Warriors Kecolongan di Kandang Sendiri: Grizzlies Bangkit dan Menang 111-108 di Laga Dramatis
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Pertandingan warriors vs grizzlies di Chase Center, San Francisco, berakhir dengan kejutan besar. Golden State Warriors yang sudah unggul 12 poin dengan waktu tersisa 3 menit 47 detik harus menelan kekalahan pahit 108-111 dari Memphis Grizzlies pada laga kandang pertama mereka musim ini. Kekalahan ini menjadi salah satu momen paling menyesakkan bagi para penggemar tuan rumah yang sudah bersiap merayakan kemenangan.
Duel warriors vs grizzlies sebenarnya berjalan sesuai harapan publik tuan rumah sepanjang tiga kuarter. Golden State tampil solid, terutama di babak kedua, dengan Brandin Podziemski mencetak 18 poin termasuk tembakan tiga angka yang membawa mereka unggul di akhir kuarter ketiga. Warriors memasuki kuarter keempat dengan keunggulan 90-84 dan sempat memperlebar jarak setelah De’Anthony Melton mencetak tembakan tiga angka pada menit ke-3:47 yang membuat kedudukan menjadi 106-94.
Namun, bencana kemudian datang. Setelah tembakan Melton tersebut, Warriors gagal mencetak satu pun tembakan lapangan hingga peluit akhir. Catatan resmi menunjukkan rangkaian kegagalan yang nyaris sempurna: Draymond Green melewatkan layup, Stephen Curry gagal dari jarak tiga angka, Yaxel Lendeborg melewatkan layup, Podziemski gagal dua kali dari luar garis dan melakukan satu turnover, Curry kembali gagal pada layup dan dua percobaan tripoinnya, hingga Green terkena pelanggaran moving screen di momen krusial.
Di sisi lain, Grizzlies memanfaatkan setiap celah dengan brutal. Cameron Boozer menjadi pahlawan dengan tembakan jumper penentu keunggulan 20 detik sebelum akhir, menutup penampilannya dengan 25 poin dan 13 rebound. Ty Jerome, yang baru saja mencatat rekor karier 45 poin pada laga pembuka melawan Utah, kembali bersinar dengan 28 poin, termasuk tripoin pada menit ke-1:24 yang memangkas jarak menjadi 106-105. Jaylen Wells menyamakan kedudukan 106-106 lewat tembakan bebas, sebelum Boozer memastikan kemenangan dramatis tersebut.
Kekalahan ini membuat warriors vs grizzlies menjadi sorotan karena mengubur penampilan impresif dua pemain muda terbaik Golden State. Stephen Curry menyelesaikan laga dengan 24 poin, sementara rookie Yaxel Lendeborg tampil luar biasa pada debut kandangnya dengan 18 poin, 13 rebound, dan enam asisten. Sayangnya, semua itu sirna di hadapan 17-0 run yang diraih Memphis pada fase akhir pertandingan.
Pelatih Steve Kerr mengakui timnya gagal menuntaskan laga dengan baik. “Anda harus bisa menutup pertandingan di liga ini, dan kami tidak melakukannya. Tujuh atau delapan hal harus terjadi, dan kami hanya perlu mencetak satu tembakan,” ujarnya. Senada dengan itu, Curry menyebut kekalahan ini sebagai pil pahit. “Hampir semua hal berjalan salah, dan ini sulit diterima mengingat kami bermain cukup solid, terutama di babak kedua,” kata Curry.
Laga warriors vs grizzlies juga diwarnai tensi tinggi dengan dua kali double-technical. Insiden pertama terjadi antara pemain besar Grizzlies, Isaiah Stewart, dan Draymond Green pada 3:51 sebelum jeda. Lendeborg kemudian menerima technical foul keduanya dalam dua pertandingan karier setelah terlibat double-technical dengan Jerome pada menit ke-9:45 kuarter ketiga. Keributan kecil ini menambah panas atmosfer pertandingan yang sejak awal memang berjalan sengit.
Bagi Grizzlies, kemenangan ini menjadi bukti mentalitas bangkit yang mengesankan. Mampu mencetak 17 poin tanpa balasan dalam waktu kurang dari empat menit melawan tim sekaliber Warriors menunjukkan kematangan skuad muda asuhan pelatih mereka. Boozer, Jerome, dan Wells tampil sebagai trio penentu di momen-momen paling krusial, sementara pertahanan Zach Edey yang memblok tembakan Curry turut menjadi titik balik momentum.
Dengan hasil ini, warriors vs grizzlies menjadi pengingat keras bagi Golden State bahwa keunggulan besar tidak berarti apa-apa tanpa eksekusi di akhir pertandingan. Warriors harus segera berbenah, terutama dalam hal pengambilan keputusan dan akurasi tembakan pada menit-menit penutup, jika tidak ingin momen seperti ini terulang sepanjang musim. Sementara itu, Memphis membuktikan diri sebagai tim yang patut diperhitungkan, dengan keberanian dan ketenangan di bawah tekanan yang menjadi modal berharga menghadapi kompetisi panjang musim ini.
