Messi Gagal Jadi Penyelamat, Inter Miami Tumbang 0-2 di Kandang New York Red Bulls
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Laga rbny vs inter miami dalam lanjutan MLS 2026 berakhir dengan cerita pahit bagi tim tamu. Inter Miami CF harus mengakui keunggulan Red Bull New York dengan skor 2-0 pada pertandingan yang digelar di Sports Illustrated Stadium, Harrison, New Jersey, Sabtu sore waktu setempat atau Minggu pagi WIB. Kekalahan ini menjadi pukulan tersendiri bagi skuad asuhan Kily González yang sebelumnya tampil percaya diri dengan catatan tak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan RBNY.
Pertandingan rbny vs inter miami sebenarnya berjalan dengan penguasaan bola yang didominasi tim tamu. Inter Miami mencatatkan penguasaan bola hingga 62,5 persen, sementara New York Red Bulls hanya 37,5 persen. Namun, dominasi penguasaan bola tersebut tidak berbanding lurus dengan hasil akhir. Justru tim tuan rumah yang lebih efektif memanfaatkan peluang yang ada.
Petaka bagi Inter Miami datang sangat cepat. Pada menit ketujuh, Casemiro yang berupaya memotong umpan silang Cade Cowell dari sisi kanan justru mengarahkan bola ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri itu membuat New York Red Bulls unggul 1-0 dan mengubah jalannya pertandingan. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan tipis bagi tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Inter Miami memasukkan Lionel Messi pada menit ke-56 untuk menambah daya gedor. Bintang asal Argentina itu sebelumnya diistirahatkan karena baru saja kembali dari Spanyol untuk menerima penghargaan bergengsi dari Kerajaan Spanyol, Putri Asturias. Namun, kehadiran pemain berusia 39 tahun tersebut belum mampu memberi perbedaan berarti dalam pertandingan rbny vs inter miami kali ini.
Peluang terbaik Inter Miami hadir pada menit ke-84. Messi memberikan umpan matang kepada Santiago Morales, tetapi tembakan pemain berusia 19 tahun itu berhasil digagalkan kiper Ethan Horvath. Tak lama berselang, Telasco Segovia mendapat kans emas untuk menyamakan kedudukan, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang. Sebuah momen yang benar-benar merugikan tim tamu.
Belum juga Inter Miami menemukan gol penyama, New York Red Bulls justru menambah keunggulan pada menit pertama injury time. Emil Forsberg menuntaskan umpan silang dekat dari Cameron Harper dengan satu tembakan terukur yang tak mampu dihalau kiper Dayne St. Clair. Skor 2-0 pun bertahan hingga peluit akhir dibunyikan, mengunci kemenangan tuan rumah dalam duel rbny vs inter miami ini.
Dari sisi susunan pemain, Inter Miami menurunkan Dayne St. Clair di bawah mistar. Gonzalo Luján, Casemiro, Micael, dan Sergio Reguilón mengisi lini belakang. Rodrigo De Paul, David Ayala, dan Matías Galarza mengisi lini tengah, sementara Riquelme Fillipi, Luis Suárez yang bertindak sebagai kapten, serta Germán Berterame memimpin lini serang. Menariknya, Riquelme mencatatkan start pertamanya sebagai pemain Inter Miami pada laga ini.
Hasil ini membuat Inter Miami tetap bertahan di urutan kedua klasemen wilayah timur dengan koleksi 55 poin dari 31 pertandingan, terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen. Sementara itu, New York Red Bulls naik ke urutan kedelapan dengan 39 poin dari 31 laga, sekaligus menjaga asa mereka untuk lolos ke babak playoff. Kemenangan ini menjadi obat bagi RBNY yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun dari DC United dan Toronto FC.
Bagi New York Red Bulls, kemenangan dalam laga rbny vs inter miami ini menjadi modal berharga untuk membangkitkan kepercayaan diri tim asuhan Michael Bradley. Julian Hall yang telah mencetak 11 gol musim ini diharapkan terus menambah pundi-pundi golnya demi mengangkat performa tim. Sementara bagi Inter Miami, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa dominasi penguasaan bola tanpa penyelesaian yang tajam tidak akan cukup di kompetisi seketat MLS.
Selanjutnya, Inter Miami akan kembali ke kandang untuk menjamu FC Cincinnati di Nu Stadium pada Rabu, 28 Oktober pukul 19.30 waktu setempat. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Messi dan kawan-kawan untuk bangkit dan memantapkan posisi mereka sebagai unggulan di babak playoff. Kekalahan dari New York Red Bulls harus segera dilupakan, mengingat persaingan menuju fase gugur semakin memanas dan setiap poin menjadi sangat berarti.
Secara keseluruhan, duel rbny vs inter miami ini membuktikan bahwa sepak bola tidak selalu berpihak pada tim yang lebih dominan. Efisiensi, ketenangan dalam memanfaatkan peluang, serta soliditas pertahanan menjadi kunci kemenangan New York Red Bulls. Sementara Inter Miami, meski diperkuat Messi di babak kedua, harus menerima kenyataan bahwa satu momen kelalaian dan sedikit keberuntungan yang berpihak pada lawan sudah cukup untuk meruntuhkan ambisi meraih poin penuh di kandang lawan.
