Inter vs Fiorentina: Dramatis! Thuram dan Zielinski Bawa Nerazzurri Menang 2-1 di Menit Akhir
Inforiau – 25 Oktober 2026 | Pertandingan Inter vs Fiorentina di San Siro pada pekan kedelapan Serie A menyajikan drama luar biasa yang berakhir dengan kemenangan dramatis bagi tuan rumah. Inter Milan berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Fiorentina berkat gol Marcus Thuram dan penalti Piotr Zielinski di menit-menit akhir, tepatnya pada menit ke-97. Kemenangan ini membawa Inter menyamai perolehan poin Lazio di puncak klasemen sementara.
Laga Inter vs Fiorentina sendiri berjalan tidak mudah bagi pasukan Cristian Chivu. Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, Inter harus tertinggal lebih dulu pada menit ke-65 melalui gol mantan pemain AC Milan, Alex Jimenez. Gol tersebut berawal dari kesalahan penempatan posisi kiper debutan Inter, Ivan Provedel, yang gagal mengantisipasi tembakan Jimenez dari jarak jauh.
Namun, semangat juang para pemain Inter patut diacungi jempol. Alih-alih menyerah, mereka terus menekan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-90+7 ketika Marcus Thuram berhasil menyamakan kedudukan. Tidak berhenti di situ, hanya berselang beberapa menit kemudian, Thuram kembali menjadi aktor utama dengan memenangkan sebuah penalti setelah dilanggar oleh Valdepenas di dalam kotak penalti. Zielinski yang ditunjuk sebagai eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan dan menaklukkan David de Gea, memastikan kemenangan 2-1 untuk Inter.
Kiper Fiorentina, David de Gea, tampil luar biasa sepanjang pertandingan. Ia beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Thuram dan Esposito di babak pertama. Berkat aksi heroiknya, Fiorentina nyaris mencuri poin penuh dari San Siro. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada tim tamu.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, dalam wawancara usai pertandingan menyatakan kebanggaannya terhadap mentalitas tim. “Kami tertinggal melalui tembakan dari jarak 30 meter, tetapi tidak ada yang bisa disalahkan atas interpretasi dan kualitas permainan. Pada akhirnya kami diberi hadiah karena tetap tenang dan saya memuji para pemain yang telah memberikan segalanya hingga akhir,” ujarnya. Chivu juga menekankan bahwa timnya tidak pernah menyerah dan selalu percaya bahwa pertandingan berlangsung selama 90 menit.
Menariknya, Inter vs Fiorentina menjadi bukti betapa solidnya performa Inter di kandang musim ini. Mereka telah meraih empat kemenangan dari empat laga kandang dan total telah mengumpulkan 10 poin dari situasi tertinggal. Statistik ini menunjukkan karakter kuat skuad Nerazzurri di bawah asuhan Chivu.
Di sisi lain, pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, harus menerima kenyataan pahit karena timnya gagal mempertahankan keunggulan. Meski demikian, penampilan De Gea dan rekan-rekannya patut diapresiasi karena mampu menyulitkan Inter hingga menit akhir.
Dengan hasil ini, Inter vs Fiorentina semakin memanaskan persaingan di papan atas Serie A. Inter kini mengoleksi poin yang sama dengan Lazio dan siap melanjutkan tren positif mereka. Sementara Fiorentina harus segera bangkit untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Kesimpulannya, pertandingan Inter vs Fiorentina menyajikan hiburan sepak bola kelas atas dengan segala drama dan ketegangannya. Kemenangan dramatis ini tidak hanya mempertegas ambisi Inter meraih scudetto, tetapi juga menunjukkan bahwa tim asuhan Chivu memiliki mentalitas juara yang tak pernah padam hingga peluit akhir berbunyi.
