Tanpa Jay Idzes, Sassuolo Hancur Lebur Dihajar Lazio 6-2 di Mapei Stadium
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Kekhawatiran publik sepak bola Indonesia terhadap kondisi Jay Idzes terbukti berdampak besar bagi Sassuolo. Bermain tanpa kehadiran bek andalan Timnas Indonesia tersebut, I Neroverdi harus menelan kekalahan memalukan 2-6 dari Lazio pada pekan kesembilan Serie A 2026/2027 di Mapei Stadium, Reggio Emilia, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Absennya Jay Idzes yang masih berkutat dengan cedera otot paha kiri membuat lini belakang tuan rumah tampak rapuh dan mudah dieksploitasi oleh agresivitas lini serang Biancocelesti.
Pertandingan berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Lazio, yang kini ditangani Maurizio Sarri, membuka keunggulan cepat melalui gol Kenneth Taylor saat laga baru berjalan dua menit. Tuan rumah sempat merespons lewat gol penyama kedudukan dari Kristian Thorstvedt yang memanfaatkan umpan matang Josh Doig. Namun, celah besar di jantung pertahanan Sassuolo tanpa sosok Jay Idzes segera terlihat ketika Gustav Isaksen mencetak gol dari sudut sempit, disusul tendangan terarah Romano Floriani Mussolini pada menit ke-16 untuk mengubah skor menjadi 3-1.
Petaka bagi Sassuolo semakin lengkap pada menit ke-30. Thorstvedt diganjar kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap kapten Lazio, Mattia Zaccagni. Kendati sempat memperkecil ketertinggalan lewat aksi Sebastiano Esposito, gawang tuan rumah kembali jebol menjelang turun minum lewat sepakan Zaccagni, menutup paruh pertama dengan keunggulan 4-1 untuk tim tamu.
Memasuki babak kedua, dominasi Lazio sama sekali tidak mengendur. Meski sempat membuang dua peluang emas dari titik putih yang sukses dibendung kiper Stefano Turati, lini serang Lazio tetap terlalu tangguh. Pemain pengganti Tijjani Noslin tampil sebagai bintang dengan memborong dua gol jarak jauh pada menit ke-55 dan 65, memastikan kemenangan telak bagi tim tamu. Sassuolo yang kelelahan dan kalah jumlah pemain hanya mampu bertahan hingga peluit panjang.
Dampak Absennya Jay Idzes terhadap Performa Sassuolo
Kekalahan ini menjadi gambaran jelas betapa pentingnya peran Jay Idzes di lini belakang Sassuolo. Sejak terakhir tampil saat menundukkan Juventus 3-2 pada 14 September 2026, bek berusia 26 tahun itu telah melewatkan lima pertandingan Serie A musim ini. Dari empat laga terakhir tanpa dirinya, Neroverdi hanya mampu mengamankan satu poin lewat imbang 1-1 kontra AC Milan, sementara tiga laga lainnya berujung kekalahan dari Monza, Frosinone, dan Como 1907.
Statistik mempertegas kontribusi Jay Idzes. Musim ini ia mencatat 261 menit dalam tiga penampilan Serie A, dan Sassuolo tidak terkalahkan dalam laga-laga tersebut: menang 2-1 atas Torino, imbang 2-2 melawan Bologna, serta menang 3-2 atas Juventus. Ketiadaan Jay Idzes jelas berdampak pada kestabilan tim, terutama dalam hal membaca permainan, kemampuan duel, serta ketenangan menghadapi tekanan.
Kabar Baik: Comeback Lebih Cepat dari Perkiraan
Di tengah hasil buruk tersebut, ada angin segar bagi Sassuolo maupun Timnas Indonesia. Proses pemulihan Jay Idzes dilaporkan berjalan lebih cepat dari perkiraan. Setelah menjalani rehabilitasi di Fysiomed Amsterdam, ia dijadwalkan kembali ke lingkungan Sassuolo untuk melanjutkan program pemulihan. Sejumlah laporan menyebut peluang tampil kontra Fiorentina pada pekan ke-10, Selasa (3/11/2026) dini hari WIB, terbuka lebar apabila kondisi fisiknya sudah memungkinkan.
Sebelumnya, bek sekaligus kapten Timnas Indonesia itu diprediksi baru kembali pada pekan ke-12 melawan Genoa. Perkembangan terbaru ini tentu menjadi kabar baik menjelang agenda FIFA Matchday November 2026, di mana skuad Garuda sangat membutuhkan sosok pemimpin di lini pertahanan.
Kemenangan mutlak ini membawa Lazio kembali bertengger di puncak klasemen sementara Serie A dengan rekor belum terkalahkan dalam sembilan pertandingan awal musim, menyamai pencapaian terbaik klub sejak musim 1999-2000. Sementara itu, Sassuolo wajib segera berbenah untuk menjauh dari zona degradasi.
Secara keseluruhan, laga ini menjadi pengingat bahwa kehadiran Jay Idzes bukan sekadar pelengkap di lini belakang Sassuolo, melainkan fondasi pertahanan yang menentukan. Kekalahan telak dari Lazio sekaligus menegaskan pentingnya kesabaran dalam proses pemulihan cedera otot, agar sang pemain dapat kembali berkompetisi tanpa risiko cedera berulang. Bagi publik sepak bola Indonesia, comeback Jay Idzes yang lebih cepat dari jadwal menjadi harapan besar, baik untuk Sassuolo maupun untuk perjalanan Timnas Indonesia di FIFA Matchday mendatang.
