Buriram United Jadi Penghalang Persib di Puncak ASEAN, Selisih Cuma 0,4 Poin!
Inforiau – 24 Oktober 2026 | Persib Bandung menorehkan prestasi membanggakan dalam pemeringkatan klub sepak bola Asia Tenggara versi Opta Analyst 2026. Maung Bandung menempati posisi ketiga sebagai klub terbaik ASEAN dengan rating 74,2, hanya kalah dari Johor Darul Ta’zim (JDT) dari Malaysia dan Buriram United dari Thailand. Pencapaian ini menjadikan Persib sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang mampu menembus tiga besar kawasan.
Berdasarkan daftar 25 klub terbaik Asia Tenggara yang dirujuk dari data Opta, JDT masih menguasai puncak dengan rating 80,6 sekaligus menempati peringkat ke-318 dunia. Posisi kedua dihuni Buriram United dengan rating 74,6 dan berada di urutan ke-847 global. Klub raksasa Thailand itu hanya unggul tipis 0,4 poin atas Persib, sebuah selisih yang menempatkan Maung Bandung dalam persaingan sangat ketat dengan wakil Negeri Gajah Putih tersebut.
Menariknya, Persib justru mencatat posisi global yang lebih tinggi dibanding Buriram United. Maung Bandung menempati peringkat ke-905 dunia setelah merangkak naik 18 posisi, sementara Buriram United berada di urutan ke-847. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pemeringkatan regional dan global memiliki metodologi penilaian yang berbeda, sehingga kedua klub sama-sama memiliki modal kuat untuk bersaing di level Asia.
Dominasi Persib di Antara Klub Indonesia
Dalam daftar tersebut, Persib menjadi klub Indonesia dengan rating tertinggi. Sebanyak tujuh klub Tanah Air berhasil masuk dalam 25 besar ASEAN, sebuah capaian yang menunjukkan peningkatan daya saing sepak bola nasional. Berikut rincian wakil Indonesia dalam pemeringkatan tersebut:
| Klub | Peringkat ASEAN | Rating | Peringkat Dunia |
|---|---|---|---|
| Persib Bandung | 3 | 74,2 | 905 |
| Persija Jakarta | 7 | 70,2 | 1.461 |
| Borneo FC Samarinda | 9 | 70,0 | 1.512 |
| Dewa United | 17 | 68,3 | – |
| Persebaya Surabaya | 20 | 67,7 | – |
| Bali United | 23 | 66,0 | – |
| Java United | 24 | 65,5 | – |
Persija Jakarta menjadi wakil Indonesia dengan posisi tertinggi kedua di ASEAN, meski Macan Kemayoran tercatat mengalami penurunan 100 peringkat global. Sementara itu, Borneo FC menembus sembilan besar ASEAN dengan rating 70,0 dan naik 19 posisi ke peringkat 1.512 dunia. Selisih hingga 4,2 poin memisahkan Persib dari Pesut Etam, menegaskan dominasi Maung Bandung di antara klub-klub domestik.
Keunggulan atas Klub-Klub Besar Kawasan
Capaian Persib semakin istimewa karena berhasil mengungguli sejumlah klub kuat dari berbagai negara. Cong An Ha Noi FC dari Vietnam berada di posisi keempat dengan rating 73,6 atau terpaut 85 posisi dari Persib di peringkat global. Port FC dari Thailand melengkapi lima besar dengan rating 71,1, disusul Selangor FC asal Malaysia dengan rating 71,0.
Perlu dicatat, rating ini tidak serta-merta menentukan hasil pertandingan apabila klub-klub tersebut bertemu secara langsung. Pemeringkatan Opta menjadi salah satu indikator kekuatan sebuah klub, bukan satu-satunya ukuran. Faktor lain seperti hasil pertandingan, kualitas lawan, dan performa di kompetisi internasional tetap menjadi pertimbangan penting dalam menilai perkembangan sebuah tim.
Bagi Persib, posisi di bawah JDT dan Buriram United dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permainan. Persaingan antarklub ASEAN semakin menarik seiring meningkatnya perhatian terhadap sepak bola kawasan. Dengan selisih hanya 0,4 poin dari Buriram United, peluang Persib untuk menyalip wakil Thailand itu di pemeringkatan berikutnya terbuka lebar apabila konsisten tampil impresif di kompetisi domestik maupun Asia.
Pencapaian ini sekaligus menegaskan posisi Persib sebagai barometer sepak bola Indonesia di kancah regional. Dukungan Bobotoh serta konsistensi performa Marc Klok dan rekan-rekan menjadi kunci menjaga tren positif. Kini tantangannya adalah membuktikan bahwa rating tinggi tersebut sejalan dengan prestasi nyata di lapangan, termasuk saat menghadapi klub-klub sekelas Buriram United di kompetisi Asia.
Secara keseluruhan, masuknya Persib ke tiga besar ASEAN versi Opta Analyst 2026 merupakan sinyal positif bagi sepak bola Indonesia. Persaingan dengan JDT dan Buriram United di papan atas kawasan akan menjadi dinamika menarik yang patut dinantikan, terutama ketika ketiganya berpotensi bertemu di ajang internasional. Dengan kerja keras dan pembenahan berkelanjutan, bukan tidak mungkin Persib suatu hari menyalip Buriram United dan menggeser dominasi klub-klub besar ASEAN.
Editor: Sukri Mustakim
