Lakers vs Clippers: Reaves Bersinar, Doncic Terpuruk, Lakers Menang Dramatis 125-117
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Duel lakers vs clippers kembali tersaji di Crypto.com Arena pada Jumat malam waktu setempat, dan hasilnya menjadi malam yang tak terlupakan bagi Austin Reaves. Guard Los Angeles Lakers itu tampil gemilang dengan 28 poin serta sembilan assist, membawa timnya menaklukkan rival sekota, Los Angeles Clippers, dengan skor 125-117. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Lakers yang kini mengantongi dua kemenangan beruntun di awal musim.
Menariknya, laga lakers vs clippers kali ini justru diwarnai performa mengecewakan Luka Doncic. Bintang Slovenia itu memang mencetak 23 poin, tetapi ia mencatatkan rekor turnover terburuk sepanjang kariernya dengan 11 kali kehilangan bola. Dalam kondisi sang superstar sedang tidak dalam performa terbaik, Reaves tampil sebagai penyelamat. Ia mencetak 28 poin dengan akurasi tembakan mengesankan, 10 dari 13 percobaan dari lapangan, plus sembilan assist yang membuat serangan Lakers tetap hidup.
Penampilan Reaves tersebut seolah menjawab keraguan publik terhadap kontrak maksimal yang ia terima pada musim panas lalu. Banyak pihak sempat mempertanyakan apakah nilainya sepadan, namun malam ini ia membuktikan bahwa dirinya layak menjadi bintang kedua yang mendampingi Doncic. Meski begitu, Reaves juga tak lepas dari kesalahan, dengan enam turnover yang tercatat atas namanya.
Di sisi lain, Walker Kessler menjadi sosok penting di bawah ring. Center setinggi 7 kaki 2 inci itu menambahkan 22 poin dan enam blok, sekaligus mencatat rekor pribadi dengan mencetak minimal 20 poin dalam dua pertandingan beruntun untuk pertama kalinya dalam lima musim kariernya di NBA. Kessler sempat gagal pada percobaan pertamanya di laga ini setelah sebelumnya tampil sempurna 12 dari 12 pada debutnya melawan Golden State, namun ia langsung bangkit dengan memasukkan delapan tembakan berikutnya.
Lakers tampil dengan serangan yang merata. Enam pemain mencetak minimal 13 poin, termasuk Ziaire Williams yang menyumbang 14 poin. Rui Hachimura, yang kembali ke Crypto.com Arena untuk pertama kalinya setelah 3,5 musim membela Lakers, mencatat 16 poin dan enam rebound untuk Clippers. Sementara Collin Sexton akhirnya menjalani debutnya setelah sempat dibekap cedera betis kanan, meski penampilannya belum maksimal dengan tiga steal dalam 16 menit. Lakers juga harus kehilangan Jake LaRavia akibat cedera pergelangan kaki kanan.
Dari kubu Clippers, Darius Garland tampil menjanjikan dengan 26 poin dan enam assist. Brook Lopez, center cadangan berusia 38 tahun, menyumbang 15 dari total 22 poinnya di paruh pertama. Namun, 26 turnover yang dilakukan Clippers menjadi bumerang yang sulit ditutupi. Keunggulan Lakers yang sempat melebar di paruh kedua sempat menyusut hingga enam poin di akhir pertandingan, tetapi Reaves dan Kessler tampil tenang untuk mengunci kemenangan. Ini menjadi kemenangan kesembilan Lakers dalam 13 pertemuan terakhir melawan rival sekotanya.
Laga lakers vs clippers ini juga menjadi cermin dinamika kedua tim. Clippers tengah berada dalam fase pembangunan ulang setelah kehilangan Kawhi Leonard, James Harden, dan Ivica Zubac. Situasi mereka diperberat oleh sanksi berat akibat investigasi manipulasi batas gaji yang melibatkan Leonard, termasuk pencabutan lima pick putaran pertama (2029-2033), denda 30 juta dolar AS, dan skorsing satu tahun bagi pemilik Steve Ballmer. Rivalitas yang dulu dijuluki Hallway Series kini dianggap banyak pengamat telah berubah menjadi Freeway Snore, terutama setelah Ballmer memindahkan tim ke Intuit Dome yang berjarak 11 mil dari markas Lakers.
Meski demikian, bagi Lakers, kemenangan dalam lakers vs clippers ini tetap berarti besar. Dengan rekor 2-0, skuad asuhan pelatih ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Kombinasi Doncic, Reaves, dan Kessler menjadi fondasi yang menjanjikan untuk musim panjang di kompetisi NBA.
Secara keseluruhan, duel lakers vs clippers malam itu membuktikan bahwa keseimbangan tim menjadi kunci. Ketika Doncic tampil di bawah standar, Reaves dan Kessler mengambil alih tanggung jawab. Bagi Clippers, hasil ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang pembangunan ulang masih menanti. Sementara bagi Lakers, kemenangan ini menjadi sinyal bahwa ambisi mereka untuk bersaing di papan atas musim ini bukanlah isapan jempol belaka.
