Inter Incar Romano Floriani Mussolini, Permata Baru Lazio Bernilai Rp350 Miliar
Inforiau – 28 Oktober 2026 | Nama Romano Floriani Mussolini kini menjadi perbincangan hangat di bursa transfer Italia. Bek sayap muda milik Lazio itu tampil impresif sepanjang musim ini dan kabarnya telah menarik perhatian serius Inter Milan. Menurut informasi yang beredar, manajemen Nerazzurri melalui area sportif yang dipimpin Giuseppe Marotta dan Piero Baccin telah memasukkan nama Romano Floriani Mussolini ke dalam daftar target untuk memperkuat sektor sayap kanan pada masa mendatang.
Pemain kelahiran 2003 tersebut bukan sosok yang tiba-tiba muncul. Ia merupakan produk akademi Lazio yang sempat menimba pengalaman lewat masa peminjaman di Juve Stabia dan Cremonese. Sekembalinya ke ibu kota, Romano Floriani Mussolini tampil dengan kematangan baru. Kesempatan emas datang setelah Stefan Marusic mengalami cedera, dan ia pun tak menyia-nyiakannya dengan merebut posisi di starting eleven.
Pilar Utama Lazio di Bawah Asuhan Gattuso
Di bawah arahan Rino Gattuso, Lazio tampil mengejutkan dengan memuncaki klasemen Serie A dan belum terkalahkan setelah sembilan pekan. Romano Floriani Mussolini menjadi salah satu andalan di sektor kanan dengan catatan delapan laga sebagai starter dari sembilan pertandingan. Kombinasi kecepatan, disiplin taktik, serta keberanian naik membantu serangan menjadikannya ancaman nyata bagi pertahanan lawan.
Puncaknya terjadi pada laga kontra Sassuolo, 27 Oktober 2026. Ia mencetak gol pertamanya di kasta tertinggi Italia, menyumbang angka dalam kemenangan telak 6-2 bagi Lazio. Gol itu ia persembahkan secara khusus kepada ribuan tifan Biancoceleste yang rela menempuh perjalanan jauh untuk mendukung tim kesayangan mereka.
“Sungguh luar biasa bisa mencetak gol hari ini. Saya sangat menginginkannya untuk para tifos yang datang ke sini. Ini cara saya berterima kasih atas kasih sayang luar biasa yang mereka berikan. Rasanya seperti bermain di kandang sendiri,” ujar Romano Floriani Mussolini seusai pertandingan.
Ia juga menyoroti peran besar Gattuso dalam perkembangan permainannya. Menurutnya, kebebasan taktik yang diberikan sang pelatih menjadi kunci, dengan catatan konsentrasi defensif harus selalu terjaga tinggi. Kebebasan menyerang dan kedisiplinan bertahan diakuinya sebagai dua sisi yang tak terpisahkan.
Strategi Inter dan Bandrol Harga yang Terus Naik
Ketertarikan Inter disebut bersifat konkret, namun lebih diarahkan untuk bursa transfer musim panas mendatang ketimbang jendela Januari. Skenario belanja di musim dingin baru mungkin dilakukan bila Luis Henrique lebih dulu dilepas, sementara hingga kini belum ada negosiasi serius untuk sang winger Brasil. Karena itu, Nerazzurri memilih memantau perkembangan pemain secara sabar.
Soal harga, nilai Romano Floriani Mussolini saat ini diperkirakan berada di kisaran 20 juta euro atau sekitar Rp350 miliar. Angka tersebut berpotensi membengkak jika performanya konsisten hingga akhir musim, terlebih jika klub-klub besar lain ikut masuk dalam perburuan.
Lazio sendiri tak tinggal diam. Manajemen Biancoceleste menyadari tengah memiliki aset berharga dan telah menyiapkan langkah pengamanan. Kontrak pemain saat ini berlaku hingga Juni 2028 dengan gaji bersih sekitar 130 ribu euro per musim. Pihak klub menyiapkan proposal perpanjangan hingga 2031 dengan kenaikan gaji signifikan, yakni 500 ribu euro bersih per musim ditambah bonus bertingkat berdasarkan jumlah penampilan, performa individu, serta pencapaian target tim.
Prospek Sang Pemain
Meski baru mencetak gol perdananya di Serie A, Romano Floriani Mussolini menunjukkan kesadaran diri yang matang. Ia mengakui masih memiliki banyak ruang untuk berkembang dan tak menganggap pencapaian ini sebagai titik akhir. Sikap rendah hati itu justru menambah daya tariknya di mata klub-klub peminat.
Dengan performa yang terus menanjak, perebutan tanda tangan Romano Floriani Mussolini diprediksi bakal menjadi salah satu saga transfer paling menarik pada musim panas mendatang. Inter jelas menginginkan jasa sang pemain, tetapi Lazio bertekad mempertahankannya sebagai fondasi masa depan. Siapa yang akhirnya menang dalam duel ini masih menjadi tanda tanya besar.
Editor: Apriyanto
