dari penundaan laga, performa Toney, hingga persaingan dengan Al Nassr dan Al Hilal, semuanya saling terkait. Al Ahli berada di jantung kompetisi yang semakin kompetitif, dan keputusan-keputusan di luar lapangan pun bisa berdampak besar pada perjalanan mereka meraih gelar.
