CSKA Sofia Tak Terbendung: Kemenangan 2-0 atas Ludogorets Bawa 'Tentara Merah' ke Puncak Klasemen
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Pertarungan sengit di puncak klasemen Liga Pertama Bulgaria akhirnya menemukan titik terang. CSKA Sofia sukses menaklukkan rival terberatnya, Ludogorets Razgrad, dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga yang digelar di Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia. Kemenangan ini membuat CSKA Sofia menguduki posisi teratas klasemen untuk setidaknya satu hari, sekaligus mengirim sinyal serius bahwa perburuan gelar musim ini akan berlangsung jauh lebih ketat dari biasanya.
Dua gol kemenangan CSKA Sofia lahir dari kaki pemain Argentina. Angelo Martino membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui sundulan jarak dekat setelah menerima umpan silang matang dari Bruno Jordao di sisi kiri. Bagi Martino, gol tersebut menjadi gol pertamanya bersama klub yang telah 31 kali menjuarai Bulgaria itu. Sementara itu, Leandro Godoy memastikan kemenangan CSKA Sofia dengan gol kedua pada menit ke-88, menutup perlawanan Ludogorets yang kesulitan menemukan ritme permainan.
Jalannya Pertandingan
Sejak menit awal, kedua tim tampak berhati-hati. Meski demikian, CSKA Sofia berusaha menekan lebih agresif. Agibu Kamara sempat melepaskan tembakan yang melayang di atas mistar gawang Fyodor Lapouhov, sementara Max Ebong menyundul bola hasil sepak pojok namun mengarah langsung ke kiper Hendrik Bonman. Peluang lain datang dari Ivan Zhelizko yang melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 25 meter, namun bola masih melambung tinggi.
Tekanan yang dibangun akhirnya berbuah manis. Umpan silang Jordao disambut Martino dengan sundulan yang tak mampu dihalau Bonman. Ludogorets berupaya membalas, namun peluang serius baru datang sekitar sepuluh menit kemudian melalui Ruan Cruz yang melepaskan tembakan melebar. Lapouhov dengan cermat membaca situasi dan memilih tidak keluar dari sarangnya.
Di menit ke-39, CSKA Sofia nyaris menggandakan keunggulan. Stefano Sensi melepaskan tembakan rendah menyusur tanah, tetapi Bonman dengan susah payah mampu mengamankan bola. Hingga turun minum, tim tuan rumah terus menciptakan peluang berbahaya. Brahimi mendapat posisi bagus dalam serangan balik cepat, namun kiper asal Jerman itu kembali tampil gemilang. Kamara juga memiliki kesempatan menyamakan kedudukan di detik-detik akhir babak pertama, tetapi tembakannya dari tepi kotak penalti hanya tipis di sisi gawang.
Memasuki babak kedua, Facundo Rodriguez menyundul umpan Sensi dari tendangan bebas langsung, namun bola tidak mengarah tepat ke sasaran. Kombinasi apik antara Godoy dan Pastor di sayap kanan kemudian membuka peluang bagi Ioannis Pitas, tetapi tembakan penyerang asal Siprus itu langsung mengarah ke pelukan Bonman. Godoy akhirnya menuntaskan kemenangan pada menit ke-88.
Konteks Historis yang Unik
Laga ini bukan sekadar pertarungan tiga poin biasa. Jelang pertandingan, tercatat bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah kejuaraan Bulgaria, ada tiga tim yang belum terkalahkan setelah 11 putaran, yakni CSKA Sofia, Ludogorets, dan Levski. Sebelumnya, hanya ada enam musim di mana dua tim masih tak terkalahkan pada fase yang sama, dan pada musim 2023/24, Cherno More serta Lokomotiv Plovdiv yang tampil impresif justru gagal meraih gelar.
Kekalahan ini juga menjadi catatan tersendiri bagi bek Ludogorets, Hossam Abdel Maged. Laga tersebut merupakan penampilan kelima beruntunnya, sekaligus kekalahan pertama yang dialami klub dalam pertandingan yang melibatkannya sejak bergabung. Dari enam laga yang ia jalani, Ludogorets mencatat tiga kemenangan dan satu kekalahan.
Dampak pada Klasemen
| Klub | Poin | Posisi |
|---|---|---|
| CSKA Sofia | 30 | 1 |
| Ludogorets Razgrad | 26 | 3 |
Dengan tambahan tiga poin, CSKA Sofia kini mengoleksi 30 poin, unggul empat angka atas Ludogorets yang tertahan di posisi ketiga dengan 26 poin. Selisih ini menjadi modal berharga bagi skuad asuhan pelatih untuk menjaga momentum di sisa musim yang masih panjang.
Kemenangan atas Ludogorets menegaskan ambisi CSKA Sofia untuk merebut kembali takhta sepak bola Bulgaria. Dengan performa solid, lini serang yang tajam, serta pertahanan yang disiplin, tim berjuluk Tentara Merah itu kini berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri dominasi rivalnya. Namun, perjalanan masih panjang dan Levski yang juga belum terkalahkan akan menjadi ancaman nyata. Jika konsistensi terjaga, musim ini berpotensi menjadi salah satu musim paling menarik dalam sejarah Liga Pertama Bulgaria.
