Kimi Antonelli di Ambang Sejarah F1: Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Inforiau – 26 Oktober 2026 | Pekan balap f1 kembali bergulir di Sirkuit Americas, Austin, Texas, Minggu (25/10/2026), dengan Andrea Kimi Antonelli menjadi pusat perhatian. Pembalap muda Mercedes itu mengunci pole position dan berpeluang besar menyegel gelar juara dunia f1 2026 dalam balapan yang berlangsung dramatis sejak awal. Ini adalah musim kedua Antonelli di ajang f1, namun ia sudah menunjukkan kematangan luar biasa.
Antonelli memulai balapan dari posisi terdepan dan langsung memimpin. Namun, kemenangan bukan satu-satunya syarat untuk menjadi juara. Jika ia menang, dan rekan setimnya George Russell finis di urutan kesembilan serta Lewis Hamilton (Ferrari) kelima, maka Antonelli akan langsung dinobatkan sebagai juara dunia f1 termuda dalam sejarah. Jika tidak, perebutan gelar akan berlanjut ke Grand Prix Meksiko pekan depan.
Persaingan di lintasan sangat ketat. Duo Red Bull, Max Verstappen dan Isack Hadjar, start dari posisi kedua dan ketiga. Verstappen, yang memenangi dua balapan terakhir, tampil agresif. Strategi ban menjadi kunci. Pada lap ke-33, Verstappen masuk pit dan memasang ban medium untuk sisa balapan, keluar di posisi kelima. Sementara itu, Charles Leclerc (Ferrari) juga melakukan hal serupa dan sempat memimpin sebelum akhirnya disalip Antonelli.
Hamilton, yang start dari posisi kelima, sempat menjadi yang tercepat dan masuk pit untuk kedua kalinya pada lap ke-38, mengganti ban keras. Ia sempat terhambat oleh pembalap yang hendak dilap, termasuk Carlos Sainz (Williams) yang membuat Antonelli sempat mengeluh. Franco Colapinto harus menyudahi balapan lebih awal karena masalah teknis.
Di tengah persaingan sengit, Antonelli terus memperlebar jarak. Memasuki 20 lap terakhir, ia unggul hampir dua detik atas Leclerc, dengan Hamilton di posisi ketiga. Verstappen yang menggunakan ban medium mulai menemukan ritme dan memburu Norris yang berada di depan. Namun, hingga lap ke-40, posisi Antonelli belum tergoyahkan.
Balapan ini juga menjadi magnet bagi para selebritas. Chef terkenal Gordon Ramsay dan istrinya, Tana, hadir bersama anak-anak mereka, Oscar (7) dan Tilly (24). Tana tampil gaya dengan celana denim pendek dan sepatu bot koboi, sementara Oscar mengenakan topi koboi. Keluarga Ramsay menonton dari area VIP paddock, menambah semarak atmosfer GP Amerika Serikat.
Bagi Antonelli, ini adalah momen penentuan. Ia tidak hanya berpeluang menjadi juara, tetapi juga mengukuhkan dominasi Mercedes di era baru f1. Sementara itu, Verstappen dan Red Bull belum menyerah. Dengan ban medium yang masih segar, Verstappen bisa menjadi ancaman serius di sisa balapan.
Hingga berita ini diturunkan, balapan masih berlangsung. Antonelli memimpin, tetapi segalanya bisa berubah. Yang pasti, GP Amerika Serikat 2026 akan dikenang sebagai salah satu balapan paling menegangkan dalam sejarah f1 modern. Jika Antonelli mampu mempertahankan posisinya, ia akan mencatatkan namanya di buku sejarah sebagai juara dunia f1 termuda, sekaligus menutup musim dengan cara yang spektakuler.
Dengan segala drama dan intrik yang tersaji, balapan di Austin ini membuktikan bahwa f1 tetaplah olahraga yang penuh kejutan. Kita tunggu saja siapa yang akhirnya keluar sebagai juara.
