Anthony Edwards Gemilang dengan 47 Poin, tetapi Timberwolves Tetap Takluk dari Cavaliers di Overtime
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Pertandingan NBA antara Cleveland Cavaliers dan Minnesota Timberwolves pada Senin malam waktu setempat menyajikan drama luar biasa yang berakhir dramatis. Bintang muda Timberwolves, anthony edwards, tampil menggila dengan mencetak 47 poin, namun tetap gagal membawa timnya meraih kemenangan setelah Cavaliers menang 127-125 melalui babak tambahan waktu (overtime) di Rocket Mortgage FieldHouse, Cleveland.
Penampilan anthony edwards malam itu nyaris sempurna. Guard berusia muda tersebut mencatat 19 dari 34 tembakan lapangan, meski hanya memasukkan 5 dari 15 percobaan tripoin, serta menambahkan empat rebound, empat asis, dua steal, dan dua blok dalam 41 menit bermain. Ini menjadi kali kedua dalam empat pertandingan pembuka musim ini ia menembus angka 40 poin, sekaligus menandai ketujuh kalinya sepanjang karier lima tahunnya mencetak minimal 47 poin dalam satu pertandingan. Angka tersebut juga menjadi torehan tertinggi anthony edwards sepanjang kariernya melawan Cleveland.
Menariknya, sebelum pertandingan, tim Timberwolves sempat mempertimbangkan untuk memberi anthony edwards hari istirahat (maintenance day) karena kondisi fisiknya. Namun, ia akhirnya mendapat lampu hijau untuk tampil dan langsung memberikan pertunjukan spektakuler yang sayangnya belum cukup mengantarkan Minnesota pulang dengan kemenangan.
Dominasi Cavaliers di Babak Kedua dan Overtime
Timberwolves sebenarnya sempat memimpin hingga 15 poin, tetapi Cavaliers bangkit melalui kuarter ketiga yang dominan dengan skor 36-26. Donovan Mitchell menjadi motor serangan tuan rumah dengan 26 poin, termasuk lima poin penting di masa overtime, serta menambahkan tujuh asis dan lima tripoin. James Harden menyumbang 19 poin dan sembilan asis, sementara Evan Mobley mencatat 18 poin dan 10 rebound.
Rudy Gobert tampil kuat di bawah ring dengan 20 rebound untuk Timberwolves, meski gagal memasukkan sembilan tembakan yang ia coba. Jaden McDaniels menambahkan 14 poin sebelum akhirnya keluar karena foul out, sedangkan Terrence Shannon Jr. mencetak 14 poin dari bangku cadangan. Debutan Meleek Thomas, pilihan ke-34 pada NBA Draft Juni lalu, mencuri perhatian dengan 16 poin di laga debutnya di NBA.
Pertandingan berlangsung sangat ketat dengan 15 kali pergantian keunggulan dan lima kali skor imbang dalam 21,5 menit terakhir. anthony edwards sempat menyamakan kedudukan menjadi 121 melalui tembakan tiga angka, sebelum Mitchell mencetak jumper fadeaway dari jarak 19 kaki dengan sisa waktu 48 detik yang membawa Cavaliers unggul untuk selamanya.
Dua tembakan bebas Harden dengan 13 detik tersisa membuat Cleveland memimpin 125-122. Sam Merrill kemudian melakukan pelanggaran terhadap LaMelo Ball dengan 9,2 detik tersisa, namun Ball gagal memanfaatkan kedua kesempatan tembakan bebasnya. anthony edwards merebut rebound, tetapi tembakan tripoin terbukanya dari atas kunci gagal masuk. Peyton Watson memastikan kemenangan Cavaliers dengan dua tembakan bebasnya pada 3,9 detik terakhir.
Performa Lain di Sekitar Liga
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Minnesota yang harus merelakan penampilan gemilang anthony edwards berakhir tanpa kemenangan. Di laga lain, Boston Celtics menghancurkan Chicago Bulls 134-99 berkat 28 poin Payton Pritchard dan 23 poin Jayson Tatum. Sementara itu, Oklahoma City Thunder menang 125-114 atas Phoenix Suns, sehari setelah kehilangan Jalen Williams dan Cason Wallace karena cedera.
Dallas Mavericks juga meraih kemenangan 113-109 atas Miami Heat lewat penampilan Cooper Flagg dengan 29 poin, 11 asis, dan lima steal, meski Giannis Antetokounmpo mencetak triple-double 29 poin, 14 rebound, dan 11 asis dalam kekalahan tuan rumah. Di Charlotte, Brandon Miller meledak dengan 39 poin untuk membawa Hornets menang 110-103 atas Washington Wizards.
Dengan hasil ini, Cavaliers kini telah memenangkan empat pertandingan kandang terakhir mereka melawan Timberwolves. Bagi anthony edwards, laga ini menjadi pengingat bahwa penampilan individu yang luar biasa belum tentu berbuah kemenangan tanpa dukungan kolektif yang solid. Timberwolves jelas membutuhkan kontribusi lebih merata dari para pemain pendukung jika ingin bersaing di papan atas Wilayah Barat musim ini, sementara sang bintang muda terus membuktikan dirinya sebagai salah satu pencetak skor paling eksplosif di liga.
