Maracaná Membara: Boca Juniors Hancurkan Mimpi Vasco da Gama dan Melaju ke Final Copa Sudamericana
Inforiau – 21 Oktober 2026 | Drama besar tersaji di Stadion Maracaná, Rio de Janeiro, dalam laga semifinal leg kedua Copa Sudamericana yang mempertemukan vasco vs boca juniors. Boca Juniors tampil luar biasa dan menaklukkan tuan rumah Vasco da Gama dengan skor 3-1, sekaligus membalikkan agregat menjadi 3-2 setelah sebelumnya kalah 0-1 di La Bombonera. Kemenangan ini mengantar klub asal Argentina tersebut kembali ke final turnamen internasional setelah tiga tahun absen.
Pertandingan vasco vs boca juniors berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Boca yang diasuh Rodolfo Arruabarrena tampil menekan dan langsung membuka keunggulan pada menit keempat. Umpan sepak pojok akurat dari Lautaro Blanco disambut sundulan keras Lautaro Di Lollo yang mengalahkan kiper Léo Jardim. Gol cepat itu langsung menyamakan kedudukan agregat dan mengubah atmosfer pertandingan di stadion ikonik tersebut.
Vasco da Gama berusaha bangkit dan sempat mengancam melalui sundulan Thiago Mendes pada menit ke-26 serta peluang Adson dan Bruno Duarte. Namun tekanan Boca justru berbuah manis pada menit ke-34. Berawal dari kesalahan pertahanan Alan Saldivia, Sebastián Villa merebut bola dan melepas umpan terobosan kepada Miguel Merentiel. Penyerang asal Uruguay itu dengan tenang menaklukkan Léo Jardim dan membuat skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Boca.
Memasuki babak kedua, Vasco mencoba memperkecil ketertinggalan. Harapan tuan rumah sempat menyala pada menit ke-66 ketika José Luis Rodríguez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu diantisipasi Álvaro Montero. Gol tersebut membuat agregat kembali imbang 2-2 dan memaksa Boca bermain lebih hati-hati.
Namun, drama sesungguhnya datang pada menit ke-88. Leandro Paredes, yang sebelumnya diragukan tampil karena cedera, masuk sebagai pemain pengganti dan menjadi pahlawan. Tembakan dari luar kotak penalti melesat ke gawang dan kiper Léo Jardim gagal bereaksi dengan baik. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-1 bagi Boca dan menutup pertandingan vasco vs boca juniors dengan agregat 3-2.
Kemenangan ini menjadi bukti mentalitas juara Boca Juniors. Meski tertinggal lebih dulu di leg pertama, pasukan Xeneize mampu tampil disiplin, agresif, dan efisien di depan gawang. Di kubu Vasco, kekalahan ini menjadi pukulan berat karena mereka gagal mengakhiri penantian 26 tahun untuk kembali ke final kontinental.
Selanjutnya, Boca Juniors menanti lawan di final yang akan ditentukan dari duel antara Atlético Mineiro dan Montevideo City Torque. Atlético Mineiro saat ini memegang keunggulan 3-0 dari leg pertama. Pertandingan vasco vs boca juniors sendiri akan dikenang sebagai salah satu laga paling dramatis di fase gugur Copa Sudamericana musim ini.
Dengan hasil ini, Boca Juniors membuktikan bahwa mereka masih menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kancah sepak bola Amerika Selatan. Kemenangan atas Vasco da Gama di Maracaná menjadi modal berharga menuju partai puncak, sekaligus menegaskan ambisi besar klub untuk kembali mengangkat trofi internasional.
