Ubed Tembus Final Super 750 Pertama di French Open 2026, Singkirkan Wakil Tuan Rumah Lanier
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah yang akrab disapa Ubed, memastikan langkah bersejarahnya dengan Ubed tembus final Super 750 pertama di French Open 2026. Kepastian itu diraih setelah ia menundukkan wakil tuan rumah, Alex Lanier, dalam pertandingan semifinal yang berlangsung sengit di Arena Grand, Paris, dengan skor 21-16, 16-21, dan 21-17.
Kemenangan tersebut menjadi tonggak penting bagi pebulu tangkis berusia 19 tahun itu. Sepanjang kariernya, ini merupakan kali pertama Ubed menembus partai puncak turnamen level BWF World Tour Super 750, salah satu kasta tertinggi dalam kalender bulu tangkis dunia. Dengan hasil ini, Ubed tembus final Super 750 pertama di French Open 2026 pun tercatat sebagai pencapaian yang layak diapresiasi bagi tunggal putra muda Indonesia.
Jalannya Pertandingan Semifinal
Bermain di hadapan pendukung tuan rumah yang memadati arena, Ubed tampil tenang sejak awal. Ia mengendalikan tempo permainan pada gim pertama dan menutupnya dengan kemenangan 21-16, meski Lanier terus berupaya menekan dengan dukungan penonton sendiri.
Namun, situasi berubah pada gim kedua. Kedua pemain saling mengejar angka hingga kedudukan imbang 10-10. Lanier kemudian mengambil alih momentum, memperlebar keunggulan, dan memaksa laga berlanjut ke gim penentu setelah menang dengan skor 21-16.
Pada gim ketiga, Ubed sempat berada dalam tekanan karena tertinggal di awal permainan. Ia lantas memperbaiki ritme serta meningkatkan agresivitas serangan untuk membalikkan keadaan. Ubed unggul 11-7 saat interval dan terus menjaga jarak dari kejaran lawan. Lanier berupaya mengejar melalui serangan cepat, tetapi Ubed tetap tenang dalam reli-reli penting. Setelah mencapai match point pada kedudukan 20-17, ia memastikan kemenangan dengan skor 21-17 dalam laga yang berlangsung selama 1 jam 14 menit.
Perjalanan Menuju Final
Perjalanan Ubed menuju partai puncak tidaklah mudah. Sebelum mengalahkan Lanier, ia tercatat telah menumbangkan sejumlah pemain unggulan. Di antaranya adalah Koki Watanabe dari Jepang serta Chi Yu Jen dari Taiwan pada babak perempat final. Deretan kemenangan itu menegaskan bahwa Ubed tembus final Super 750 pertama di French Open 2026 bukanlah hasil kebetulan, melainkan buah dari konsistensi dan kematangan permainan.
Pada partai final yang digelar hari ini, Ubed akan menghadapi wakil tuan rumah lainnya, Christo Popov, yang sebelumnya menundukkan Hu Zhe An asal China. Kesempatan itu menjadi peluang emas bagi Ubed untuk memburu gelar pertamanya di Paris pada salah satu turnamen bergengsi dalam kalender BWF World Tour.
Kontingen Indonesia di French Open 2026
Di sisi lain, perjalanan ganda putra Indonesia harus terhenti di babak semifinal. Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin gagal melaju setelah dikalahkan wakil Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor 20-22 dan 9-21. Pada gim pertama, Leo/Daniel memberikan perlawanan ketat hingga fase akhir, tetapi pasangan Malaysia menutup gim dengan keunggulan tipis 22-20. Situasi berubah pada gim kedua ketika Fei/Izzuddin tampil lebih dominan, sementara Leo/Daniel hanya mampu mengumpulkan sembilan poin.
Sebelumnya, Leo/Daniel sukses menyingkirkan pasangan Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Lee Jongmin, dengan skor 21-14 dan 21-19 pada perempat final. Sementara itu, pasangan Malaysia Fei/Izzuddin melaju setelah mengalahkan ganda putra nomor satu dunia, Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga harus mengakui keunggulan lawan dan gagal menembus final. Dengan demikian, harapan Indonesia untuk meraih gelar di French Open 2026 kini bertumpu pada Ubed.
Peluang Bersejarah
Pencapaian Ubed menjadi angin segar bagi pers bulu tangkis nasional yang tengah menantikan regenerasi tunggal putra. Gaya permainan tenang namun agresif yang ia tunjukkan sepanjang turnamen menjadi modal berharga menghadapi partai final. Dukungan pun mengalir dari berbagai kalangan, mengingat Ubed tembus final Super 750 pertama di French Open 2026 merupakan momen yang jarang diraih pebulu tangkis muda Indonesia.
Jika mampu mengalahkan Christo Popov pada laga puncak, Ubed tidak hanya akan mengukir gelar pertamanya di Paris, tetapi juga menorehkan sejarah baru bagi bulu tangkis Indonesia di level Super 750. Partai final tersebut dipastikan berlangsung menarik, mengingat kedua pemain sama-sama memiliki motivasi tinggi untuk tampil maksimal di hadapan publik Prancis.
Dengan performa yang terus meningkat dan mentalitas kompetitif yang ditunjukkan, peluang Ubed untuk membawa pulang trofi juara terbuka lebar. Publik bulu tangkis Tanah Air tentu berharap sang pemain muda mampu melanjutkan tren positifnya dan menutup turnamen dengan hasil terbaik, sekaligus membuktikan bahwa Ubed tembus final Super 750 pertama di French Open 2026 adalah awal dari sederet prestasi gemilang di masa depan.
