Roma vs Napoli: Drama Enam Gol di Maradona, McTominay dan Balerdi Bersinar, Beukema Jadi Biang Keladi
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pertandingan bertajuk roma vs napoli di Stadio Diego Armando Maradona berakhir dengan skor 3-3 yang penuh drama dan kontroversi. Laga pekan kedelapan Serie A ini menyajikan enam gol, dua di antaranya lahir dari aksi individu brilian Scott McTominay dan David Balerdi. Napoli sempat unggul dua gol, namun Roma pantang menyerah dan dua kali menyamakan kedudukan hingga memaksa tuan rumah puas dengan satu poin.
Sejak awal, roma vs napoli mempertontonkan duel taktik antara Massimiliano Allegri dan Gian Piero Gasperini. Allegri menerapkan formasi 4-3-3 fleksibel yang berubah menjadi 4-5-1 saat bertahan, dengan mengandalkan kepadatan di lini tengah dan serangan balik cepat. Sementara Gasperini menggunakan 3-4-2-1 untuk mendominasi penguasaan bola. Roma menguasai bola hingga 61 persen dan melepaskan 24 tembakan, tetapi pertahanan rapat Napoli membuat peluang bersih sulit tercipta.
Keunggulan Napoli dibuka pada menit ke-28 melalui gol spektakuler Frank Anguissa. Gelandang asal Kamerun itu menyambar bola dengan tendangan salto memanfaatkan situasi bola mati, menaklukkan kiper Gollini. Gol ini menjadi pembuka bagi pesta gol di laga roma vs napoli. Roma nyaris membalas pada akhir babak pertama, namun tembakan Cristante membentur tiang gawang.
Di babak kedua, Napoli tampak mengendalikan permainan. Scott McTominay, yang berperan sebagai gelandang serang bayangan, mencetak dua gol pada menit ke-48 dan ke-83. Gol-gol tersebut lahir dari pergerakan terlambatnya masuk ke kotak penalti, memanfaatkan kelengahan bek Roma. Namun, keunggulan Napoli ternyata tidak aman. Masuknya Balerdi sebagai pemain pengganti mengubah jalannya pertandingan. Bek asal Argentina itu mencetak dua gol, memanfaatkan lemahnya pertahanan Napoli di dalam kotak penalti. Gol penyama kedudukan pada akhir laga lahir dari kesalahan Beukema, yang jatuh dan mengklaim pelanggaran, namun bola justru jatuh ke Balerdi yang dengan tenang menaklukkan kiper Napoli.
Gasperini dalam konferensi pers mengaku bangga dengan mentalitas timnya. “Kami selalu bermain dengan cara kami sendiri, tidak pernah berhenti. Perubahan pemain membuat perbedaan. Ada banyak hal positif, terutama semangat yang menunjukkan kedewasaan grup ini,” ujarnya. Ia juga memuji penampilan Balerdi dan De Roon yang langsung memberikan dampak besar. “Balerdi adalah pemain dengan karakter hebat. Doppietta-nya membuat saya senang, dia adalah penguatan besar bagi kami.”
Di kubu Napoli, kekecewaan terpancar. Allegri dinilai gagal menjaga keunggulan, dan keputusan menurunkan Beukema yang tampil buruk menjadi sorotan. Cedera Badiashile pada saat kedudukan 2-0 turut mengubah keseimbangan pertahanan Napoli. Napoli tercatat telah kehilangan 10 poin dari posisi unggul musim ini, dan hasil imbang ini terasa seperti kekalahan. Meski demikian, penampilan Rafa Marin di lini belakang mendapat pujian.
Dengan hasil ini, roma vs napoli tetap menjadi magnet bagi pecinta sepak bola Italia. Kedua tim menunjukkan kualitas dan karakter yang berbeda, namun sama-sama berambisi meraih hasil maksimal. Bagi Roma, satu poin ini menjaga asa mereka di papan atas, sementara Napoli harus segera berbenah jika ingin bersaing di jalur juara. Laga roma vs napoli akan selalu dikenang sebagai salah satu pertandingan paling menghibur musim ini, penuh dengan gol, taktik, dan drama hingga peluit akhir.
