Spurs vs Rockets Berakhir Dramatis: Blok Thompson di Detik Terakhir Gagalkan Kebangkitan Wembanyama
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Laga spurs vs rockets di Moody Center, Austin, Texas, pada Jumat malam waktu setempat berakhir dengan drama yang membuat jantung penonton berdebar hingga detik terakhir. Houston Rockets menahan gempuran San Antonio Spurs dan menang tipis 114-110, berkat blok krusial Amen Thompson atas upaya layup Victor Wembanyama yang seandainya masuk akan menyamakan kedudukan dengan sisa waktu kurang dari satu detik. Kemenangan ini membawa Rockets membuka musim dengan dua kemenangan beruntun, sementara Spurs masih tertahan tanpa kemenangan dari dua pertandingan.
Pertandingan spurs vs rockets kali ini bukan sekadar laga pembuka musim biasa. Moody Center menjadi saksi pertemuan dua tim yang sama-sama berambisi tampil jauh di musim 2026-27. Sepanjang 48 menit, pertandingan berlangsung sengit dengan 14 kali pergantian keunggulan dan 11 kali skor imbang. Rockets sempat memimpin hingga 11 poin di awal kuarter kedua, tetapi Spurs terus merangsek dan beberapa kali merebut kembali keunggulan, meski tidak pernah lebih dari satu poin.
Blok Penentu Thompson
Momen paling menentukan terjadi di detik-detik akhir. Wembanyama, pemain setinggi 7 kaki 4 inci atau sekitar 2,24 meter, menerima bola di area terlarang dan mencoba melepaskan layup penyama kedudukan. Namun Thompson yang bertinggi 6 kaki 7 inci atau sekitar 2,01 meter berhasil menghalau bola tepat sebelum bel berbunyi. Fred VanVleet kemudian menambahkan dua tembakan bebas untuk mengunci skor akhir 114-110.
Sebelum blok tersebut, Wembanyama sempat mencetak tembakan tiga angka panjang dengan papan yang seolah menjadi penentu, tetapi angka itu dianulir karena pelatih Spurs, Mitch Johnson, telah meminta timeout dengan sisa lima detik sebelum bola dilepaskan. Keputusan taktis itu justru membuka jalan bagi Rockets untuk menutup laga.
Durant Pulang Kampung, Sengun Jadi Motor Serangan
Laga spurs vs rockets ini juga menjadi momen emosional bagi Kevin Durant. Mantan bintang Universitas Texas yang dinobatkan sebagai pemain terbaik nasional tingkat kampus pada 2006-07 itu kembali ke Austin dan disambut sebagian penonton layaknya pulang kampung. Durant menutup pertandingan dengan 20 poin, tujuh rebound, dan enam asisten, termasuk tembakan tiga angka krusial saat sisa waktu 1 menit 34 detik.
Di kubu Rockets, Alperen Sengun tampil dominan dengan 29 poin, delapan di antaranya dicetak beruntun di kuarter keempat. Pemain bertinggi 6 kaki 11 inci dan berbobot 243 pon itu memaksakan jalan masuk ke area terlarang untuk menciptakan layup dan tembakan bebas. Thompson menambahkan 20 poin dan 10 rebound, sementara Wembanyama menutup laga dengan 25 poin dan 13 rebound.
Spurs mendapat kontribusi berarti dari Dylan Harper yang mencetak 20 poin, termasuk dunk menerobos pertahanan yang memperkecil jarak menjadi dua angka dengan sisa 46 detik. VanVleet menyamakan kedudukan menjadi 59-59 lewat tembakan tiga angka panjang tepat sebelum buzzer turun minum. Sebelum itu, Spurs sempat mencetak sembilan poin dalam tiga penguasaan bola berkat permainan tiga angka Wembanyama, tembakan sudut Julian Champagnie, serta dunk Wembanyama dari umpan Stephon Castle yang disertai pelanggaran.
Antusiasme Fans di Sepanjang Koridor I-35
Gelaran spurs vs rockets di Austin merupakan bagian dari inisiatif Spurs memperluas jangkauan pasar di koridor Interstate 35. Sejak musim 2022-23, Spurs telah memainkan sembilan pertandingan di kota ini, dengan dua laga tambahan dijadwalkan pada Februari mendatang. Sepanjang pekan, klub menggelar berbagai kegiatan komunitas, culminating dengan pesta pramusim di Scholz Garten yang dihadiri penggemar dari berbagai penjuru Texas.
Seorang penggemar, Ricardo Gerarde, mengaku rela menempuh perjalanan dari Texas Utara demi tradisi tahunan ini. Penggemar lain, Chelly Bell, menegaskan kesetiaannya meski tim kesayangannya menelan kekalahan di laga pembuka melawan Oklahoma City Thunder. Bahkan ada pendukung yang datang mengenakan pakaian biarawati, meniru sosok “Spurs Nuns” yang menjadi ikon di setiap pertandingan.
Jalan Masih Panjang bagi Kedua Tim
Bagi Rockets, hasil ini menjadi modal berharga menghadapi musim panjang. Durant menyebut Spurs sebagai tim berkualitas juara yang musim lalu tampil di final wilayah Barat, sehingga kemenangan ini menjadi ujian awal yang penting. Meski demikian, ia menegaskan timnya tidak akan berpuas diri dan akan mempelajari rekaman pertandingan untuk terus berkembang.
Sebaliknya, Spurs harus segera bangkit dari dua kekalahan beruntun. Kekalahan dramatis dalam laga spurs vs rockets ini menunjukkan bahwa tim asuhan Mitch Johnson memiliki daya juang tinggi, tetapi masih perlu memperbaiki eksekusi di momen-momen krusial. Dengan kualitas Wembanyama, Fox, dan Harper, Spurs berpeluang besar bangkit di pertandingan berikutnya. Laga spurs vs rockets di Austin pun menjadi pengingat bahwa di NBA, satu blok di detik terakhir bisa menentukan segalanya.
