River Plate Tumbangkan Racing 1-0 di Monumental, Modal Berharga Menuju Superclásico
Inforiau – 26 Oktober 2026 | River Plate kembali menunjukkan tajinya di hadapan publik sendiri. Dalam laga lanjutan jornada ke-14 Torneo Clausura yang digelar di Estadio Monumental, Buenos Aires, Minggu (25/10), tim berjuluk El Millonario itu sukses menundukkan Racing Club dengan skor tipis 1-0. Kemenangan ini menjadi bekal berharga bagi River Plate menjelang duel panas Superclásico melawan Boca Juniors di La Bombonera pada pekan berikutnya.
Gol tunggal kemenangan River Plate lahir dari sundulan bek tengah Lautaro Rivero pada menit ke-33 babak pertama. Berawal dari kombinasi apik di sisi kiri, Ángel Correa melepas umpan silang terukur ke tiang kedua yang langsung disambut Rivero dengan tandukan keras yang tak mampu diantisipasi kiper Racing, Facundo Cambeses. Bola masuk mulus di sisi kanan gawang tamu.
Sejak awal pertandingan, anak asuh Leonardo Ponzio tampil mendominasi. Peluang pertama hadir pada menit keenam melalui sepakan kaki kiri Gonzalo Montiel yang masih bisa diamankan Cambeses. Racing sempat membalas lewat aksi Tomás Conechny pada menit ke-10, namun tembakan rendahnya mudah dikendalikan kiper Santiago Beltrán.
Momen paling kontroversial terjadi menjelang akhir babak pertama. Correa sempat mencetak gol kedua yang tampak sah, namun wasit menganulirnya setelah tinjauan VAR karena dua pemain River Plate berada dalam posisi offside dan menghalangi pandangan Cambeses. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Racing mencoba menekan dengan pressing tinggi. Namun, Ponzio sigap merespons dengan memasukkan Lautaro Pereyra dan Juan Cruz Meza menggantikan Tomás Galván serta Lucas Beltrán. Perubahan itu membuat River Plate kembali mengendalikan permainan dan menciptakan sejumlah peluang melalui Correa dan Thiago Almada. Kiper Beltrán tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk saat menepis tembakan Gastón Lodico, sehingga gawang tuan rumah tetap steril hingga peluit akhir.
Bagi River Plate, kemenangan ini merupakan hasil keenam dalam delapan pertandingan di bawah arahan Leonardo Ponzio. Tambahan tiga poin membawa El Millonario mengoleksi 23 angka di Zona B dan menempati posisi keempat, sekaligus menjaga asa untuk lolos ke babak playoff. Di klasemen tahunan, River Plate juga mengumpulkan 52 poin dan masih kompetitif pada sisa dua jornada fase reguler.
Sebaliknya, kekalahan ini memperparah situasi Racing Club. Tim berjuluk La Academia yang dilatih sementara Sebastián ‘Chirola’ Romero tertahan di peringkat ke-13 dengan 12 poin, tanpa peluang lolos ke delapan besar maupun kompetisi internasional. Kabar makin buruk datang dari gelandang Aníbal Moreno yang harus ditarik keluar pada menit ke-17 akibat cedera pergelangan kaki kiri dan meninggalkan lapangan sambil menangis. Kondisinya kini menjadi tanda tanya besar jelang Superclásico.
Sementara itu, pada laga lain di jornada yang sama, Boca Juniors juga meraih kemenangan 1-0 atas Independiente lewat gol pemain muda Facundo Herrera. Hasil tersebut membuat Boca memimpin klasemen tahunan dengan 57 poin, unggul satu angka atas Rosario Central. Dengan demikian, duel Superclásico pekan depan akan menjadi benturan dua tim yang sama-sama sedang dalam tren positif.
Pelatih Leonardo Ponzio menyebut kemenangan atas Racing sebagai modal moral yang penting. Ia menilai anak asuhnya mampu tampil disiplin dan sabar dalam membangun serangan, terutama saat mencetak gol pembuka. Kemenangan ini juga memberi kepercayaan diri ekstra bagi River Plate untuk menghadapi tekanan di kandang Boca.
Dengan performa impresif dalam beberapa pekan terakhir, River Plate tampaknya siap memberikan perlawanan sengit di La Bombonera. Laga Superclásico nanti tidak hanya menjadi ajang gengsi, tetapi juga penentu langkah kedua tim dalam perburuan gelar dan tiket ke kompetisi internasional. Bagi El Millonario, tiga poin di kandang rival akan menjadi puncak pembuktian bahwa kebangkitan mereka di bawah komando Ponzio bukan sekadar euforia sesaat.
