Kashiwa Reysol Tahan Imbang Ratchaburi 0-0, Peluang ke Papan Atas Masih Terbuka
Inforiau – 27 Oktober 2026 | Kashiwa Reysol gagal memetik kemenangan penuh saat bertandang ke markas Ratchaburi FC dalam laga matchday ketiga AFC Champions League Elite 2026. Bermain di Stadion Dragon Solar Park, Selasa (27/10/2026), Kashiwa Reysol harus puas berbagi satu poin setelah laga berakhir tanpa gol, 0-0. Hasil ini membuat Kashiwa Reysol tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara East Region, sementara Ratchaburi masih berkutat di kelompok bawah.
Meski hanya meraih satu poin, Kashiwa Reysol tampil dominan sepanjang pertandingan. Tim tamu menguasai bola hingga 60 persen berbanding 40 persen milik tuan rumah, serta melepaskan sembilan tembakan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Sebaliknya, Ratchaburi hanya mampu mencatatkan tiga tembakan tanpa satu pun yang tepat sasaran. Dominasi penguasaan bola dan agresivitas serangan Kashiwa Reysol nyatanya belum berbuah gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Pergantian Pemain Jadi Sorotan
Pelatih Kashiwa Reysol mengambil langkah tegas dengan melakukan sejumlah rotasi sejak awal babak kedua. Pada menit ke-45, Yoshio Koizumi dimasukkan menggantikan Koya Yuruki, disusul masuknya Nobuteru Nakagawa sebagai pengganti Riki Harakawa. Perubahan ini diharapkan mampu menambah daya gedor lini depan yang masih tumpul.
Langkah serupa kembali dilakukan pada menit ke-62 ketika Mao Hosoya diturunkan menggantikan Shota Fujio. Tak berhenti di situ, Daiki Sugioka juga masuk pada menit ke-70 untuk menggantikan Hiromu Mitsumaru. Sayangnya, sederet pergantian tersebut belum mampu membongkar rapatnya pertahanan Ratchaburi yang tampil disiplin.
Ratchaburi Bertahan Total
Di kubu tuan rumah, Ratchaburi memilih bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Beberapa pergantian dilakukan, seperti masuknya Phongsakon Sangkasopha menggantikan Bruno Mendes, serta Scott Allardice yang menggantikan Pedro Tanausú Domínguez Placeres. Penggawa Ratchaburi, Ekanit Panya, bahkan harus menerima kartu kuning pada menit ke-51 akibat pelanggaran terhadap pemain lawan.
Sepanjang laga, Ratchaburi memang lebih banyak ditekan. Mereka hanya melepaskan tiga tembakan dan tidak satu pun mengarah ke gawang. Meski demikian, solidnya lini belakang membuat gawang mereka tetap steril hingga akhir pertandingan. Hasil imbang ini menjadi poin pertama bagi Ratchaburi di kompetisi Asia musim ini setelah sebelumnya menelan dua kekalahan.
Peluang Kashiwa Reysol Masih Terbuka
Bagi Kashiwa Reysol, hasil imbang ini memang terasa kurang memuaskan mengingat besarnya peluang yang tercipta. Namun, tambahan satu poin membuat mereka masih membuntuti kelompok tim yang berpeluang lolos ke babak berikutnya. Kashiwa Reysol kini mengoleksi empat poin dari tiga laga dan menempati peringkat kesembilan, hanya terpaut tipis dari zona kualifikasi.
Konsistensi menjadi kunci bagi Kashiwa Reysol jika ingin terus bersaing di papan atas. Efektivitas lini serang menjadi pekerjaan rumah utama, mengingat dominasi penguasaan bola belum diimbangi ketajaman penyelesaian akhir. Dengan kualitas skuad yang dimiliki, Kashiwa Reysol masih punya peluang besar memperbaiki posisi pada laga-laga berikutnya.
Secara keseluruhan, duel ini menunjukkan bahwa Kashiwa Reysol memiliki kualitas untuk bersaing di level Asia, tetapi masih perlu meningkatkan efisiensi serangan. Sementara itu, Ratchaburi membuktikan bahwa semangat bertahan dan disiplin taktik bisa menjadi senjata ampuh menghadapi tim besar. Pertarungan di Grup East Region dipastikan akan semakin sengit, dan Kashiwa Reysol dituntut segera bangkit demi menjaga asa melaju lebih jauh di AFC Champions League Elite 2026.
