Inter Milan Curi Kemenangan Dramatis di Menit Akhir, Kembali Puncaki Serie A
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Pertandingan antara Inter Milan dan Fiorentina pada pekan kedelapan Serie A 2026-27 di Stadion San Siro, Milan, berakhir dengan drama yang nyaris mustahil dipercaya. Inter Milan yang tampil mendominasi sepanjang laga justru tertinggal lebih dulu, namun berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat dua gol di masa injury time, Minggu (25/10/2026). Kemenangan ini membawa pasukan Cristian Chivu kembali ke puncak klasemen Serie A dengan koleksi 22 poin, menyamai perolehan Lazio yang sebelumnya menang 2-1 atas Parma.
Sejak peluit awal dibunyikan, Inter Milan langsung menguasai jalannya pertandingan. Tim tuan rumah mencatat penguasaan bola hingga 63 persen dan melepaskan total 33 tembakan ke arah gawang Fiorentina. Namun, rapatnya pertahanan La Viola dan gemilangnya performa kiper David De Gea membuat Nerazzurri berkali-kali gagal mencetak gol. De Gea tercatat melakukan delapan penyelamatan penting, termasuk tiga kali menggagalkan peluang emas Marcus Thuram.
Petaka justru datang bagi tuan rumah pada menit ke-65. Melawan arus permainan, Alex Jimenez melepaskan tembakan keras yang mengecoh kiper Ivan Provedel, yang pada laga ini dipercaya mengawal gawang Inter Milan menggantikan Josep Martinez. Gol tersebut membuat San Siro terdiam dan Fiorentina semakin percaya diri menahan gempuran.
Inter Milan terus menekan tanpa henti. Peluang demi peluang tercipta, tetapi penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka hampir menelan kekalahan pertama di Serie A musim ini. Ketegangan memuncak ketika wasit Mariani sempat tidak memberikan penalti atas pelanggaran yang tampak jelas di kotak terlarang, sebuah keputusan yang menuai protes keras dari bangku cadangan.
Namun, kesabaran dan keyakinan Inter Milan akhirnya berbuah manis. Pada menit 90+1, Marcus Thuram memecah kebuntuan dengan gol kelimanya musim ini, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Striker asal Prancis itu kemudian menjadi aktor utama terciptanya gol kemenangan ketika ia dilanggar di dalam kotak penalti oleh Victor Valdepenas. Piotr Zielinski yang tampil sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan, menaklukkan De Gea pada menit 90+7 dan memastikan kemenangan dramatis 2-1.
Pelatih Cristian Chivu mengaku bangga dengan mentalitas anak asuhnya. Menurutnya, tim tidak pernah panik meski menghadapi situasi sulit dan sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan.
Dengan hasil ini, Inter Milan mencatat kemenangan ketujuh dalam delapan pertandingan, tujuh poin lebih baik dibandingkan posisi mereka pada fase yang sama musim lalu. Sementara itu, Fiorentina masih terpuruk di zona degradasi dengan hanya empat poin dari delapan laga, dan kini mencatat dua kekalahan beruntun.
Adapun Lazio yang tampil lebih dulu pada pekan ini berhak merebut kembali puncak klasemen secara tunggal jika mampu mengalahkan Sassuolo, Selasa mendatang. Sementara Inter Milan dijadwalkan bertandang ke markas juru kunci Venezia pada laga berikutnya.
Kemenangan dramatis ini menjadi bukti bahwa Inter Milan masih memiliki mental juara yang kuat. Meski tampil tidak efisien di depan gawang dan sempat berada di ambang kekalahan, determinasi hingga detik terakhir menjadi pembeda. Jika konsistensi dan ketajaman lini depan dapat diperbaiki, bukan tidak mungkin Nerazzurri kembali mempertahankan gelar scudetto mereka musim ini.
