Raymond Indra Cs Melaju Dramatis ke Semifinal French Open 2026, Tantangan Malaysia Menanti
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, terus menunjukkan taringnya di pentas BWF World Tour Super 750 French Open 2026. Setelah melewati babak 16 besar dengan penuh drama, Raymond Indra dan pasangannya kembali menorehkan kemenangan penting atas wakil China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, di perempat final yang digelar di Arena Grand Paris, Prancis, Jumat (23/10/2026). Kemenangan dua gim langsung dengan skor 23-21 dan 21-18 itu memastikan langkah mereka ke babak empat besar.
Pertandingan yang berlangsung selama 37 menit tersebut berjalan jauh dari kata mudah. Hu/Lin memberikan perlawanan sengit, terutama lewat pola no lob yang rapi sehingga menyulitkan Raymond Indra dan Joaquin mengembangkan permainan. Meski demikian, ketenangan di poin-poin krusial menjadi kunci utama keberhasilan mereka mengunci tiket semifinal.
Ketenangan di Poin Krusial Jadi Pembeda
Joaquin mengakui bahwa laga melawan Hu/Lin terasa sangat panjang. Menurutnya, kedua gim berjalan ramai dengan pertukaran poin yang ketat. Bahkan, pada gim pertama, Raymond Indra/Joaquin sempat tertinggal 18-20 sebelum akhirnya bangkit dan membalikkan keadaan.
“Saya rasa pertandingan hari ini benar-benar luar biasa, lawan bermain dengan sangat baik, no lob-nya rapi sekali,” ujar Joaquin. “Baik gim pertama maupun kedua pun ramai terus poinnya. Untungnya kami di terakhir-terakhir bisa lebih fokus mencari satu demi satu poin.”
Lebih lanjut, Joaquin menjelaskan bahwa setelah tertinggal 18-20, ia dan Raymond Indra berusaha lebih tenang dan percaya diri. Ia memilih fokus menutup aliran bola lawan dari depan, dan strategi tersebut terbukti berhasil membalikkan skor. Memasuki gim kedua, permainan mereka dinilai sudah jauh lebih nyaman.
Raymond Belum Puas, Siap Evaluasi Diri
Berbeda dengan Joaquin, Raymond Indra justru mengaku belum puas dengan penampilannya meski berhasil memenangkan pertandingan. Ia menilai masih banyak kesalahan sendiri yang terjadi sepanjang laga sehingga perlu dievaluasi sebelum tampil di babak semifinal.
“Beruntung masih bisa menang,” kata Raymond Indra singkat. Pernyataan tersebut mencerminkan sikap kritisnya terhadap performa tim, sekaligus menunjukkan tekad untuk tampil lebih baik di laga berikutnya.
Sebelum melangkah ke perempat final, Raymond Indra/Joaquin terlebih dahulu menumbangkan ganda tangguh China lainnya, Chen Bo Yang/Liu Yi, di babak 16 besar, Kamis (22/10/2026). Ketika itu, mereka menang dua gim langsung dengan skor ketat 24-22 dan 22-20. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi pasangan muda Indonesia ini.
Antisipasi Pola Permainan Lawan
Pada laga 16 besar, Raymond Indra mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan menaklukkan duet China terletak pada kejelian mengantisipasi pola bertahan lawan sejak awal. Menurutnya, tim sudah memperkirakan bahwa lawan akan bermain dengan pola defense balik serang dan terus mengangkat bola.
Sementara itu, Joaquin merasa performanya semakin berkembang dari pertandingan ke pertandingan. Ia mengaku lebih menikmati jalannya laga dan bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan tanpa mengalami cedera.
Tantangan Malaysia di Semifinal
Di babak semifinal yang dijadwalkan Sabtu (24/10/2026), Raymond Indra/Joaquin akan menghadapi pasangan Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee. Laga ini diprediksi kembali menyajikan pertarungan sengit mengingat kualitas lawan yang juga sedang dalam performa terbaik.
Menghadapi laga tersebut, Raymond Indra menyatakan bahwa timnya akan memulihkan kondisi terlebih dahulu sebelum kembali berlatih, terutama jika mendapat jadwal pertandingan pada sore hari. Sesi latihan nantinya akan dimanfaatkan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan dari pertandingan sebelumnya.
Perjalanan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin di French Open 2026 menjadi salah satu sorotan menarik di sektor ganda putra Indonesia. Konsistensi mereka menaklukkan wakil-wakil China menunjukkan kualitas dan mental bertanding yang semakin matang. Dengan persiapan yang tepat, bukan tidak mungkin langkah mereka berlanjut hingga partai puncak. Kini, seluruh perhatian tertuju pada duel melawan wakil Malaysia yang akan menentukan apakah mimpi juara itu masih terjaga.
