Porto Menang Tipis di Barcelos, Mimpi Pietuszewski Pupus di Bangku Cadangan
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Klub raksasa Portugal, porto, kembali melanjutkan tren positif mereka di Liga Portugal Betclic. Dalam laga pekan kesembilan yang digelar di Estadio Cidade de Barcelos, Minggu malam waktu setempat, anak asuh Farioli berhasil mencuri tiga poin penuh dari tuan rumah Gil Vicente dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini membuat porto tetap sempurna dengan sembilan kemenangan dari sembilan pertandingan, mengumpulkan 27 poin dan unggul delapan poin atas Benfica yang baru akan memainkan laga kesembilannya.
Namun, di balik kemenangan tersebut, tersimpan kisah pilu bagi salah satu pemain muda yang tengah menjadi sorotan, Oskar Pietuszewski. Pemain berusia 18 tahun itu sejatinya sudah direncanakan untuk tampil sejak menit awal. Apes, saat melakukan pemanasan, ia merasakan ketidaknyamanan di paha kirinya. Tim medis pun memutuskan untuk menariknya dari starting eleven. Posisinya digantikan oleh Borja Sainz, yang justru menjadi pahlawan kemenangan porto malam itu.
Jalannya pertandingan sendiri berlangsung alot. Babak pertama nyaris tanpa peluang berbahaya. Borja Sainz sempat mengancam gawang Lucao di menit kelima, tetapi kiper Gil Vicente itu tampil sigap. Beberapa peluang lain dari Santi Garcia dan sundulan Jan Bednarek di akhir babak pertama juga belum membuahkan hasil. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan sedikit meningkat. Pelatih Farioli melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Samu Aghehowa pada menit ke-60. Pergantian itu berbuah manis. Pada menit ke-64, umpan silang Victor Froholdt berhasil disundul Aghehowa, bola jatuh ke kaki Borja Sainz yang langsung melepaskan tembakan voli keras tak terjangkau Lucao. Gol tunggal itu menjadi penentu kemenangan porto.
Petaka bagi Gil Vicente datang pada menit ke-82. Bek asal Prancis, Marvin Elimbi, diusir wasit Luís Godinho setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Pepê. Bermain dengan sepuluh orang, tuan rumah semakin sulit mengejar ketertinggalan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan porto tetap bertahan.
Di sisi lain, hasil ini menjadi pukulan telak bagi Pietuszewski. Dari tribun penonton, ia hanya bisa menyaksikan rekan setimnya, Borja Sainz, tampil gemilang dan mencetak gol kemenangan. Persaingan di lini depan porto memang semakin ketat. Meski demikian, pelatih Farioli dalam konferensi pers usai laga menyatakan bahwa keputusan menarik Pietuszewski murni alasan medis dan ia berharap pemain muda itu segera pulih.
Sementara itu, di cabang olahraga lain, tim bola tangan FC Porto juga mencatatkan rekor gemilang. Di Dragão Arena, mereka menghancurkan Santo Tirso dengan skor telak 47-30 dalam lanjutan liga andebol. Kemenangan ini merupakan yang kesembilan bagi porto di liga, dengan koleksi 27 poin, unggul tiga poin dari Sporting yang baru memainkan satu laga lebih sedikit. Antonio Martínez menjadi top skor laga dengan sembilan gol, disusul José Luís Ferreira dan Pedro Oliveira yang masing-masing mencetak tujuh gol.
Kemenangan atas Gil Vicente tentu menjadi modal berharga bagi porto sebelum menghadapi jadwal padat, termasuk laga lanjutan Liga Champions. Meski performa belum sepenuhnya memuaskan, tiga poin tetap tiga poin. Yang terpenting bagi Farioli adalah bagaimana timnya mampu menjaga konsistensi dan mentalitas juara di setiap pertandingan.
Dengan hasil ini, porto semakin kokoh di puncak klasemen. Sementara itu, Gil Vicente harus segera berbenah untuk keluar dari tekanan di papan bawah. Bagi Pietuszewski, ini adalah pelajaran berharga bahwa persaingan di level tertinggi tidak pernah mudah. Ia harus bekerja lebih keras untuk merebut kembali tempatnya di starting eleven.
Editor: Abuzar Samad
