Klasemen Berubah: Drama Imbang Isenmulang hingga Thuram Bawa Inter ke Puncak
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Pekan ketujuh kompetisi sepak bola nasional dan lanjutan liga-liga top Eropa menyajikan dinamika menarik pada klasemen yang patut dicermati. Dari Palangka Raya yang terpaksa mengungsi ke Bali hingga San Siro yang bergemuruh, pergerakan di papan klasemen menjadi cermin ketatnya persaingan musim ini. Isenmulang Kalteng FC harus puas berbagi angka tanpa gol saat menjamu PSIM Yogyakarta, sementara di Italia, Inter Milan memetik kemenangan dramatis yang mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Serie A.
Laga Isenmulang kontra PSIM berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, bukan di markas mereka di Palangka Raya. Kondisi ini tak terhindarkan lantaran asap kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kalimantan Tengah. Meski bermain jauh dari kandang, Laskar Tambun Bungai tetap tampil disiplin sesuai instruksi pelatih Mundari Karya yang menekankan fokus dan kekompakan lini pertahanan.
Hasil imbang 0-0 membuat posisi kedua tim di klasemen tak bergerak meski masing-masing menambah satu poin. Isenmulang FC tetap menghuni peringkat 16 dengan koleksi 3 poin, sedangkan PSIM Yogyakarta bertahan di peringkat 17 dengan 2 poin. Di dasar klasemen, Persijap Jepara juga hanya mampu bermain imbang saat menjamu Java United sehingga tetap terpuruk di posisi 18 dengan 1 poin.
Berikut gambaran pergerakan tim di papan bawah klasemen usai pekan ketujuh:
| Posisi | Tim | Poin | Hasil Pekan Ini |
|---|---|---|---|
| 16 | Isenmulang Kalteng FC | 3 | Imbang 0-0 vs PSIM |
| 17 | PSIM Yogyakarta | 2 | Imbang 0-0 vs Isenmulang |
| 18 | Persijap Jepara | 1 | Imbang vs Java United |
Agenda berikutnya, Isenmulang akan bertandang ke markas Persib Bandung pada Minggu, 1 November 2026, sementara PSIM menjamu Borneo FC Samarinda pada hari yang sama. Duel-duel ini diprediksi kembali menggeser komposisi klasemen di papan bawah.
Beralih ke Serie A, Inter Milan meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Fiorentina di San Siro. Tertinggal lebih dulu lewat gol Alejandro Gimenez pada menit ke-65, Nerazzurri bangkit berkat gol Marcus Thuram di menit ke-90 dan penalti Piotr Zielinski pada menit kedelapan masa tambahan waktu. Tambahan tiga poin membuat Inter mengoleksi 22 poin dari tujuh kemenangan dan satu imbang, menyamai perolehan Lazio namun unggul selisih gol di puncak klasemen.
Gol Thuram pun menorehkan sejarah. Penyerang asal Prancis itu menjadi pemain ketiga dalam sejarah klub yang mencetak gol dalam setidaknya tujuh pertandingan beruntun di kandang pada ajang Serie A sejak diberlakukannya sistem tiga poin. Ia menyusul Romelu Lukaku yang melakukannya pada 2021 serta Christian Vieri yang memegang rekor 11 laga beruntun pada 2003. Sementara itu, Fiorentina tertahan di angka 4 poin setelah menelan kekalahan keenam dari delapan pertandingan.
Di Inggris, kejutan terjadi pada matchday kedelapan Premier League. Manchester City dan Chelsea sama-sama tumbang, masing-masing dari Aston Villa 1-2 dan Tottenham Hotspur 0-2. Kekalahan Chelsea diperberat kartu merah Cole Palmer. Sebaliknya, Arsenal menang 2-0 atas Everton dan kini menyamai perolehan poin City di puncak klasemen Liga Inggris dengan 21 poin, hanya terpaut selisih gol.
Dari dunia balap, pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama harus menerima pembatalan balapan Moto3 GP Australia di Phillip Island akibat cuaca buruk, padahal ia baru saja meraih pole position pertamanya. Meski kecewa, Veda menghormati keputusan race direction. Peristiwa ini menjadi catatan tersendiri di tengah hiruk-pikuk persaingan klasemen berbagai kompetisi.
Secara keseluruhan, rangkaian hasil pekan ini menunjukkan bahwa persaingan di setiap kompetisi masih sangat terbuka. Baik tim yang berjuang di papan bawah seperti Isenmulang dan PSIM, maupun tim papan atas seperti Inter dan Arsenal, semuanya masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen pada pekan-pekan mendatang. Konsistensi, kedisiplinan, dan kemampuan memanfaatkan momentum akan menjadi kunci utama dalam menentukan arah akhir perjalanan setiap tim musim ini.
