Hari Pertama IBL All Indonesian 2026 Memanas! Dewa United Tekuk Pelita Jaya, Satria Muda Tumbangkan Juara Bertahan
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Turnamen IBL All Indonesian 2026 resmi bergulir di GOR Laga Tangkas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (24/10/2026). Hari pertama langsung menyajikan pertandingan sengit yang memikat para penggemar basket Tanah Air. Dua laga besar menjadi sorotan: Dewa United Banten menaklukkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor tipis 61-59, sementara Satria Muda Pertamina Jakarta mengalahkan juara IBL 2026, Bogor Hornbills, dengan skor 74-64.
Kemenangan Dewa United atas Pelita Jaya diraih melalui perjuangan ketat hingga detik-detik terakhir. Sempat tertinggal pada kuarter pertama dengan skor 14-19, Dewa United bangkit berkat pertahanan solid pada kuarter kedua dan ketiga. Pelita Jaya yang dilatih Johannis Winar hanya mampu mencetak total 15 poin sepanjang dua kuarter tersebut. Dewa United bahkan sempat unggul hingga 16 poin pada akhir kuarter ketiga setelah Kaleb Ramot Gemilang melesakkan tembakan tiga angka.
Namun, Pelita Jaya tidak menyerah. Mereka bangkit pada kuarter keempat dan perlahan memangkas jarak. Steal Prastawa yang dilanjutkan dengan assist kepada Muhammad Arighi pada sisa 35 detik membuat skor kembali imbang 58-58. Kaleb Ramot Gemilang kemudian memasukkan dua tembakan bebas untuk membawa Dewa United unggul 60-58 dengan sisa 25 detik. Pelita Jaya mendapat kesempatan memperkecil jarak melalui dua tembakan bebas Prastawa pada sembilan detik terakhir, tetapi hanya satu yang berhasil dikonversi. Dio Tirta Saputra akhirnya memperlebar keunggulan Dewa United menjadi 61-59 melalui satu tembakan bebas pada sisa 3,9 detik. Pelita Jaya mengambil time out untuk merancang serangan terakhir, tetapi tembakan Vincent Kosasih gagal menemui sasaran. Skor 61-59 bertahan hingga peluit akhir.
Dio Tirta Saputra menjadi pencetak angka terbanyak Dewa United dengan 19 poin, disusul Kaleb Ramot Gemilang yang menyumbangkan 16 poin dan tujuh rebound. Sementara itu, Brandon Jawato memimpin perolehan angka Pelita Jaya dengan 13 poin dan Vincent Kosasih menambahkan 10 poin. Pelatih Dewa United, Yurifan Hosen, mengapresiasi penampilan anak asuhnya. “Kami sudah menyiapkan laga ini sejak tiga hari lalu. Anak-anak mampu mengeksekusinya dengan baik, terutama di kuarter dua dan tiga. Saya senang, pertahanan kami sangat solid. Ini membuktikan Dewa kini tim yang juga bisa mengandalkan pertahanan,” ujar Yurifan.
Pada laga penutup hari pertama, Satria Muda Jakarta berhasil mengalahkan Bogor Hornbills dengan skor 74-64. Pertandingan ini mempertemukan juara bertahan IBL All Indonesian Cup dengan kampiun IBL 2026. Kemenangan Satria Muda menjadi sinyal kuat bahwa mereka siap bersaing di turnamen ini.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, menyatakan bahwa IBL All Indonesian 2026 menjadi panggung bagi pemain lokal Indonesia untuk menunjukkan kemampuan menjelang kompetisi profesional musim 2027. “IBL All Indonesian 2026 ini kami buat sebagai panggung bagi pemain lokal Indonesia,” kata Junas setelah membuka empat pertandingan perdana. Turnamen yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini berlangsung hingga 1 November 2026 dan diikuti klub-klub yang seluruhnya menurunkan pemain Indonesia tanpa menggunakan jasa pemain asing.
Menariknya, turnamen IBL All Indonesian 2026 juga diwarnai sejumlah perubahan komposisi pemain. Junas mengungkapkan sebanyak 38 pemain tercatat telah berpindah klub, sementara 23 pemain debutan atau rookie turut meramaikan turnamen tahun ini. Perubahan tersebut menjadi bagian dari dinamika persaingan antartim yang sedang mempersiapkan susunan pemain untuk menghadapi kompetisi profesional berikutnya.
Pelatih Dewa United, Yurifan Hosen, mengakui pertandingan melawan Pelita Jaya memberikan tekanan besar bagi timnya. Ia menyoroti penampilan pertahanan yang solid pada kuarter kedua dan ketiga, ketika Pelita Jaya hanya mencetak total 15 poin. Namun, sejumlah turnover pada kuarter keempat sempat memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengejar. “Siapa pun pemain yang berada di lapangan, ketika kami berada dalam situasi sulit, kami selalu menghadapinya bersama-sama. Tidak ada yang saling menyalahkan. Kami justru memikirkan apa yang harus dilakukan selanjutnya,” kata Yurifan.
Dio Tirta Saputra mengaku bersyukur timnya mampu melewati pertandingan pertama dengan kemenangan. Menurut dia, persiapan keras dan upaya membangun kekompakan bersama pemain-pemain baru menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi musim ini. “Kami sudah menjalani latihan dengan sangat keras, bisa dibilang mati-matian, karena hasil yang kami raih tahun lalu kurang maksimal. Jadi, kami harus memaksimalkan kesempatan mulai dari All Indonesian ini,” ujar Dio.
Dengan hasil ini, Dewa United dan Satria Muda sama-sama mengamankan kemenangan perdana. Sementara itu, Pelita Jaya dan Bogor Hornbills harus menelan kekalahan pada laga pembuka. Turnamen IBL All Indonesian 2026 masih akan berlangsung hingga 1 November 2026, dan persaingan diprediksi semakin ketat. Ajang ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian bagi para pemain lokal, tetapi juga menjadi barometer kekuatan klub-klub menjelang musim IBL 2027. Bagi para penggemar basket Indonesia, hari pertama IBL All Indonesian 2026 telah membuktikan bahwa kompetisi tahun ini akan berjalan sengit dan penuh kejutan.
