Wizards vs Raptors: Barnes Bersinar, Toronto Gasak Washington 112-102 di Laga Penuh Pelanggaran
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Laga wizards vs raptors di Capital One Arena, Washington, Jumat malam waktu setempat, berakhir dengan kemenangan Toronto Raptors 112-102 atas Washington Wizards. Kemenangan ini membawa Raptors ke rekor 2-0 di awal musim NBA, sekaligus menegaskan kualitas pertahanan agresif yang menjadi ciri khas tim asuhan Toronto musim ini. Meski sempat menghadapi tekanan, duel wizards vs raptors kali ini memperlihatkan dominasi Toronto di area terlarang dan ketangguhan mereka menghadapi situasi sulit.
Scottie Barnes menjadi bintang utama dengan torehan 28 poin dan 14 rebound. Ia menghukum pertahanan Washington di bawah ring maupun dari jarak menengah, memanfaatkan keunggulan fisiknya untuk terus menekan lawan. Dukungan datang dari RJ Barrett yang menambahkan 23 poin dan sembilan rebound, sementara Kawhi Leonard tampil tenang namun krusial dengan 16 poin dan sembilan rebound. Leonard baru benar-benar bersinar di menit-menit akhir, ketika ia menutup kemenangan lewat sebuah tembakan, sebuah steal, dan tembakan lagi yang membuat Raptors menjauh dari jangkauan. Immanuel Quickley melengkapi kontribusi dengan 12 poin.
Pertahanan Agresif dan Rekor Turnover
Kunci kemenangan Raptors dalam pertemuan wizards vs raptors ini adalah pertahanan yang memaksa Washington melakukan banyak kesalahan. Toronto memaksa lawan kehilangan bola hingga 23 kali, setelah pada laga pembuka musim melawan Chicago mereka juga memaksa 27 turnover. Agresivitas di lini pertahanan ini membuat Raptors unggul jauh dalam perolehan poin dari dalam paint, yaitu 52-32, serta mendominasi rebound ofensif dengan skor 18-6.
Namun, kemenangan ini tidak datang tanpa cela. Raptors tercatat melakukan 31 pelanggaran, sebuah angka yang membuat Washington tetap bertahan dan sempat memperkecil ketertinggalan. Meski demikian, keunggulan kualitas pemain dan kedalaman skuad Toronto terbukti terlalu besar untuk ditandingi tuan rumah pada malam itu.
Anthony Davis Meredup, Trae Young Berjuang Sendiri
Di kubu Wizards, Anthony Davis menjalani malam yang buruk. Pada laga keduanya bersama Washington, ia hanya mencetak sembilan poin dengan tembakan 3 dari 12 dan empat turnover. Padahal, pada laga debutnya Rabu lalu, Davis tampil gemilang dengan 34 poin. Raptors berhasil menetralisir pemain bertinggi tujuh kaki tersebut, memaksa Washington bermain tanpa salah satu senjata utamanya.
Trae Young menjadi motor serangan Wizards dengan 22 poin dan 12 asis. Meski persentase tembakannya kurang efisien, yaitu 5 dari 15 dari lapangan, ia tetap menjadi satu-satunya penggerak yang konsisten. Sebanyak delapan dari 22 poinnya lahir dari lemparan bebas. Tre Johnson menambahkan 20 poin, sementara Bilal Coulibaly dan Jamison Battle sempat memberi harapan lewat beberapa aksi penting. Sayangnya, minimnya kontribusi pemain lain, termasuk Khris Middleton yang hanya mencetak satu tembakan dalam 16 menit, membuat Wizards sulit mengejar.
Jalannya Pertandingan
Toronto memulai laga dengan sangat baik. Barrett dan Leonard membuka skor lewat tembakan tiga angka, lalu steal dan dunk Collin Murray-Boyles memperlebar keunggulan menjadi 22-11 dan menuntaskan laju 12-3. Memasuki kuarter kedua, Barrett dan Allen Graves menambah dua keranjang pertama untuk membawa Raptors unggul 38-21. Washington sempat tertinggal 17 poin sebelum perlahan bangkit.
Pada kuarter ketiga, Wizards akhirnya mendekat. Layup Coulibaly membuat skor menjadi 64-61, dan rentetan 9-0 membawa mereka hanya terpaut satu poin. Tembakan tiga angka Battle menutup kuarter ketiga dengan skor 81-77. Namun, pada kuarter keempat, Toronto kembali mengendalikan permainan dan menjaga jarak beberapa penguasaan bola hingga peluit akhir. Sepanjang pertandingan, Washington memang tertinggal, dan meski sempat memberi ancaman, mereka tidak pernah benar-benar menyamakan kedudukan.
Duel wizards vs raptors ini juga menjadi gambaran jelas tentang perbedaan level kedua tim. Wizards, yang musim lalu sempat tampil menjanjikan di laga pembuka, masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama soal kebutuhan akan point guard pelapis untuk meringankan beban Trae Young. Sementara itu, Raptors menunjukkan bahwa kombinasi pertahanan ketat, kekuatan rebound, dan kualitas individu para pemain inti menjadikan mereka kandidat serius di wilayah Timur.
Dengan hasil ini, Raptors menjaga rekor sempurna mereka, sedangkan Wizards harus menerima kekalahan pertama musim ini. Bagi Toronto, konsistensi pertahanan dan kemampuan mengatasi tekanan akan menjadi modal penting menghadapi jadwal padat berikutnya. Bagi Washington, evaluasi menyeluruh atas rotasi dan efektivitas pemain pelapis menjadi prioritas jika ingin kembali ke jalur kemenangan. Laga wizards vs raptors kali ini menegaskan bahwa selisih kualitas masih nyata, dan Raptors tampaknya siap melangkah lebih jauh musim ini.
