Christo Popov Tumbangkan Ubed di Final French Open 2026, Tunggal Putra Prancis Akhiri Puasa 80 Tahun
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Pebulu tangkis tuan rumah Christo Popov berhasil menaklukkan tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah atau yang akrab disapa Ubed, pada partai final French Open 2026. Dalam laga yang digelar di Arena Grand Paris, Tremblay-en-France, Prancis, Minggu (25/10/2026) malam WIB, Christo Popov menang tiga gim dengan skor 21-11, 14-21, dan 21-13. Kemenangan ini membawa Christo Popov mengangkat trofi di hadapan publik sendiri sekaligus mengakhiri penantian panjang Prancis di sektor tunggal putra.
Pertandingan final ini menjadi momen bersejarah bagi bulu tangkis Prancis. Terakhir kali tuan rumah meraih gelar tunggal putra French Open terjadi pada 1946, atau sekitar 80 tahun lalu. Dengan kemenangan atas Ubed, Christo Popov mengembalikan kejayaan tunggal putra Prancis ke podium tertinggi turnamen bergengsi tersebut.
Jalannya Pertandingan
Ubed memulai gim pertama dengan kurang baik. Ia langsung tertinggal 0-5 dan semakin kesulitan mengembangkan permainan akibat sejumlah kesalahan sendiri. Christo Popov memanfaatkan situasi itu untuk terus menekan hingga unggul 8-2 dan memimpin 11-5 saat jeda interval. Selepas interval, tekanan pemain peringkat ketiga dunia tersebut tidak mengendur. Ubed tertinggal jauh 9-18 sebelum gim pertama ditutup dengan skor 21-11 untuk Popov.
Memasuki gim kedua, Ubed berusaha bangkit dengan meningkatkan tempo permainan. Sempat tertinggal 1-4, ia mampu membalikkan keadaan menjadi unggul 5-4. Ubed tampil lebih agresif, termasuk saat memenangkan reli panjang melalui smes keras yang tak mampu dijangkau Popov, sehingga memimpin 11-5 pada jeda interval. Meski sempat kehilangan momentum setelah tiga kesalahan beruntun yang membuat Popov memangkas jarak menjadi 11-8, Ubed kembali menemukan ritme permainannya dan mengamankan gim kedua dengan skor 21-14.
Gim penentuan berlangsung panas. Ubed sempat memimpin 3-2, namun Christo Popov bermain lebih menyerang dan nyaman sehingga mampu membalikkan kedudukan. Ubed tertinggal hingga 3-7 dan semakin jauh menjadi 3-11 pada jeda interval akibat banyak melakukan kesalahan sendiri. Ubed sempat mengejar dari 7-12 hingga 10-12, tetapi serangan bertubi-tubi Popov membuatnya kembali tertinggal jauh 10-16. Popov akhirnya menutup laga dengan kemenangan 21-13.
Rekam Jejak Kedua Pemain
Bagi Ubed, ini merupakan penampilan pertamanya di partai puncak ajang Level Super 750. Sebelumnya, ia telah merebut tiga gelar pada BWF World Tour, yakni Indonesia Masters 1 2024 (Super 100), Indonesia Masters 2 2025 (Super 100), dan Thailand Masters 2026 (Super 300). Di sepanjang perjalanan menuju final, Ubed sempat menyingkirkan wakil Prancis lainnya, Alex Lanier, sehingga menggagalkan terciptanya all-French final.
Sementara itu, bagi Christo Popov, trofi French Open 2026 menjadi gelar keenamnya sepanjang karier. Ini juga menjadi gelar kedua yang ia raih di depan publik sendiri pada tahun ini setelah sebelumnya menjuarai Japan Open 2026. Sepanjang tahun ini, Popov telah mengantongi tiga gelar lain, yaitu Japan Open 2026, European Championships 2026, dan German Open 2026.
Dari sisi peringkat, Christo Popov memang lebih diunggulkan. Ia menempati peringkat ketiga dunia, sedangkan Ubed berada di urutan ke-28 dalam peringkat BWF menjelang final. Keduanya juga pernah bertemu sebelumnya, tepatnya di perempat final Malaysia Masters 2026, di mana Popov menang dua gim langsung.
Kesimpulan
Kekalahan Ubed di final French Open 2026 menjadi pelajaran berharga bagi tunggal putra Indonesia. Meski harus puas menjadi runner-up, capaian menembus final Super 750 merupakan pencapaian penting yang menunjukkan potensinya di level elite. Di sisi lain, kemenangan Christo Popov menegaskan dominasinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia sekaligus menghadirkan sejarah baru bagi bulu tangkis Prancis setelah penantian 80 tahun.
Editor: Sukri Mustakim
