Real Madrid Super League: Tuntutan Rp1,55 Triliun ke Enam Klub Premier League Mencuat Jelang El Clasico
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Isu Real Madrid Super League kembali menghangat di tengah persiapan El Clasico melawan Barcelona. Real Madrid dikabarkan menuntut enam klub Premier League—Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur—untuk turut menanggung biaya proyek Liga Super Eropa yang gagal terwujud pada 2021. Nilai tuntutan yang beredar diperkirakan mencapai 80 juta euro atau sekitar Rp1,55 triliun. Langkah ini menegaskan bahwa Real Madrid Super League masih menjadi babak panjang yang belum selesai, bahkan ketika klub fokus pada pertandingan besar akhir pekan.
Konfirmasi kepada Reuters menyebutkan bahwa keenam klub Inggris tersebut diminta berkontribusi terhadap biaya pendirian kompetisi yang selama ini ditanggung Real Madrid, Barcelona, dan Juventus. Padahal, sembilan dari dua belas klub pendiri telah mengundurkan diri hanya tiga hari setelah kompetisi diluncurkan akibat gelombang penolakan dari berbagai pihak. Belum jelas apakah perjanjian pemegang saham European Super League Company secara tegas mengatur kewajiban setiap klub menanggung biaya pendirian. Tottenham menolak berkomentar, sementara lima klub lainnya belum menanggapi permintaan konfirmasi.
Setelah kegagalan proyek, Juventus memilih mundur dan Barcelona resmi mengundurkan diri pada Februari, sehingga Real Madrid menjadi satu-satunya klub pendiri yang masih bertahan. Pada 11 Februari, Real Madrid, UEFA, dan sejumlah klub Eropa mengumumkan kesepakatan prinsip untuk menyelesaikan perselisihan hukum terkait Liga Super Eropa. Meski begitu, urusan biaya dan tanggung jawab antar klub tampaknya masih menyisakan friksi yang belum tuntas.
Di sisi lain, perhatian dunia sepak bola pekan ini tertuju pada El Clasico di Spotify Camp Nou. Laga yang dijadwalkan Senin dini hari WIB itu menjadi panggung bagi tujuh pemain nominasi Ballon d’Or 2026. Barcelona diwakili Pau Cubarsi, Rodri, dan Lamine Yamal, sedangkan Real Madrid memiliki Marc Cucurella, Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior. Vinicius absen karena skorsing, sehingga duel antar kandidat tetap tersaji dengan komposisi tiga lawan tiga.
Rodri, yang baru kembali ke sepak bola Spanyol usai meraih banyak gelar bersama Manchester City, menyebut El Clasico sebagai panggung terbesar bagi pesepakbola profesional. Ia memperingatkan rekan setimnya agar mewaspadai aroma balas dendam dari Real Madrid. Menurutnya, catatan buruk Madrid dalam beberapa El Clasico terakhir justru membuat lawan jauh lebih berbahaya.
“Saya pikir mereka telah memenangkan satu dari enam atau tujuh El Clasico terakhir, jadi mereka akan sangat ingin membalas dendam,” kata Rodri dalam laporan Marca. Ia juga menilai Jose Mourinho sebagai pelatih berkepribadian kuat yang selalu meningkatkan daya saing timnya, sehingga Barcelona memperkirakan lawan akan bermain fisik dan sangat terorganisasi.
Barcelona datang dengan modal kurang menggembirakan usai hasil mengecewakan melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions. Namun, Rodri menegaskan ruang ganti tidak goyah dan ambisi di kompetisi domestik tetap menjadi prioritas. Kemampuan bangkit dari kekalahan disebutnya sebagai ciri juara.
Di kubu Barcelona, bek muda Xavi Espart menjadi sorotan. Mantan pelatih La Masia, Pau Moral, meyakini Espart memiliki pemahaman taktis untuk meredam winger Real Madrid, Yan Diomande. Espart diperkirakan tetap menjadi starter di sisi kanan, sementara Joao Cancelo mengisi sisi seberangnya, menyusul kondisi Jules Kounde yang diragukan tampil akibat keseleo pergelangan kaki.
“Saya rasa dia tidak akan kesulitan bertahan menghadapi Diomande; dia pemain yang sangat cerdas. Kita juga harus siap jika suatu saat dia melakukan kesalahan,” ujar Moral kepada Cadena SER. Ia mengingatkan suporter agar tidak menuntut kesempurnaan dari pemain muda yang masih berkembang.
Real Madrid sendiri kehilangan Vinicius Junior akibat skorsing, serta Rodrygo dan Raul Asencio yang cedera. Diomande diperkirakan menjadi starter di sayap, sementara Federico Valverde mengisi posisi bek kanan dan Bernardo Silva bergeser ke tengah. Mourinho disebut tengah menyiapkan kejutan taktik, dengan Eduardo Camavinga berpotensi menjadi kunci meredam dominasi Barcelona.
Ketegangan di lapangan dan di luar lapangan seolah saling melengkapi. Isu Real Madrid Super League menunjukkan bahwa ambisi klub untuk mengubah peta sepak bola Eropa belum sepenuhnya padam. Tuntutan biaya kepada enam klub Premier League menjadi pengingat bahwa proyek kontroversial itu meninggalkan jejak panjang, bahkan ketika Real Madrid Super League sudah dinyatakan gagal secara kompetisi.
Bagi Real Madrid, fokus utama tetap merebut tiga poin di Camp Nou untuk memutus tren buruk melawan Barcelona. Namun, bayang-bayang Real Madrid Super League dipastikan akan terus mewarnai pemberitaan sepanjang musim, terutama jika proses hukum dan negosiasi biaya berlanjut.
Editor: Apriyanto
