Bayern vs Freiburg: Tanpa Kompany dan Sejumlah Bintang, Upamecano Bersinar Bak Striker Murni
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Laga bayern vs freiburg pada pekan Bundesliga menjadi panggung pembuktian bagi Bayern München yang tampil tanpa sejumlah pemain inti. Meski kehilangan pelatih kepala Vincent Kompany yang harus dirawat di rumah sakit akibat kolaps di lapangan latihan dua hari sebelumnya, serta tanpa sederet bintang seperti Manuel Neuer, Joshua Kimmich, Aleksandar Pavlovic, Min-jae Kim, Luis Diaz, hingga Jamal Musiala, Die Roten tetap tampil meyakinkan dan menang 3-1 di Europa-Park Stadion.
Dalam duel bayern vs freiburg ini, Bayern bermain di bawah komando asisten pelatih Aaron Danks. Jonathan Tah sebelum pertandingan menegaskan bahwa timnya harus tampil lebih solid dan bermain untuk rekan-rekan yang absen. Semangat itu terlihat sejak menit awal, ketika Bayern langsung mengambil kendali permainan setelah sempat terhenti akibat asap piroteknik di tribun penonton.
Kejutan datang dari bek tengah Dayot Upamecano. Pada menit ke-16, ia memblok tembakan Freiburg di area pertahanannya sendiri, lalu berlari menerobos ke depan, menerima umpan terobosan dari Michael Olise, dan dengan tenang menaklukkan kiper Mio Backhaus. Aksi itu membuatnya mendapat julukan layak sebagai striker murni, bahkan memunculkan komentar warganet soal “vibes Lucio” di media sosial.
Gol kedua Bayern lahir menjelang turun minum. Serge Gnabry mencatatkan gol Bundesliga ke-100 dalam kariernya setelah memanfaatkan umpan matang Nathaniel Brown, menuntaskan peluang dari sudut sempit pada menit ke-42. Keunggulan 2-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, laga bayern vs freiburg berjalan lebih sengit. Freiburg yang tampil agresif sempat memperkecil ketinggalan melalui gol bunuh diri Tom Bischof pada menit ke-82. Sebelumnya, kiper Jonas Urbig harus bekerja keras menahan gempuran tuan rumah, termasuk tendangan bebas Scherhant dan tembakan jarak jauh Beste.
Ketegangan memuncak di menit-menit akhir. Urbig tampil gemilang dengan lima penyelamatan penting yang menjaga asa Bayern. Pada menit ke-90+5, Michael Olise memaksa terjadinya bola rebutan di lingkaran tengah dan menuntaskan serangan balik menjadi gol ketiga, memastikan kemenangan dramatis bagi tim tamu.
Bagi Freiburg, kekalahan dalam laga bayern vs freiburg ini menjadi kekalahan kandang pertama mereka musim ini sekaligus kekalahan kompetitif ketiga beruntun. Meski tampil gigih dan beberapa kali mengancam, anak asuh Julian Schuster belum mampu membendung kualitas tim juara bertahan.
Dengan hasil ini, Bayern kembali merebut puncak klasemen Bundesliga dari Borussia Dortmund, enam hari sebelum laga klasik melawan BVB di Allianz Arena. Kemenangan ini juga menjadi suntikan moral besar di tengah badai cedera dan kabar kurang sedap soal kondisi Kompany.
Pertandingan bayern vs freiburg sekali lagi membuktikan kedalaman skuad Bayern München. Meski tampil dengan formasi pincang, semangat kolektif dan performa individu seperti Upamecano, Olise, serta Urbig menjadi kunci. Kemenangan ini bukan sekadar tiga angka, melainkan pernyataan bahwa mental juara tetap hidup di tubuh Die Roten, bahkan saat pelatih dan para bintang utama tak berada di pinggir lapangan.
