Bayern Munich di Tengah Badai: Kompany Kolaps, Kimmich Berduka, Namun Tetap Perkasa di Puncak
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Bayern Munich tengah menghadapi salah satu pekan paling emosional dan menegangkan dalam musim ini. Klub raksasa Jerman itu dikejutkan oleh dua peristiwa besar: pelatih kepala Vincent Kompany kolaps saat memimpin sesi latihan dan harus dilarikan ke rumah sakit, sementara gelandang andalan Joshua Kimmich kehilangan sang ayah, Berthold Kimmich, secara mendadak. Meski demikian, bayern berhasil menunjukkan mentalitas juara dengan meraih kemenangan penting 3-1 atas SC Freiburg pada laga lanjutan Bundesliga, Minggu (27/10/2025).
Kekhawatiran menyelimuti skuad Bayern setelah insiden yang menimpa Kompany. Pelatih asal Belgia itu pingsan di lapangan latihan pada Jumat sore dan langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans. Ia pun absen mendampingi tim di pinggir lapangan saat melawan Freiburg. Posisinya digantikan oleh asisten pelatih Aaron Danks, yang memberikan kabar terbaru mengenai kondisi Kompany. “Umpan baliknya positif. Ia stabil dan kondisinya membaik dari hari ke hari. Pemeriksaan masih berlangsung, tetapi tanda-tandanya sangat positif,” ujar Danks kepada DAZN.
Danks menambahkan bahwa dirinya belum berkomunikasi langsung dengan Kompany untuk memberi ruang pemulihan. “Saya belum berbicara dengannya. Saya membiarkannya tenang bersama keluarganya agar ia bisa pulih,” jelasnya. Usai laga, Kompany dikabarkan mengirim pesan singkat kepada Danks. “Saya membuka ponsel dan Vincent mengirim pesan. Ia senang dan menulis: ‘Kerja bagus’. Saya membalas agar ia beristirahat,” ungkap Danks.
Di tengah situasi sulit, bek Jonathan Tah menegaskan pentingnya kebersamaan. “Ini sama sekali bukan situasi yang mudah bagi tim. Dalam momen seperti ini, yang terpenting adalah tetap bersatu dan semakin erat sebagai sebuah tim,” kata Tah kepada DAZN. Para penggemar Bayern yang hadir di Freiburg juga menunjukkan dukungan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Gute Besserung Vincent – Wir stehen an deiner Seite!” yang berarti “Semoga lekas sembuh Vincent – Kami di sisimu!”.
Meski tanpa Kompany dan Kimmich, bayern tampil dominan sejak awal. Dayot Upamecano membuka keunggulan pada menit ke-16 melalui aksi solo spektakuler dari kotak penalti sendiri, meniru gaya legenda Brasil Lucio. Serge Gnabry menggandakan keunggulan pada menit ke-42 dengan gol ke-100nya di Bundesliga. Freiburg sempat memperkecil kedudukan lewat gol bunuh diri Tom Bischof pada menit ke-82, tetapi Michael Olise memastikan kemenangan Bayern menjadi 3-1 pada menit ke-90+5 setelah memanfaatkan kesalahan kiper Noah Atubolu.
Kemenangan ini membawa bayern ke puncak klasemen Bundesliga dengan 17 poin dari 7 pertandingan, setara dengan Borussia Dortmund namun unggul selisih gol jauh lebih baik (+19 berbanding +8). Kemenangan ini menjadi modal berharga menjelang Der Klassiker melawan Dortmund di Allianz Arena pada Sabtu (1/11/2025). Sebelum itu, Bayern akan menjamu Magdeburg di putaran kedua DFB-Pokal pada Rabu (29/10/2025).
Di sisi lain, presiden Bayern Uli Hoeness sempat menyinggung soal Florian Wirtz. Menurutnya, Wirtz akan tampil lebih baik jika bergabung dengan Bayern ketimbang di Liverpool. “Tidak, karena Florian akan bermain jauh lebih baik untuk kami daripada yang ia lakukan di Liverpool saat ini. Saya banyak menonton pertandingan mereka. Mereka sama sekali belum mengintegrasikannya dengan baik,” ujar Hoeness kepada Welt Am Sonntag.
Dengan segala dinamika yang terjadi, bayern Munich kembali membuktikan bahwa mereka bukan hanya tim dengan kualitas individu mumpuni, tetapi juga memiliki kekuatan mental dan solidaritas yang luar biasa. Dukungan dari seluruh elemen klub, mulai dari pemain, staf, hingga suporter, menjadi kunci utama dalam menghadapi badai yang melanda. Kemenangan atas Freiburg bukan sekadar tiga poin, melainkan simbol ketangguhan dan persatuan Bayern di tengah kesulitan. Kini, seluruh perhatian tertuju pada pemulihan Kompany dan Kimmich, serta kesiapan tim menyambut laga krusial melawan Dortmund.
